Harga Emas Kembali Turun Terimbas Kenaikan Data Inflasi AS

Harga emas Antam pada perdagangan Rabu ini menunjukkan tren pelemahan sejalan dengan pelemahan harga emas dunia setelah AS mengumunkan data inflasi di bulan Agustus meningkat 0,1%.
 Zahwa Madjid
14 September 2022, 11:40
Harga Emas Kembali Turun Terimbas Kenaikan Data Inflasi AS
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Pedagang menata emas antam di Jakarta. Hari ini emas Antam masih menunjukkan tren pelemahan.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menunjukkan tren penurunan pada perdagangan hari ini.

Mengutip data dari situs logam mulia, Rabu ini, harga emas Antam per gramnya turun Rp 8.000 menjadi Rp 942.000.

Harga pembelian kembali juga menurun menjadi Rp 9.000 ke level Rp 814.000 per gram.

Sedangkan untuk harga emas di pasar spot, pagi ini turun 0,2% menjadi US$ 1.698.14 per tray ons. Emas berjangka AS juga mengalami tren penurunan 0,4% ke level US$ 1.710.

Advertisement

Mengutip Reuters, penurunan harga emas pada hari ini setelah data inflasi AS yang mendorong dolar lebih parah dari perkiraan. Hal ini juga memicu ekspektasi bahwa Federal Reserve, Bank Sentral AS, akan melanjutkan jalur pengetatan kebijakan moneter yang agresif.

Selasa kemarin (13/9), mengutip Kitco, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Indeks Harga Konsumen yang banyak diantisipasi naik 0,1% pada Agustus setelah pembacaan laporan tidak berubah pada Juli. Para ekonom mencari penurunan 0,1%.

Dalam laporan tersebut mengatakan bahwa inflasi tahunan naik 8,3 persen Agustus lalu. Para ekonom mengharapkan untuk melihat kenaikan 8,1 persen. Untuk tahun ini, inflasi inti naik 6,3%.

Berikut harga emas Antam pada perdagangan Rabu (14/9):

1 gram : Rp 942.000

3 gram :  Rp 2.711.000

5 gram : Rp 4.485.000

10 gram : Rp 8.915.000

25 gram : Rp 22.162.000

50 gram : Rp 44.245.000

100 gram : Rp 88.412.000

Reporter: Zahwa Madjid
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait