Baidu Incar Pasar Metaverse Lewat Aplikasi XiRang

Aplikasi XiRang masih dalam tahap pengembangan dan membutuhkan waktu hingga enam tahun sampai benar-benar siap digunakan.
Image title
29 Desember 2021, 09:28
Metaverse
Katadata

Perusahaan teknologi asal Cina Baidu mengembangkan aplikasi metaverse bernama XiRang yang memungkinkan seseorang berkeliling kota secara virtual melalui aplikasi.

Perusahaan yang dijuluki Google Cina itu telah mencoba mengadakan konferensi melalui aplikasi tersebut. Dalam konferensi itu, CEO Baidu Robin Li dan jajaran eksekutif lainnya berbicara. 

Pengguna juga dapat menjadi peserta seperti terlibat dalam konferensi langsung melalui kacamata virtual reality (VR). Baidu mengandalkan perangkat yang dibuat oleh pabrikan Cina Pico.

Baidu mengatakan, aplikasi XiRang yang memiliki arti 'tanah harapan' itu dapat mendukung akses 100.000 peserta sekaligus. XiRang memungkinkan pengguna untuk membuat akun dan mendapatkan karakter digital untuk berinteraksi dengan pengguna lain di dunia 3D. Setelah masuk, pengguna bisa menyusuri beragam tempat secara virtual.

Advertisement

"XiRang adalah lahan yang berisi bangunan yang dapat menyelenggarakan pertemuan dan acara lainnya," demikian dikutip dari Nikkei Asian Review pada Selasa (28/12). Selain lokasi pertemuan, aplikasi XiRang mengakomodasi tempat lainnya seperti atraksi di Kuil Shaolin China.

Sementara itu, Wakil Presiden Baidu Ma Jie mengatakan, aplikasi ini masih dalam masa pengembangan. Perusahaan memperkirakan masih dibutuhkan waktu hingga enam tahun untuk  peluncuran penuh.

Seperti Baidu, raksasa teknologi Cina lainnya telah membuat terobosan untuk masuk ke dunia metaverse. Induk TikTok, ByteDance misalnya, telah berinvestasi di perusahaan terkait metaverse, termasuk pembuat headset VR Pico.

Tencent juga telah mengembangkan teknologi metaverse sendiri. Tencent masih fokus pengembangan metaverse untuk mendorong layanan game mereka. Alibaba juga memiliki halaman web yang mempromosikan penawaran cloud metaverse. 

Sedangkan pendiri Microsoft Bill Gates memperkirakan, transformasi bisa terjadi dalam dua atau tiga tahun. Ia memprediksi, pertemuan kantor di dunia virtual menjadi tren pada 2023 atau 2024.

Dua pekan lalu, induk Facebook, Meta membuka aplikasi dunia virtual Horizon Worlds di AS dan Kanada. Namun platform ini baru tersedia untuk pengguna di atas 18 tahun.

Aplikasi dunia virtual, Horizon Worlds diluncurkan dalam versi beta tahun lalu. Ini pun terbatas untuk pengguna Oculus VR yang mendapatkan undangan.

“Kini, pengguna tidak perlu diundang untuk bisa mengakses platform dunia virtual tersebut,” demikian dikutip dari CNBC Internasional, dua pekan lalu (10/12).

 

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait