Merupakan gabungan tiga fenomena yang membuat tampilan bulan terlihat istimewa.

Gerhana bulan total yang terjadi pada 31 Januari 2018 disebut sebagai peristiwa alam langka. Penyebabnya lantaran peristiwa merupakan gabungan tiga fenomena yang membuat tampilan bulan terlihat istimewa.

Fenomena langka yang terakhir terjadi pada 31 Maret 1866 ini merupakan gabungan dari fenomena alam bulan biru (blue moon) atau purnama kedua dalam satu bulan kalender masehi dan bulan super besar (super moon) karena satelit ini mencapai jarak terdekat dengan bumi. Selain itu, bulan juga akan muncul dalam rona kemerahan akibat pembiasan cahaya matahari.

Gerhana bulan terjadi saat bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama sehingga sinar matahari tidak mencapai bulan karena terhalang bumi. Jika tidak terhalang awan, masyarakat di Indonesia dapat mengamati gerhana ini mulai pukul 17.49 hingga 23.09 Waktu Indonesia Barat (WIB). Puncak gerhana akan berlangsung sejak pukul 19.51 hingga 21.08 WIB. 

Jeany Hartriani
Artikel Terkait
Mitsubishi Motor Corpakan membangun pabrik kedua di Indonesia dengan investasi sebesar Rp 72 triliun