Apa Itu Skor Kredit? Pengaruhnya terhadap KPR dan Pinjaman

Zora Anjani
10 Oktober 2026, 12:52
Ilustrasi skor kredit
Freepik
Ilustrasi, mengecek skor kredit secara online.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Saat mengajukan KPR, kredit kendaraan, kartu kredit, atau pinjaman lain, lembaga keuangan tidak hanya melihat besarnya gaji. Riwayat pembayaran dan kewajiban kredit yang sedang berjalan juga menjadi bagian penting dalam menilai kemampuan dan risiko calon debitur.

 

Istilah skor kredit sering digunakan untuk menggambarkan hasil penilaian tersebut. Namun, skor kredit tidak sama dengan SLIK OJK. SLIK menyediakan informasi mengenai riwayat kredit atau pembiayaan, sedangkan lembaga keuangan atau lembaga pemeringkat dapat menggunakan informasi tersebut bersama data lain untuk melakukan penilaian kredit.

 

Apa Itu Skor Kredit?

 

Skor kredit adalah hasil penilaian yang digunakan untuk menggambarkan tingkat kelayakan atau risiko kredit seseorang. Bentuk dan metode penilaiannya dapat berbeda antar lembaga.

 

Di Indonesia, lembaga keuangan dapat menggunakan data internal, informasi dari Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK OJK, serta sumber lain yang diperbolehkan untuk menilai calon debitur. Ada pula Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan dan Pemeringkat Kredit Alternatif yang dapat menghasilkan informasi atau skor kredit sesuai ketentuan OJK.

 

Karena itu, tidak ada satu angka skor kredit dari OJK yang otomatis menentukan seseorang layak atau tidak layak memperoleh pinjaman.

 

Apa Bedanya Skor Kredit dengan SLIK OJK?

 

SLIK adalah sistem informasi yang dikelola OJK untuk mendukung pengawasan serta layanan informasi di bidang keuangan. Data di dalamnya dapat digunakan lembaga keuangan dalam proses analisis kredit atau pembiayaan.

 

Informasi debitur dapat memuat antara lain fasilitas kredit atau pembiayaan yang dimiliki, baki debet, kualitas kredit, jumlah hari tunggakan, serta informasi terkait kewajiban lainnya.

 

SLIK bukan daftar hitam. OJK menegaskan bahwa informasi dalam SLIK bersifat netral dan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses analisis kredit. Keputusan pemberian kredit tetap menjadi kewenangan masing-masing lembaga keuangan.

 

Dengan kata lain, SLIK menyediakan rekam jejak. Skor kredit merupakan hasil penilaian yang dapat dibuat dengan mengolah rekam jejak tersebut bersama faktor lain.

 

Apa yang Mempengaruhi Penilaian Kredit?

 

Riwayat Pembayaran

 

Kebiasaan membayar cicilan tepat waktu menjadi salah satu informasi penting. Tunggakan menunjukkan bahwa kewajiban pernah tidak dibayar sesuai jadwal dan dapat meningkatkan risiko dalam penilaian calon debitur.

 

Jumlah dan Beban Utang

 

Lembaga keuangan juga melihat kewajiban yang sedang berjalan. Semakin besar cicilan dibanding penghasilan, semakin kecil ruang keuangan yang tersedia untuk menanggung pinjaman baru.

 

Karena itu, seseorang yang selalu membayar tepat waktu belum tentu otomatis memperoleh kredit baru jika total kewajibannya sudah terlalu besar.

 

Kemampuan Membayar

 

Penghasilan, kestabilan pekerjaan atau usaha, pengeluaran rutin, serta rasio cicilan dapat menjadi bagian dari analisis. Tujuannya adalah menilai apakah calon debitur memiliki kemampuan membayar kewajiban baru secara berkelanjutan.

 

Riwayat Penggunaan Kredit

 

Riwayat kredit yang cukup dapat membantu lembaga keuangan melihat pola pembayaran. Sebaliknya, calon debitur yang belum pernah memiliki fasilitas kredit mungkin memiliki data historis yang lebih terbatas sehingga penilaiannya perlu menggunakan informasi lain.

 

Data Tambahan

 

Dalam beberapa model credit scoring, lembaga keuangan atau penyedia pemeringkatan dapat menggunakan data lain sesuai aturan dan persetujuan yang berlaku. Metode yang digunakan tidak selalu sama sehingga hasil penilaian antar lembaga dapat berbeda.

 

Pengaruh Skor Kredit terhadap KPR dan Pinjaman

 

Saat mengajukan KPR atau pinjaman, bank biasanya melakukan analisis lebih luas daripada sekadar mengecek SLIK.

 

Riwayat kredit dapat membantu menunjukkan apakah calon debitur memiliki catatan pembayaran yang baik. Namun, bank juga mempertimbangkan penghasilan, masa kerja atau kondisi usaha, jumlah uang muka, nilai agunan, total cicilan, usia, serta kebijakan risiko internal.

 

OJK juga menegaskan bahwa SLIK bukan satu-satunya faktor dalam pemberian kredit atau pembiayaan perumahan. Artinya, catatan tertentu di SLIK tidak selalu berarti pengajuan KPR pasti ditolak.

 

Meski begitu, tunggakan aktif atau beban utang yang terlalu besar tetap dapat membuat proses pengajuan lebih sulit karena meningkatkan risiko bagi pemberi pinjaman.

 

Apakah SLIK Buruk Otomatis Membuat KPR Ditolak?

 

Tidak selalu.

 

Keputusan kredit berada di tangan bank atau lembaga pembiayaan. Setiap institusi memiliki kebijakan, model penilaian, dan toleransi risiko yang berbeda.

 

Jika pernah terlambat membayar tetapi kewajiban sudah diselesaikan, bank masih dapat mempertimbangkan faktor lain. Sebaliknya, catatan pembayaran yang lancar juga tidak menjamin pengajuan diterima apabila penghasilan tidak cukup untuk menanggung cicilan baru.

 

Karena itu, lebih tepat melihat SLIK sebagai bagian dari profil kredit, bukan sebagai satu-satunya penentu.

 

Cara Menjaga Riwayat Kredit Tetap Sehat

 

Bayar Cicilan Tepat Waktu

 

Prioritaskan pembayaran sebelum jatuh tempo. Jika memiliki beberapa kredit, buat pengingat atau pembayaran otomatis agar tidak terjadi keterlambatan karena lupa.

 

Batasi Utang Sesuai Kemampuan

 

Jangan hanya melihat apakah limit masih tersedia. Perhitungkan total cicilan terhadap penghasilan dan kebutuhan rutin. Ruang keuangan yang terlalu sempit membuat risiko gagal bayar meningkat.

 

Hindari Mengambil Banyak Pinjaman dalam Waktu Bersamaan

 

Tambahan fasilitas kredit berarti tambahan kewajiban. Sebelum mengajukan pinjaman baru, pastikan cicilan yang sudah berjalan masih terkendali dan tujuan penggunaan utang memang jelas.

 

Periksa Informasi SLIK Secara Berkala

 

Debitur dapat meminta Informasi Debitur melalui layanan iDebKu OJK. Pemeriksaan ini berguna untuk memastikan data kredit sesuai dengan kondisi sebenarnya, terutama sebelum mengajukan pembiayaan besar seperti KPR.

 

Pastikan Data Diperbarui Setelah Pelunasan

 

Setelah melunasi pinjaman, simpan bukti pelunasan dan periksa kembali pembaruan informasi jika diperlukan. Jika terdapat data yang tidak sesuai, hubungi lembaga keuangan yang melaporkan fasilitas tersebut untuk meminta klarifikasi atau perbaikan.

 

Cara Cek SLIK OJK

 

Permintaan Informasi Debitur dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi iDebKu OJK. Pemohon perlu mengikuti proses pendaftaran dan verifikasi identitas sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Hasil informasi debitur membantu kamu melihat fasilitas kredit yang tercatat atas nama sendiri beserta status dan kualitas pembayarannya. Data ini bisa diperiksa sebelum mengajukan pinjaman baru agar tidak ada informasi yang terlewat atau tidak sesuai.

 

Skor Kredit Bukan Satu-satunya Penentu

 

Riwayat kredit yang baik dapat membantu proses analisis, tetapi kemampuan membayar tetap menjadi faktor utama dalam keputusan pinjaman.

 

Karena itu, menjaga profil kredit tidak hanya berarti menghindari tunggakan. Kondisi keuangan juga perlu dijaga melalui jumlah utang yang proporsional, arus kas yang sehat, dan pengajuan kredit yang sesuai kemampuan.

 

Untuk pengajuan besar seperti KPR, persiapannya sebaiknya dilakukan jauh sebelum mengirim aplikasi. Rapikan cicilan yang berjalan, cek informasi SLIK, siapkan dana muka, dan pastikan anggaran masih memiliki ruang setelah cicilan baru masuk. Dengan begitu, profil kredit dan kondisi keuangan sama-sama mendukung proses pengajuan.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan