Profil dan Biodata Bens Leo: Agama, Karier, hingga Meninggal Dunia
ZIGI – Bens Leo meninggal dunia akibat Covid-19 pada Senin, 29 November 2021. Dikenal sebagai jurnalis dan pengamat musik yang mengawali kariernya seja tahun 1971 di Majalah Aktuil, mendiang Bens Leo mengikuti perkembangan musisi top Indonesia seperti Vina Panduwinata, Guruh Soekarno Putra, Addie MS, hingga Yuni Shara sejak awal.
Sosoknya yang kerap kali dijadikan acuan ketika membahas sejarah musik Indonesia. Sambil mengenang, yuk simak fakta, profil, dan biodata Bens Leo lewat artikel di bawah ini.
Baca Juga: Bens Leo Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Musisi Indonesia Berduka
1. Keluarga Bens Leo
Bens Leo menikah dengan dokter ahli gizi bernama Pauline Endang Praptini. Pasangan ini dikaruniai satu anak bernama Addo Gustaf.
Beberapa kali, Bens Leo membagikan momen kebersamaan ketiganya lewat Instagram pribadi @bensleo52. Bens Leo dikenal dekat dengan sang ibu yang sering ia panggil Mami Hartomo. Sang ibu saat ini tinggal di Temanggung. Akibat larangan mudik, Bens mengakui ia juga kesulitan bertemu dengan sang Ibunda tercinta.
2. Awal Karier Bens Leo Sebgai Jurnalis Musik
Awal kariernya dimulai ketika Bens Leo merasa gagal setelah tidak masuk seleksi pendidikan AKABRI. Tidak enak pada ibunya yang single parent, Bens memutuskan untuk mewawancarai Koes Plus agar bisa mendapat honor jika tulisannya dicetak. Ternyata wawancara tersebut sukses dan jadi headline di Majalah Yudha Sport & Film.
Karier Bens Leo semakin membaik usai ditunjuk meliput Festival Lagu Pop Indonesia yang populer tahun 70-an. Ia kemudian ditunjuk mendampingi Guruh Soekarno Putra, anak dari Presiden Soekarno, tampil di Popular Song Festival Tokyo, Jepang pada 1976. Bens menjadi satu-satunya wartawan musik Indonesia yang meliput.
Bens Leo bersama Maxi Gunawan sempat mendirikan majalah Newsmusik yang terbit di akhir 1990-an. Ia menjadi kepala redaksi dengan sokongan penuh dari pengusaha Maxi Gunawan. Majalah ini sempat booming di awal penerbitan dan menjadi acuan untuk mengetahui kabar musik terbaru. Akan tetapi, Newsweek mulai tergeser dengan media digital. Bens pun keluar dari redaksi pada tahun 2003.
Hingga kini, sosok Bens Leo adalah legenda bagi dunia musik Indonesia. Ia mengamati perubahan musik dari berbagai era, dan tidak sungkan untuk berdiskusi dengan para penyanyi muda. Banyak pengamat musik generasi baru menjadikan Bens Leo sebagai panutan. Termasuk sikap objektifnya dalam menilai musik.
3. Bens Leo Baru Saja Menerbitkan Buku
Buku Bens Leo dan Aktuil: Rekam Jejak Jurnalisme Musik diluncurkan pada September 2021 oleh Museum Musik Indonesia. Majalah Aktuil terbit pertama kali pada tahun 1967 di Bandung. Popularitas Aktuil semakin besar di era 70-an setelah Remy Sylado masuk dalam jajaran redaksi. Majalah ini jadi semacam buku bacaan wajib anak muda saat itu. Fokusnya tidak hanya musik, tapi juga berita pop lainnya.
Kedekatan Bens Leo dengan Aktuil dimulai ketika ia mengirimkan wawancara dengan band Panbers. Wawancara tersebut dikirim oleh Tonny Koeswoyo, personel Koes Bersaudara, ke redaksi majalah Aktuil. Ia pun direkrut menjadi bagian dari redaksi Majalah Aktuil tahun 1971 dan mendapatkan nama pena Bens Leo.
Dirinya tidak hanya menjadi wartawan tulis, tapi juga merangkap sebagai fotografer. Beberapa foto yang diambil oleh menjadi sampul majalah Aktuil. Buku tersebut berisi kumpulan tulisn Bens sejak tahun 1970-an.
4. Bens Leo Kerap Ditunjuk Sebagai Juri dan Pembicara dalam Acara Musik
Terbaru, Bens Leo begitu menjadi juri untuk Lomba Pop Keroncong yang diadakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI). Ia memang kerap kali menjadi langganan RRI sebagai juri.
Begitu pula degan Kemendikbud Ristek RI yang sempat menjadikan beliau sebagai narasumber. Jika berbicara tentang sejarah musik Indonesia misalnya, tidak mungkin untuk tidak melibatkan sosok satu ini.
5. Bens Leo Rutin Bikin Diskusi dengan Para Seniman
Bens Leo sering mengadakan diskusi dengan penyanyi muda lewat Live Instagram. Segmen tersebut dinamai Cakap-Cakap Bens Leo. Ia banyak megundang penyanyi kawakan hingga para musisi muda. Bens sempat mengundang Nola B3 beserta sang putri, Naura, Ardhito Pramono hingga Tiara Andini dan Arsy Widianto.
Tidak hanya membatasi diskusi dengan para penyanyi, Bens juga bincang-bincang dengan artis-produser-sutradara Lola Amaria. Tema yang ia bahas pun luas, mulai dari musik pop, orkestra, film, dan segala bentuk aktivitas seni lainnya.
6. Bens Leo Dekat dengan Banyak Artis
Berkarier di dunia musik lebih dari 40 tahun, membuat jejaring pertemanan Bens Leo juga luas. Addie MS pernah mengatakan bahwa sosok Bens selalu mendukung kariernya sejak awal. Begitu pula dengan Vina Panduwinata, yang ia temani ketika terbang untuk BASF Awards 1987 di Jerman Barat.
Bens dekat dengan keluarga Ahmad Dhani, dan beberapa kali mengunggah foto dan video bersama Dul, si anak bungsu. Beberapa teman akrab Bens mencakup Trie Utami, Yuni Shara, Astrid, Tantri Kotak, jurnalis musik Adib Hidayat, hingga penyanyi baru seperti Tiara Andini.
7. Bens Leo Meninggal karena Covid-19
Bens Leo meninggal pada Senin, 29 November 2021 tepat pukul 08:24 di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Saturasi oksigen sang jurnalis musik ini sempat anjlok di angka 95, membuatnya lemas hingga sesak napas. Seluruh keluarga Bens Leo dirawat karena Covid-19, tapi istrinya Pauline, tidak menunjukan gejala apa pun.
8. Biodata Bens Leo
- Nama lengkap: Benediktus Hadi Utomo
- Nama panggung: Bens Leo
- Tanggal lahir: 8 Agustus 1952
- Meninggal dunia: 29 November 2021 (69 tahun)
- Istri: Pauline Endang Praptini
- Anak: Addo Gustaf Putra
- Agama: Kristen
- Instagram: @bensleo523
- Profesi: Jurnalis dan pengamat musik
Kabar duka dari Bens Leo membuat industri musik Tanah Air berduka. Pemilik nama lengkap Benediktus Hadi Utomo ini dikenal sebagai pengamat musik yang objektif dan malang melintang di berbagai perlombaan dan festival musik. Sumbangsih Bens Leo untuk dunia musik tertuang dalam buku terbaru Bens Leo dan Aktuil menjadi peninggalan.
Baca Juga: Profil dan Biodata Denny Sakrie, Pengamat Musik Meninggal di 2015
