KNMP Kerek Kesejahteraan Nelayan dan Desa Pesisir

Arif Hulwan
Oleh Arif Hulwan - Tim Publikasi Katadata
30 Oktober 2026, 19:50

Jakarta — Kondisi nelayan dan desanya yang masih banyak yang belum layak; padat dan kumuh, minim sarana dan prasarana, terbatasnya akses teknologi, hingga bergantung pada musim ikan.

Padahal, 15,4% dari total desa/kelurahan merupakan desa pesisir, dengan jumlah total nelayan 3.911.511 orang. Optimalisasi zona dan penghuninya ini amat berpotensi meningkatkan perekonomian nasional sekaligus ketahanan pangan.

Pemerintah pun memberi perhatian lewat program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), setelah sebelumnya fokus dalam peningkatan kesejahteraan petani. KNMP pada intinya mengintegrasikan seluruh rantai ekonomi kelautan dari hulu hingga hilir di satu area nelayan.

Fokusnya ada pada penguatan sarana produksi perikanan, seperti penyediaan BBM melalui SPBN dan ice slurry; penguatan infrastruktur dan logistik seperti pembangunan dermaga, penyediaan cold storage dan kebutuhan perbekalan logistik, serta penguatan akses pasar dan kepastian usaha melalui off-taker. Dampak yang diharapkan ialah peningkatan produksi dan jaminan kualitas, serapan tenaga kerja, hingga peningkatan pendapatan pembudidaya.

Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 KNMP hingga 2029, dan 1.369 KNMP hingga akhir 2026. Sejak uji coba operasional KNMP di awal Juni 2026, program tersebut berhasil memperdagangkan 719 ton ikan senilai Rp18,77 miliar.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini