Blibli dan Heaven Lights Ungkap Bocoran Tren Busana Ramadhan 2026
Jakarta -- Busana dengan desain sederhana hingga rumit diprediksi bakal sama-sama masuk tren saat Ramadhan dan Idulfitri 2026. Acuannya adalah kenyamanan, kesehatan, dan gaya pengguna.
Krisantia Nugraha, Group Head Groceries & Lifestyle Blibli, mengatakan busana yang bakal jadi tren di bulan puasa dan lebaran kali ini ialah, pertama, outerwear (seperti cardigan dan jaket) yang nyaman.
"Trennya outerwear, yang secara bahan breathable, lebih nyaman," kata dia, dalam acara Trunk Show Gaya Raya, di Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Menurut Data Fashion Muslim Blibli Ramadan 2025, Kris mengungkap penjualan pakaian sehari-hari seperti outerwear naik hampir tiga kali lipat. Hal ini disebut sebagai sinyal bahwa pelanggan ingin tetap aktif, nyaman, dan stylish sepanjang bulan Ramadan — dari ibadah hingga aktivitas harian.
"Mungkin makin kemari orang enggak mau pake baju yang cantik tapi ribet. Maunya nyaman juga, cantik juga. Apalagi untuk para bapak-bapak, anak-anak lebih lagi. Kenyamanan fabric-nya, secara siluet dan style, cukup banyak fokus di outerwear yang lucu-lucu," urai Kris.
Kedua, baju olahraga muslim. Hal ini melihat tren penjualan di periode tahun lalu. Berdasarkan data yang sama, penjualan baju olahraga Muslim di Blibli meningkat hampir empat kali lipat.
"Meski lagi puasa, ingin stay active. [Penjualan baju olahraga muslim] bahkan lebih tinggi dari baju Ramadhan-nya sendiri. Di tahun ini kita akan coba push komunikasi yang sama bahwa stay active, stay healthy in Ramadhan," tutur Kris.
Data Fashion Muslim Blibli Ramadan 2025 juga menyebutkan bahwa permintaan pakaian muslim pria dan anak lebih tinggi ketimbang permintaan terhadap pakaian muslim perempuan. Berikut rincian kenaikan permintaannya:
+ Atasan muslim wanita: 2 kali lipat
+ Pakaian muslim pria: 2,5 kali lipat
+ Pakaian muslim anak perempuan: 2,5 kali lipat
+ Pakaian muslim anak laki-laki: hampir 3 kali lipat
Perpaduan Gaya Timur Tengah dan Tren Terkini
Di tempat yang sama, Jihan Malik, CEO Heaven Lights (HL), mengatakan pihaknya tetap mempertahankan identitas brand di periode puasa dan lebaran 2026.
"HL punya DNA brand yang cukup kuat. Koleksi Raya hampir sering mengarah ke middle-east. Pattern-pattern kita itu ketika masuk Raya akan lebih complicated berbau middle-east," ujarnya.
Jihan tetap mengakomodasi tren terkini dan memadukannya dengan ciri khas HL tersebut. Misalnya, koleksi yang agak berbeda di tahun ini berupa koleksi busana lace (renda) yang sudah berpayet.
"Mungkin karena udah ada identik yang cukup kuat, kita selalu fokus di situ, sehingga identity semakin kuat. Paling dari pattern, dari color-nya, dari materialnya itu yang kita ubah. Bagaimana setiap tahun bertambah baik; color dipadukan jadi color yang jadi trend-setter di tahun sekarang," urai Jihan.
Gaya Raya sendiri merupakan kurasi busana yang menampilkan koleksi modest wear dari 20 brand lokal ternama, yang 15 di antaranya menghadirkan koleksi eksklusif di Blibli. Ajang yang berlangsung dari 2 Februari hingga 11 Maret, ini menghadirkan pilihan tunik, dress, baju koko, blouse, hingga siluet fungsional.
Pada program ini, Blibli berkolaborasi dengan brand lokal, di antaranya adalah Heaven Lights, Kami, Javina, Kaleela, Sarah The Label, Lights.clo, Lights, Aleza, Vivi Zubedi, Lonila, Nadeea, Ria Miranda, dan Studio Tui.

