Percepatan Revitalisasi Sekolah, SMK 7 Medan Kini Miliki Laboratorium Akuntansi

Program percepatan revitalisasi sekolah berdampak positif pada SMK 7 Medan yang kini memiliki Laboratorium Akuntansi. Mimpi lama akhirnya terwujud.
Image title
6 Januari 2026, 12:29
SMK Negeri 7 Medan memiliki Laboratorium Akuntansi.
Prabowosubianto.com
SMK Negeri 7 Medan memiliki Laboratorium Akuntansi.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Medan — Impian SMK Negeri 7 Medan memiliki Laboratorium Akuntansi akhirnya terwujud. Hal yang sebelumnya tak pernah terbayangkan oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 7 Medan, Evi Herawati Lubis (54), kini menjadi nyata seiring gencarnya program revitalisasi sekolah yang dijalankan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Kebetulan kami dapat pembangunan rehab. Saya sempat tiga kali bolak-balik ke Jakarta. Saya ingin bangun SMK 7 itu punya lab akuntansi. Kenapa akuntansi? Karena kebetulan akuntansi itu luar biasa peminatnya, lapangan kerjanya juga banyak,” ujar Evi seperti terlihat dari video yang beredar, Minggu (4/1).

Selain ruang praktik akuntansi, sekolah yang dipimpinnya juga menerima bantuan revitalisasi berupa satu unit toilet serta ruang bimbingan dan konseling. Evi mengaku bersyukur program tersebut dapat dinikmati pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo.

“Luar biasa programnya Bapak Presiden. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.

Evi menuturkan, sejak revitalisasi dilakukan, semangat belajar para siswa meningkat. Fasilitas yang lebih memadai membuat siswa lebih termotivasi untuk hadir dan mengikuti kegiatan pembelajaran.

“Mereka jadi lebih termotivasi untuk belajar. Dampak positifnya sangat luar biasa setelah ada lab ini,” katanya.

Menurut Evi, melalui program bantuan pendidikan, pemerintah telah memodernisasi infrastruktur sekolah sekaligus memperkenalkan teknologi digital. Upaya ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas guna menyiapkan siswa menghadapi tantangan era digital.

“Prioritas Bapak Presiden untuk memberikan percepatan pembangunan dengan digitalisasi, apalagi sekarang menyalurkan banyak bantuan ke sektor pendidikan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Evi juga menyampaikan harapannya agar pemerintah terus memberikan perhatian lebih kepada dunia pendidikan, termasuk kesejahteraan dan pengembangan para guru.

“Harapan saya kepada Bapak Presiden dan pemerintah, terus memberikan perhatian yang lebih,” katanya.
“Teruslah sehat, Pak, supaya percepatan dan mimpi-mimpi Bapak bisa kami lanjutkan, menjadikan kami guru-guru hebat, berkarakter, dan memanusiakan manusia,” dia menambahkan.

Guru akuntansi SMK Negeri 7 Medan Eka Sriwahyuni Purba (47) mengaku senang bantuan revitalisasi sampai ke sekolah tempatnya mengajar. Eka mengatakan, dengan adanya pembangunan laboratorium akuntansi, siswa-siswi akan semakin terlatih dalam menerapkan materi teori di dunia kerja.

“Senang. Apalagi di akuntansi, di akuntansi kebetulan, kan di lab ya, bahagia. Berarti anak-anak bisa mungkin menambah wawasan di mereka, menambah latihan kinerja mereka, yang bisa kami ajarkan, bisa langsung mereka praktikan di ruang lab yang direvitalisasi ini,” ujarnya.

Selain gedung laboratorium baru, Eka mengatakan fasilitas penunjang seperti komputer hingga peralatan akuntansi juga diberikan dari program revitalisasi tersebut.

“Gedungnya beserta isi di dalam bisa bangkunya, nanti katanya juga peralatan komputernya, peralatan di akuntansi untuk praktik buku kas, bank mini, seperti itu,” ungkapnya.

SMK Negeri 7 Medan tercatat sebagai salah satu penerima bantuan revitalisasi senilai Rp3,17 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan empat gedung baru guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan di sekolah tersebut.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...