Penulis Asli Kasus Anna Delvey Kritik Empati Netflix di Inventing Anna
ZIGI – Rachel Williams yang menulis kisah awal Anna Delvey mengkhawatirkan sisi cerita serial Inventing Anna di Netflix. Baginya, serial tersebut akan memberikan empati tidak perlu kepada pemilik nama asli Anna Sorokin tersebut.
Meski tidak secara gamblang menyebut bagian mana saja yang bermasalah, tapi Rachel menegaskan serial tersebut mengaburkan fiksi dengan fakta. Simak selengkapnya di sini.
Baca juga: Fakta Sinopsis Inventing Anna, Kisah Nyata Penipu Sosialita
Penulis Kisah Anna Delvey Menentang Empati Netflix di Inventing Anna
Rachel Willliams, mantan editor Vanity Fair, adalah penulis pertama yang mengisahkan kasus penipuan Anna Sorokin alias Anna Delvey. Selain menyelidiki sosoknya, Rachel juga merupakan korban penipuan dari perempuan asal Rusia tersebut. Serial tersebut memang didasarkan pada artikel yang kemudian diterbitkan sebagai buku berjudul My Friend Anna tahun 2019.
Begitu Inventing Anna rilis pada 11 Februari 2022, Rachel memberikan pandangannya terhadap serial garapan Shonda Rhimes tersebut. Menurut sang jurnalis, serial ini bisa menarik empati yang salah kepada sosok Anna Sorokin.
“Aku pikir mempromosikan seluruh narasi (tentang Anna Sorokin) dan merayakan sosok seorang sosiopat, narsistik, kriminal yang terbukti bersalah adalah tidak benar,” kata Rachel kepada Vanity Fair melansir dari The Hollywood Reporter pada Kamis, 17 Februari 2022.
Menurut Vanity Fair, Netflix membayar Anna sebesar Rp4 miliar lebih untuk hak cerita yang difilmkan. "Fakta bahwa (Netflix) membiayai pengacara pembela kriminal swasta, dan memilih untuk membelanjakan uangnya dengan cara itu, tidak berarti itu bukan uang," katanya kepada Vanity lagi.
Rachel Williams menegaskan bahwa Netflix telah mengaburkan antara fakta dan fiksi dengan cara yang mengkhawatirkan. Masalahnya adalah pihak layanan streaming tidak memberikan kebenaran secara utuh sehingga justru membahayakan penonton.
"Aku pikir itu tindakan yang sangat berbahaya. Plus, itu memengaruhi proses peradilan pidana saat ini,” ungkapnya lagi.
Rachel tidak merinci secara spesifik bagian mana yang benar atau salah dari seri Inventing Anna, tetapi dia menjelaskan bahwa narasinya dirancang untuk menciptakan empati untuk sang karakter. Rachel juga menyebut keseluruhan proyek sangat bermasalah.
Dalam kesempatan yang sama, Rachel Williams menceritakan bagaimana sakit hatinya ia atas tindakan Anna Sorokin alias Anna Devley.
"Ini adalah hal tersulit yang pernah aku alami, pengkhianatan dengan motif uang. Dikhianati oleh seseorang yang aku percayai. Seluruh identitasnya benar-benar palsu," kata Rachel mentutup wawancara.
Anna Delvey menolak Nonton Inventing Anna
Anna Delvey mengatakan ia menolak untuk melihat versi fiksi dirinya. Setelah dibebaskan ia kembali ditahan di imigrasi dan bea cukai Amerika Serikat untuk persiapan deportasi. Anna juga dinyatakan positif Covid-19 sehingga harus isolasi.
Ia memang berharap Inventing Anna adalah batu loncatan untuk mengubah hidupnya setelah ini. Meskipun merasa penasaran dengan penafsiran serial tersebut, tapi dirinya memilih untuk membuat jarak.
"Aku tidak bisa tidak merasa seperti renungan, sekaligus sebuah ironi dikurung di sel lembaga pemasyarakatan yang mengerikan," katanya dalam sebuah surat.
Saat ini serial Inventing Anna yang menceritakan kehidupan Anna Delvey alias Anna Sorokin masuk trending penonton netflix Indonesia.
