Ada Lomba Melamun di Korea Selatan untuk Hilangkan Stres
ZIGI – Melamun bagi sebagian masyarakat Indonesia dianggap sebagai aktivitas yang tidak baik karena mitosnya, orang melamun berisiko kesambet mahkluk halus. Tapi hal tersebut nyatanya tidak berlaku di Korea Selatan (Korsel) yang mengadakan Space Out Competition.
Di negara yang berjuluk Negeri Gingseng tersebut ada lomba melamun yang digelar di Pulau Jeju. Banyak peserta yang ikut dan harus bengong selama 90 menit.
Ternyata peserta lomba mengaku menjadi lebih segar setelah mengikuti kegiatan ini. Berikut penjelasan menarik seputar lomba unik tersebut.
Imbas dari Pendemi
Lomba melamun (Space Out Competition) diselenggarakan pada bulan Mei 2021 di Pulau Jeju, Korea Selatan. Pemilihan lokasi tersebut menurut panitia penyelenggara karena Pulau Jeju adalah tempat yang penuhh ketenangan.
Peserta lomba yang diperbolehkan mengikuti kompetisi nyeleneh ini adalah mereka yang lelah akibat pandemi Covid-19 mulai dari kalangan pelajar hingga orang tua. Perlombaan yang didasarkan atas ide seniman Korea Selatan, Woopsyang ini adalah sebuah bentuk perlawanan terhadap kebiasaan yang serba cepat.
Dilansir Zigi.id dari The Washington Post, Jumat, 11 Juni 2021, peserta lomba melamun mencapai 28 orang di mana pemenang ditentukan berdasarkan detak jantung terendah dan yang paling stabil.
"Dunia yang dilanda pandemi membutuhkan Space Out lebih dari sebelumnya. Kami punya banyak waktu istirahat di rumah, tetapi kami menghabiskan waktu itu untuk stres karena virus corona dan merasa cemas," ungkap Woopsyang.
Kesan Peserta Lomba Melamun
Salah seorang peserta yang berprofesi sebagai mahasiswa bernama Lee Ji-won membagikan kesannya mengikuti lomba bengong ini. Menurutnya, pandemi Covid-19 benar-benar telah merenggut banyak kebebasannya.
"Virus corona membuka banyak waktu luang bagi saya. Namun, saya merasa tertekan untuk menggunakan waktu itu secara efektif," ujarnya kepada The Washington Post.
Uniknya seusai mengikuti lomba yang jarang ditemukan di tempat lain tersebut, Lee mengaku dirinya lebih segar dan lepas dari bayang-bayang stres.
Pendapat Ahli tentang Melamun
Meski kedengarannya aneh, tetapi bukan tanpa manfaat lho melamun itu. Menurut psikiater klinis di RS Kangbuk Samsung Seoul, Shing Dong-won, melamun bisa bermanfaat untuk kesehatan mental karena memberi ruang untuk otak agar rehat dari stres.
"Tetapi apa yang dibutuhkan otak selama masa-masa yang tidak biasa ini adalah momen untuk keluar. Istirahat mental untuk membebaskan diri dari siklus kecemasan yang terus berlanjut," ucap Shing Dong-won.
Nah, buat kamu yang akhir-akhir ini selama pandemi sering stres dan bengong, tertarik untuk mengadakan lomba melamun bareng teman-teman? Siapa tahu itu adalah jalan ninjamu.
