Survei Sebut Ganjar-Airlangga Pilihan Wong CIlik, Ini Sebaran Suaranya

Survei menunjukkan pasangan Ganjar-Airlangga unggul di pedesaan.
Ade Rosman
11 Oktober 2022, 09:44
Survei unggulkan Ganjar Airlangga
ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/rwa.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri ketiga) didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan ketiga) menyebar apem saat Tradisi Sebar Apem Yaa Qawiyyu di Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (16/9/2022).

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA baru saja merilis hasil survei terbaru kandidat calon presiden dan wakil presiden pilihan rakyat pada pilpres 2024. Dalam survei itu duet Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan ketua Umum partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi pasangan terpopuler dengan elektabilitas teratas. 

Peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby dalam rilisnya menjelaskan, pasangan Ganjar-Airlangga memperoleh 30 persen suara, mengalahkan Prabowo Subianto-Puan Maharani 23,9 persen. Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono  hanya memperoleh 22,8 persen suara. 

Pada survei tersebut, segmentasi pasangan Ganjar-Airlangga unggul dalam suara ‘wong cilik’. Menurut Adjie, pasangan PDIP-KIB itu mendapat suarata 29,9 persen pada masyarakat dengan pendapatan per bulan di bawah Rp 2 juta dan sebanyak 33,1 persen pada masyarakat dengan pendapatan antara Rp3-4 juta. 

Selain itu, Ganjar-Airlangga juga unggul pada pemilih yang berdomisili di desa. Menurut survei mereka memperoleh suara 31,4 persen sedangkan Prabowo-Puan 24,0 persen. Selanjutnya Anies-AHY hanya memperoleh 18,8 persen suara. Sedangkan untuk klasifikasi kesukuan, Ganjar-Airlangga unggul pada suku Jawa sebanyak 45 persen, Batak 34,2 persen dan Melayu 37,5 persen. 

Advertisement

Lebih jauh, mengerucut pada pemilih partai, Ganjar-Airlangga mengungguli Prabowo-Puan dan Anies-AHY di PDIP dengan suara 59,9 persen. Sedangkan suara mereka di Golkar sebanyak 37,1 persen, dari  PAN 41,2 persen dan PKB PKB 21,7.

Adjie berpendapat duet Ganjar-Airlangga memungkinkan apabila nantinya terjadi koalisi antara PDIP dengan Koalisi Indonesia Bersatu yang di dalamnya terdapat Golkar, PAN, serta PKB. Selain itu, jika skenario Ganjar-Airlangga menang, diprediksi nantinya posisi Puan akan menjadi Ketua Umum PDIP pasca Megawati.  

Adjie menyatakan Koalisi di antara dua pihak tersebut nantinya bukan hanya mewakili partai, namun juga mewakili segmen masyarakat yang berbeda.  

"Koalisi ini juga potensial membentuk pemerintahan yang kuat," ujar Adjie.

Sebagai informasi, survei dilakukan pada 11-20 September lalu tersebut melibatkan 1200 responden, dengan teknik pengumpulan data wawancara tatap muka serta menggunakan kuesioner, margin of error +/- 2,9%.

Reporter: Ade Rosman
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait