Mereka Yang Tetap di Luar Show
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Image title
2 April 2020, 06:10

Foto: Tim Medis dan Mereka yang Berjuang di Luar Rumah Melawan Corona

Banyak perusahaan menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home untuk menekan penyebaran virus corona. Tapi tak sedikit pekerja yang masih melaksanakan tugasnya di luar rumah. Satu di antar mereka yakni tim medis.

Para petugas kesehatan itu menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19. Sebagian dari mereka juga merupakan tulang punggung bagi keluarganya. Tanggung jawab moral dan biaya kehidupan menjadi alasan utama mereka menghadapi risiko tinggi akan keselamatannya.

Willy Maulana, 20, misalnya, bersma staf Palang Merah Indonesia (PMI) lainnya bertugas untuk menyediakan gudang logistik penanganan Covid-19. Dia juga bertugas menyemprotkan disinfektan di beberapa wilayah DKI Jakarta. Baginya ini merupakan tugas kemanusiaan.

(Baca: Jakarta Darurat Corona, Bantuan untuk Tenaga Medis Terus Berdatangan)

Begitu juga di beberapa profesi lain. Nurjanah, 40, sehari-hari tetap bekerja sebagai sopir taksi. Sebab, tanpa mengoperasikan kendaraanya, perempuan kelahiran Jakarta ini tidak bisa mendapatkan uang untuk menafkahi dua orang anaknya.

“Sistem di sini bagi hasil. Kalau tidak dapat penumpang, saya harus tetap isi bensin, full lagi” kata Nurjanah. “Tapi sudah banyak warga Jakarta bekerja dari rumah, orderan penumpang pun semakin sepi.”

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.