Kasus Harian Covid-19 RI Bertambah 37.259, Jawa Barat Masih Tertinggi

Angka kematian pasien corona tercatat 232 pasien, sedikit melandai dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 376 kasus.
Image title
3 Maret 2022, 18:10
Covid-19
ANTARA FOTO/Fauzan/aww.
Seorang warga mengikuti proses skrining sebelum menjalani vaksinasi COVID-19 di Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Rabu (2/3/2022).

Kasus harian Covid-19 di Indonesia pada Hari Raya Nyepi ini mengalami penurunan dibandingkan dengan hari sebelumnya. Pemerintah melaporkan tambahan 37.259 kasus dan 232 kematian pasien Covid-19 pada Kamis (3/3).

Provinsi Jawa Barat menyumbangkan kasus terbanyak hari ini yakni 7.645 kasus atau sedikit turun dari hari sebelumnya di angka 8.569 orang. Provinsi DKI Jakarta berada di posisi kedua penyumbang kasus harian terbanyak yakni 4.669 kasus. 

Angka kematian pasien corona juga terlihat sedikit melandai dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai 376 kasus. Kasus kematian paling banyak terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur masing-masing 45 dan 44 kasus. 

Sementara itu, sebanyak 42.154 pasien Covid-19 dinyatakan sembuh pada hari ini. Pasien pulih paling banyak terjadi di Jawa Barat dengan 10.667 pasien. 

Advertisement

Sementara itu, Pemerintah menyatakan tidak akan terburu-buru mengubah status protokol dari pandemi menjadi endemi Covid-19.  Kebijakan relaksasi hanya akan dilakukan jika didukung data-data ilmiah dan analisis pakar. 

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo mengatakan Presiden Joko Widodo menekankan penanganan kasus Covid-19 perlu memperhatikan aspek kehati-hatian.  Presiden tidak ingin Indonesia kembali pada situasi awal pandemi.

"Mengenai perubahan status pandemi menjadi endemi, bapak Presiden menekankan kita tidak perlu tergesa-gesa dan memperhatikan aspek kehati-hatian," ujar Abraham melalui keterangan tertulis pada Rabu (2/3).

Reporter: Rezza Aji Pratama
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait