8 Fakta Putri Mako, Keluar Kekaisaran Jepang Demi Nikahi Rakyat Biasa

Image title
26 Oktober 2021, 19:23
Putri Mako
Berbagai sumber
Putri Mako

ZIGI – Putri Mako tengah ramai diperbincangkan publik setelah resmi menikah dengan Kei Komuro pada Selasa, 26 Oktober 2021. Ia juga harus rela melepas gelar kekaisaran dan meninggalkan istana karena menikahi rakyat biasa.

Di samping itu, Putri Mako dikenal sebagai perempuan yang murah senyum. Bahkan, ia pernah membantu korban tsunami di Jepang tanpa memberi tahu identitasnya pada masyarakat. Penasaran dengan sosok Putri Mako? Yuk simak artikelnya sampai habis!

Baca Juga: 5 Fakta Pernikahan Putri Mako dan Kei Komuro, Rela Keluar Kekaisaran

1. Keluarga Putri Mako

Putri Mako
Photo : Japantimes.co.jp
Putri Mako

Putri Mako lahir pada 23 Oktober 1991. Dia merupakan anak pertama dari pasangan Fumihiro dan Kiko. Mako memiliki seorang adik perempuan bernama Putri Kako dan seorang adik laki-laki bernama Pangeran Hisahito.

Perempuan yang dikenal karena senyum manisnya ini adalah cucu perempuan pertama dari Akihito dan Michiko. Putri Mako juga keponakan Kaisar Naruhito, Kaisar Jepang yang menjabat sejak tahun 2019.

2. Pendidikan Putri Mako

Putri Mako
Photo : Independent.co.uk
Putri Mako

Putri Mako mengenyam pendidikan SD sampai SMA di Gakushuin, Tokyo, Jepang. Pada 2010, ia belajar bahasa Inggris di University College Dublin (UCD) selama beberapa bulan. Setelah itu, Putri Mako mengambil jurusan Seni dan Warisan Budaya di International Christian University, Tokyo dan lulus pada 26 Maret 2014.

Pada 17 September 2014, ia berangkat ke Inggris untuk belajar Studi Museum di Universitas Leicester selama satu tahun dan menerima gelar Master pada Januari 2016. Ia juga pernah belajar sejarah seni di Universitas Edinburgh selama sembilan bulan.

3. Putri Mako Suka Main Tenis

Putri Mako
Photo : Japantimes.co.jp
Putri Mako

Rupanya, perempuan 30 tahun ini sangat suka dengan tenis. Bahkan, Putri Mako diberi gelar kehormatan dari Asosiasi Tenis Jepang. Nobuo Kuroyanagi, yang pernah menjabat sebagai Kepala Asosiasi Tenis Jepang mengatakan bahwa Putri Mako sering menghadiri pertandingan.

“Ketika Putri Mako muncul di Ariake Coliseum (di Tokyo) di mana pertandingan tenis diadakan, saya bisa merasakan suasana hangat darinya,” kata Nobuo dikutip Zigi.id dari Reuters pada Kamis, 26 Oktober 2021.

4. Putri Mako Bisa Bahasa Isyarat Jepang

Putri Mako
Photo : Japantimes.co.jp
Putri Mako

Pada Juli 2011, ia bekerja sebagai sukarelawan di daerah yang terkena bencana gempa bumi dan tsunami Tohoku 2011. Namun, Putri Mako membantu para korban tanpa mengungkapkan identitasnya.

Tak hanya itu, Putrri Mako juga bisa berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat Jepang dan tertarik dengan komunitas Tuna Rungu seperti ibunya, Putri Akishino. Dia dan adiknya, Kako mampu menyampaikan pidato dengan bahasa isyarat.

 

5. Putri Mako Menikah dengan Kei Komuro

Putri Mako dan Kei Komuro
Photo : Nippon.com
Putri Mako dan Kei Komuro

Putri Mako bertemu dengan Kei Komuro saat kuliah di International Christian University. Menurut People Magazine, awal pertemuan ketika mereka berada di sebuah restoran yang sama. Setelah beberapa lama kenal, mereka memutuskan untuk berpacaran. Pada 2017, Putri Mako dan Kei Komuro resmi bertunangan.

Namun, dikarenakan Kei Komuro berasal dari rakyat biasa, hubungan asmara mereka kerap menimbulkan pro dan kontra. Salah satu rumor yang beredar adalah keluarga Kei Komuro memiliki utang ratusan juta rupiah. Namun, Kei telah membantah rumor tersebut.

“Bagiku, Kei adalah keberadaan yang sangat penting, sangat dibutuhkan. Hingga hari ini, hanya ada sedikit kesempatan bagiku untuk mengungkapkan perasaanku dan ada beberapa kesalahpahaman. Benar-benar ada spekulasi sepihak. Aku merasa takut dengan penyebaran seperti itu dan aku juga merasa sedih,” kata Putri Mako dikutip Zigi.id dari CNN Edition pada Selasa, 26 Oktober 2021.

6. Putri Mako Keluar dari Kekaisaran Jepang

Putri Mako
Photo : Mainichi.jp
Putri Mako

Pada tahun 2011, Putri Mako dianugerahi Grand Cordon of the Order of the Precious Crown. Sejak itu, dia beberapa kali menghadiri acara resmi sebagai anggota dewasa dari Keluarga Kekaisaran. Namun, dikarenakan ia menikah dengan rakyat biasa, Putri Mako harus rela kehilangan gelarnya.

Diketahui bahwa wanita dalam keluarga kekaisaran Jepang tidak dapat naik Takhta Krisan dan akan kehilangan gelar serta meninggalkan istana jika menikah dengan orang biasa.

Namun, Mako bukanlah wanita pertama yang meninggalkan keluarga kekaisaran Jepang. Anggota kekaisaran terakhir yang juga meninggalkan kekaisaran adalah Sayako, satu-satunya putri Kaisar Akihito dan bibi Putri Mako yang menikahi perencana kota, Yoshiki Kuroda pada tahun 2005.

7. Putri Mako Idap PTSD

Putri Mako
Photo : Japantimes.co.jp
Putri Mako

Di awal tahun 2021, Putri Mako didiagnosis mengalami gangguan stres pasca-trauma (PTSD). Hal itu lantaran pengawasan media yang ketat, banyaknya isu negatif yang beredar serta Putri Mako tidak bertemu dengan Kei Komura selama tiga tahun. Diketahui bahwa Kei Komura bekerja di sebuah firma hukum di New York.

8. Putri Mako Kini Dipanggil Mako Komuro

Putri Mako
Photo : Bbc.com
Putri Mako

Dikutip dari SCMP, Putri Mako saat ini dipanggil Mako Komuro setelah pernikahannya. Dia juga telah pindah dari rumah keluarga kekaisaran dan saat ini tinggal di sebuah kondominium di Tokyo sebelum pindah ke Amerika Serikat pada akhir tahun 2021.

Dikarenakan anggota keluarga kekaisaran Jepang tidak memiliki paspor, dia harus mengajukan permohonannya sebagai warga negara biasa. Putri Mako akan menetap di New York, Amerika Serikat mengikuti sang suami, Kei Komura.

Baca Juga: Sejarah Nama Lilibet, Panggilan Ratu Elizabeth II

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...