Korban Corona Terus Bertambah, Ini Beda Wabah, Epidemi, dan Pandemi

Para peneliti khawatir penyebaran virus corona yang cepat membuat wabah ini akan berubah menjadi pandemi.
Image title
Oleh Hari Widowati
4 Februari 2020, 10:55
pandemi virus corona, wabah virus corona, perbedaan pandemi, epidemi, dan wabah, virus corona Wuhan, Tiongkok, korban jiwa virus corona
123RF.com/Mykhailo Polenok
Virus corona baru telah menyebar ke 25 negara dan menyebabkan 425 orang meninggal dunia.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Wabah virus corona baru (2019-nCov) telah menyebar ke 25 negara dan menginfeksi lebih dari 20 ribu orang di seluruh dunia. Korban yang meninggal dunia bahkan telah mencapai 425 orang per 3 Februari 2020.

Seperti dilansir BBC.com, para peneliti khawatir penyebaran virus corona yang cepat ini akan menyebabkan semakin banyak korban berjatuhan. Namun, hingga kini Badan Kesehatan Dunia (WHO) belum mendeklarasikan penyakit ini sebagai pandemi.

Kamis (30/1) lalu, WHO menyatakan kondisi darurat kesehatan global yang patut menjadi perhatian internasional. Dengan deklarasi ini, WHO memiliki kemampuan untuk mendesak pemerintahan dan organisasi di seluruh dunia untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Infeksi yang menyebabkan penyakit yang mirip pneumonia itu dinilai sebagai ancaman kesehatan yang serius.

WHO juga mengeluarkan larangan untuk mengunjungi sejumlah kota, wilayah, dan negara di mana terjadi wabah virus corona. Hal yang sama pernah dilakukan ketika terjadi epidemi SARS (severe acute respiratory syndroms) pada 2003. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan pandemi? Apa bedanya dengan wabah, epidemi, dan endemi?

Pandemi

Seperti dikutip dari BBC.com, pandemi adalah infeksi penyakit yang mengancam banyak orang di dunia secara simultan. Contohnya, pandemi flu babi (swine flu) pada 2009 yang diperkirakan menewaskan ratusan ribu orang di dunia.

Pandemi kemungkinan besar terjadi ketika virus baru mampu menginfeksi manusia dengan mudah dan menyebar melalui penularan dari manusia ke manusia. Corona virus memenuhi seluruh persyaratan tersebut.

Sementara itu, penyebaran virus corona di Tiongkok, negara-negara tetangga, bahkan hingga negara-negara yang jauh menunjukkan wabah ini hanya satu langkah lagi dari definisi pandemi menurut WHO. "Jika kita melihat ada wabah di beberapa bagian dunia, wabah itu akan menjadi pandemi," ujar para ahli yang diwawancarai BBC.com.

(Baca: Selain Virus Corona, 4 Penyakit Ini Pernah Ditetapkan Darurat oleh WHO)

Sejauh ini, baru ditemukan satu kasus kematian di luar Tiongkok, yakni di Filipina. "Jika kita memerangi virus corona ini dari episentrum atau sumbernya, penyebaran ke negara-negara lain akan minimal dan berlangsung dengan lambat," ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Senin (3/2).

WHO menyatakan darurat kesehatan global karena melihat adanya penyebaran virus corona dari manusia ke manusia di luar Tiongkok. Status darurat itu juga dikeluarkan untuk mengantisipasi negara-negara yang memiliki sistem kesehatan lebih lemah terpapar virus corona. Oleh karena itu, WHO meminta negara-negara di dunia mengambil langkah-langkah pencegahan dan membatasi penyebaran virus corona.

(Baca: Korban Virus Corona Bertambah, 425 Meninggal & 20.438 Orang Terinfeksi)

SIMULASI PENANGANAN PASIEN VIRUS CORONA
Simulasi penanganan pasien virus corona. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

 

Wabah

Penyebaran virus corona di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok disebut sebagai wabah. Menurut Alodokter, wabah adalah terjadinya penyebaran penyakit dalam masyarakat di mana jumlah orang yang terjangkit lebih banyak dibandingkan biasanya. Wabah terjadi pada komunitas tertentu atau di musim-musim tertentu.

Wabah bisa terjadi secara terus-menerus dalam hitungan hari hingga tahun. Wabah juga bisa meluas ke beberapa daerah hingga ke beberapa negara.

Suatu penyakit dinyatakan wabah, karena memiliki ciri-ciri berikut ini:
- sudah lama tidak pernah menjangkiti masyarakat
- muncul penyakit baru yang sebelumnya tidak diketahui
- penyakit tersebut baru pertama kali menjangkiti masyarakat di suatu daerah

(Baca: Jokowi Minta Ada Skenario Waspadai Virus Corona)

Epidemi

Bagaimana dengan epidemi? Menurut webmd.com, epidemi hampir mirip dengan wabah yang penyebarannya lebih cepat dan menimpa banyak orang. Contohnya, epidemi SARS pada 2003 yang menyebabkan lebih dari 800 orang meninggal dunia. Epidemi SARS terjadi di 34 negara dan sebanyak 8.100 orang terinfeksi. Angka kematian akibat SARS mencapai 10% dari total kasus.

Endemi

Lalu, apa yang dimaksud dengan endemi? Endemi adalah karakteristik wilayah atau lingkungan tertentu yang berhubungan dengan penyakit. Misalnya, di daerah A adalah daerah yang dikenal masyarakatnya mudah terjangkit penyakit tertentu. Penyakit tersebut selalu ada di daerah yang sama tetapi frekuensinya rendah.

Misalnya, di Indonesia ada daerah yang merupakan endemi malaria, seperti Papua dan Papua Barat. Dahulu, orang yang akan mengunjungi wilayah tersebut diminta mengonsumsi pil kina. Namun, kini sudah ditemukan obat antibiotik yang lebih efektif mencegah malaria, yakni doxycycline dengan dosis 100 mg per hari.

(Baca: Kominfo Temukan 25 Hoaks tentang Virus Corona)

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait