Grup Astra Ungkap Rencana Bisnis Digital Bank Jasa Jakarta

Grup Astra akan fokus mengembangkan Bank Jasa Jakarta sebagai bank digital yang fokus pada segmen ritel dan terkoneksi dengan ekosistem Astra Financial.
Patricia Yashinta Desy Abigail
11 Agustus 2022, 18:31
Grup Astra Ungkap Rencana Bisnis Digital Bank Jasa Jakarta
Dokumentasi Astra
Menara Astra

Grup Astra kembali menegaskan langkahnya di bisnis perbankan Tanah Air dengan mengakuisisi Bank Jasa Jakarta usai melepas PT Bank Permata Tbk. pada medio Desember 2019 lalu. 

Menurut Direktur Astra Financial, Suparno Djasmin Bank Jasa Jakarta nantinya akan fokus kepada segmen nasabah retail. “Kita mau masuk ke sana karena Astra Financial kita kan selama ini fokusnya ke retail,” katanya saat ditemui oleh Katadata, Kamis (11/8). 

Dia menegaskan, nantinya Bank Jasa Jakarta akan dikembangkan menjadi bank digital. Pria yang akrab disapa Abong ini juga melanjutkan, Astra Financial melihat Bank Jasa Jakarta merupakan bank yang dapat disinergikan dengan fokus bisnis perseroan ke depan.  

“Ya nantinya akan kita jadikan sebagai bank digital. Tapi semua itu kan masih di dalam proses, jadi itu subject kepada approval-nya Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” ungkapnya.  

Advertisement

Selain itu, dirinya menuturkan, pengembangan bank digital Bank Jasa Jakarta akan berbeda dengan bank digital lainnya mengingat, Bank Jasa akan terhubung oleh ekosistem Astra Financial.  

Berdasarkan situs perusahaan, saat ini, Astra Financial mengelola 12 entitas bisnis antara lain, Astra Credit Companies, FIFGROUP, Toyota Astra Finance, Komatsu Astra Finance, Surya Artha Nusantara Finance, Asuransi Astra Buana, Astra Life, Astra Ventura, Dana Pensiun Astra, MauCash, AstraPay dan Moxa. Total aset Astra Financial secara konsolidasi mencapai Rp 131 triliun. 

“Kita akan menghubungkan kepada ekosistem di dalam Astra dan memberikan offering daripada bank digital ini. Jadi ini yang menjadi pembeda kita ya dari bank digital lain,” tambahnya. 

Sebagai informasi, PT Bank Jasa Jakarta menjadi bank digital setelah perusahaan mengakuisisi 1,13 juta saham bank tersebut. Transaksi akuisisi itu dilakukan melalui anak usaha, PT Sedaya Multi Investama (SMI) alias Astra Financial.

Head of Investor Relations PT Astra International Tbk (ASII) Tira Ardianti membenarkan rencana Grup Astra yang akan mengembangkan bank digital.

Selain itu, Grup Astra, turut mendukung tren adopsi digital dan literasi keuangan yang terus meningkat. Dia menambahkan,  bank digital dapat memungkinkan Astra untuk memperluas pelayanan dan proposition dalam berbagai produk keuangan kepada para pelanggan.

Sebelumnya, dalam laporan keterbukan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/7), Astra International telah menandatangani perjanjian pembelian saham baru Bank Jasa Jakarta sebanyak 49%. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp3,87 triliun.

 "Tujuan dari rencana transaksi adalah sebagai pengembangan usaha dan investasi SMI," ujar Sekretaris Perusahaan Astra International Gita Toffani Boer dalam pengumuman tertulis, seperti yang dipublikasikan dalam pengumuman BEI, Senin (4/7).

Dengan aksi korporasi tersebut, Grup Astra akan bermitra dengan Welab Ltd. dalam mengendalikan Bank Jasa Jakarta.  Pada akhir tahun lalu, Welab yang merupakan perusahaan milik Sequoia Capital dan miliarder Li Ka-Shing, membeli 24% saham Bank Jasa Jakarta.

 

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait