Cina Catatkan Tambahan Kasus Lokal Covid-19 Tertinggi Dalam 21 Bulan

Image title
26 Desember 2021, 15:03
Covid-19 Xian-Cina
Katadata
Petugas medis dengan alat pelindung bekerja di dalam laboratorium tes asam nukleik sementara yang dibangun di pusat konvensi menyusul penyebaran penyakit virus korona (COVID-19) di Xian, provinsi Shaanxi, China, Rabu (22/12/2021). ANTARA FOTO/cnsphoto via REUTERS/aww/cfo

Cina mencatatkan tambahan kasus lokal Covid-19 tertinggi dalam 21 bulan terakhir di Kota Xian.

Otoritas pemerintah Cina telah melakukan karantina di Xian selama empat hari terakhir. Data terbaru menyebutkan telah terjadi 155 kasus baru pada Sabtu (25/6), naik dua kali lipat dibandingkan dengan kasus terkonfirmasi positif pada hari sebelumnya.

Seperti dikutip dari Reuters, Xian yang berpenduduk sekitar 13 juta jiwa itu kini menjadi pusat wabah Covid-19 di Cina. Jumlah infeksi di Xian menambah kasus harian secara nasional menjadi 158, tertinggi sejak China berupaya meredam COVID-19 pada awal 2020.

Xian melaporkan 485 kasus lokal bergejala selama periode 9-25 Desember. Kota itu telah menerapkan aturan keras untuk mengendalikan wabah, sejalan dengan kebijakan Beijing bahwa setiap kasus COVID-19 harus ditangani sedini mungkin.

Penduduk tidak diperbolehkan meninggalkan kota itu tanpa izin dari pemberi kerja atau otoritas setempat, dan pengujian massal dilakukan di banyak tempat untuk menemukan kasus.

Xian sebelumnya mengumumkan tidak ada kasus varian Omicron di kota tersebut, meskipun pemerintah China telah menemukan sejumlah kasus Omicron pada pelaku perjalanan internasional dan di China selatan.

Cina daratan mengkonfirmasi 206 kasus baru, termasuk kasus dari luar negeri, pada 25 Desember. Angka itu naik dari 140 kasus pada hari sebelumnya.

Tak ada kematian yang dilaporkan pada hari itu, sehingga total kematian akibat COVID-19 di China masih 4.636.

Hingga 25 Desember, Cina daratan telah mencatat 101.077 kasus terkonfirmasi.

 

Advertisement
Reporter: Rezza Aji Pratama
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait