Mengatur Asupan Nutrisi agar Tetap Bertenaga Saat Puasa

Tim Publikasi Katadata
18 Februari 2026, 08:16

Selama Ramadan, perubahan pola makan kerap membuat tubuh perlu waktu beradaptasi. Tanpa pengaturan yang tepat, puasa bisa memicu rasa lemas, sulit fokus, hingga gangguan pencernaan.

Oleh karena itu, pengaturan nutrisi menjadi aspek penting agar ibadah tetap berjalan optimal tanpa mengorbankan kesehatan.

Mengacu kepada penjelasan medis yang dirangkum dalam artikel Halodoc, kunci menjaga stamina saat berpuasa bukanlah makan dalam jumlah besar, melainkan memastikan tubuh memperoleh asupan gizi seimbang saat sahur dan berbuka. Karbohidrat kompleks, protein, serat, vitamin, mineral, serta cairan yang cukup menjadi komponen utama yang perlu diperhatikan agar energi stabil sepanjang hari.

Demi mencukupi nutrisi, perlu kita ketahui dulu berapa kebutuhan kalori tubuh secara harian. Kemudian, buat perencanaan menu dan bagi konsumsi kalorinya secara moderat. 

Anda bisa membaginya menjadi 40 persen saat sahur, 15 persen untuk menu takjil, 30 persen untuk menu berbuka, dan 15 persen beberapa jam setelah berbuka. 

Dan jangan lupa, perhatikan juga porsi makan saat berbuka atau setelah tarawih, misalnya makan dengan piring yang lebih kecil.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini