Golden Energy Bagikan Dividen IV Rp 1,5 Triliun, Simak Jadwalnya

Image title
28 Desember 2021, 18:29
Golden Energy
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Pekerja berjalan di dekat monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

PT Golden Energy Mines Tbk akan membagikan dividen interim IV untuk tahun buku 2021 senilai US$  110 juta atau setara dengan Rp 1,56 triliun. Dengan demikian, dividen per saham pada dividen interim IV adalah Rp 265,9 per saham. 

Tanggal Cum Dividen untuk perdagangan di pasar reguler dan pasar negosiasi adalah 6 Januari 2022, sedangkan tanggal Ex Dividennya adalah 7 Januari 2022. Sementara itu Tanggal Cum Dividen di pasar tunai adalah 10 Januari 2022 dan Ex Dividen pada 11 Januari 2022.

Seperti diketahui, Cum Dividen adalah tanggal pembelian saham terakhir agar berhak mendapatkan dividen. Adapun, Ex Dividen adalah hari pertama pemegang saham tidak berhak lagi mendapatkan dividen.

Pencatatan pemegang saham yang berhak menerima dividen interim IV akan dilakukan pada 10 Januari. 2022 Sementara itu, pembayaran dividen interim IV akan dilakukan pada 18 Januari 2022.

Berdasarkan laporan keuangan emiten pertambangan berkode GEMS ini, pendapatan pada Januari-November 2021 mencapai US$ 1,44 miliar atau naik 50.67%  secara tahunan dari US$ 957,32 juta. Performa ekspor perseroan masih mendominasi hingga 64.32% dari total pendapatan atau senilai US$ 927,75 juta. 

Pendorong pendapatan adalah pertumbuhan kinerja ekspor selama 11 bulan 2021 sebesar 65.71% dari realisasi periode yang sama tahun lalu senilai US$ 559,84 juta. Sementara itu, penjualan domestik tumbuh 29.47% menjadi US$ 514,62 juta. 

Efisiensi yang dilakukan perseroan membuat laba usaha tumbuh 292.55% secara tahunan pada Januari-November 2021 menjadi US$ 431,62 juta dari US$ 109,95 juta. Adapun, laba bersih perseroan melonjak 295.82% menjadi US$ 324,2 juta. 

Hingga September 2021, produksi batu bara GEMS susut 8% secara tahunan menjadi 22,1 juta ton. Sementara itu, kinerja penjualan turun 7% menjadi 22,9 uta ton.  

Berdasarkan data Stockbit, saham GEMS konsisten berada di zona hijau sepanjang 2021. Adapun, harga saham GEMS yang stangnan di level Rp2.550 per saham sejak 1 Februari 2018 mulai menanjak pada 26 April 2021 ke level Rp 3.180 per saham. 

Secara tahun berjalan, saham GEMS telah naik 6.250 poin atau menguat 245,1% ke posisi Rp 8.800 per saham. Level ini merupakan yang tertinggi bagi GEMS sejak akhir 2016. 

Di sisi lain, rasio harga saham terhadap laba atau price to earning (PE) GEMS konsisten berada di zona hijau. Saat ini, rasio PE GEMS ada di posisi 16,35 kali. 

Reporter: Andi M. Arief
Editor: Lavinda
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait