INFOGRAFIK: Waspada Lonjakan Kasus Influenza Tipe A

Puja Pratama
1 Oktober 2026, 14:07

Jumlah kasus influenza tipe A melonjak dalam tiga pekan terakhir. Kementerian Kesehatan mencatat angkanya mencapai 293 kasus, atau naik 692% ketimbang tahun lalu. Adapun kasus influenza tipe A didominasi oleh subjenis H1N1pdm09 sebanyak 93% dari total kasus.

Influenza tipe A punya gejala khas seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, batuk kering, hingga sakit kepala dan kelelahan ekstrem. Infeksi ini juga bisa berkembang dan menimbulkan pneumonia, peradangan otot jantung, hingga radang otak. Anak-anak, lansia, dan orang dengan penyakit bawaan rentan mengalami gejala lebih berat.

Meski begitu, menurut Dante Saksono Herbuwono, Wakil Menteri Kesehatan, influenza A adalah penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya. Ia menyebut pola penyebarannya memang meningkat seiring musim hujan dan menurun pada Februari atau Maret.

"Jenisnya memang strain baru, tetapi tidak berbahaya. Belum ada kematian yang dicatat akibat influenza A tersebut," kata Dante, 30 September.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembelian antivirus secara masif. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat, kata dia, malah dapat memicu resistensi antimikroba di sistem kekebalan tubuh.

“Kita tidak boleh menggunakan antivirus secara berlebihan karena ada risiko resistensi. Kalau resistensi terjadi, justru kita bisa kehilangan pilihan obat ketika menghadapi wabah yang lebih berat dan mengancam nyawa,” kata Budi, 28 September lalu.

Kemenkes tetap mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan hidup sehat dan menjaga kebersihan. Masyarakat juga diminta aktif menggunakan masker saat sakit atau di tempat ramai, dan segera berobat apabila mengalami gejala influenza yang memburuk.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antoineta Amosella
Editor: Reza Pahlevi

Cek juga data ini