Indonesia Summit 2026 Bahas Masa Depan RI di Era AI dan Transformasi Digital

Indonesia Summit 2026 jadi forum kolaborasi lintas generasi dan sektor untuk membahas lompatan Indonesia di era algoritma, AI, dan digital menuju Indonesia Emas 2045.
Try Surya Anditya
Oleh Try Surya Anditya - Tim Publikasi Katadata
12 Juni 2026, 12:04
Indonesia Summit 2026
Indonesia Summit 2026
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indonesia Summit 2026 kembali digelar sebagai forum lintas generasi yang mempertemukan pemimpin pemerintahan, pelaku usaha, akademisi, investor, kreator, inovator, hingga generasi muda untuk membahas masa depan Indonesia di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital.

Forum tahunan yang diinisiasi oleh IDN Times ini akan berlangsung pada 17–18 Juni 2026 di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta. Tahun ini, acara mengusung tema “The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age”.

Indonesia Summit 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor untuk membahas bagaimana teknologi, AI, dan inovasi digital dapat dimanfaatkan guna mendorong pertumbuhan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Berbagai diskusi strategis akan digelar dalam forum tersebut, mulai dari pertumbuhan ekonomi baru, transformasi keuangan digital, keamanan siber, kedaulatan AI, ekonomi hijau, hingga peran generasi muda dalam membentuk masa depan industri, budaya, olahraga, dan kewirausahaan nasional.

Sejumlah tokoh dijadwalkan hadir dalam berbagai sesi diskusi. Di antaranya Dony Oskaria dalam sesi Where Can New Growth Come From?, kemudian Friderica Widyasari Dewi dan Dian Siswarini pada sesi Building Digital Finance Infrastructure for the Next Economy.

Forum ini juga menghadirkan Dedi Mulyadi dan Windy Riswantyo dalam sesi Hyperlocal Hyper-Growth: The Rise of the Second Tier.

Pada isu keamanan digital, sesi Code of Trust: Cybersecurity in a Cashless Generation akan menghadirkan Vince Iswara dan Novita Wijayanti. Sementara itu, perkembangan sepak bola nasional dari perspektif generasi muda akan dibahas oleh Erick Thohir dan Rudy Suhendra dalam sesi Gen Z and The Future of Indonesian Football.

Selain itu, Luhut Binsar Pandjaitan dijadwalkan berbicara dalam sesi Next-Gen Fiscal Policy: Integrating Technology for Inclusive Growth yang membahas pemanfaatan teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Founder dan CEO IDN, Winston Utomo, mengatakan Indonesia Summit 2026 diharapkan menjadi ruang dialog sekaligus kolaborasi untuk menghadapi perubahan yang berlangsung semakin cepat.

"Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan membawa peluang besar sekaligus tantangan baru bagi Indonesia. Melalui Indonesia Summit 2026, kami ingin mempertemukan para pemimpin, pelaku industri, dan generasi muda untuk bersama-sama merumuskan langkah strategis yang dapat membantu Indonesia tumbuh lebih maju, inklusif, dan kompetitif di era algoritma," ungkap Winston.

Senada, Editor-in-Chief IDN Times, Uni Lubis, menyebut forum tersebut diharapkan dapat menghadirkan beragam perspektif dan solusi konkret bagi masa depan Indonesia.

"Kami percaya masa depan Indonesia dibangun melalui kolaborasi lintas sektor dan lintas generasi. Indonesia Summit 2026 hadir untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan agar dapat bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan bersama-sama menciptakan dampak positif bagi Indonesia," ujarnya.

Melalui forum ini, generasi muda juga diharapkan dapat memperluas jejaring, memperoleh wawasan langsung dari para pemimpin dan tokoh berpengaruh, serta mendapatkan inspirasi untuk berkontribusi dalam pembangunan Indonesia di masa depan.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...