Klarifikasi Terpaksa Menikahi Tuan Muda Usai Syuting di Lokasi Bencana

Image title
23 Desember 2021, 09:51
Terpaksa Menikahi Tuan Muda
Instagram/@tmtm.antv1
Terpaksa Menikahi Tuan Muda

ZIGI – Sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM) belum lama ini menjadi ajang kemarahan publik. Pasalnya, sinetron yang ditayangkan di ANTV tersebut dengan tega memanfaatkan tempat pengungsian bencana erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur sebagai lokasi syuting.

Kini setelah ramai dihujat netizen, pihak sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda beserta beberapa pemainnya memberi klarifikasi. Akan tetapi, publik yang sudah terlanjur geram telah lebih dulu membuat gerakan boikot sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda. Lantas, seperti apa klarifikasi tersebut? Yuk, simak artikel berikut ini sampai habis.

Klarifikasi Sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Terpaksa Menikahi Tuan Muda
Photo : Instagram/@tmtm.antv1
Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Melalui akun Instagram mereka @tmtm.antv1, sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda menjelaskan maksud di balik pemilihan lokasi bencana erupsi Gunung Semeru sebagai lokasi syuting. Klarifikasi tersebut sebagai respon dari kegelisahan Gava Zulkarnaen dari Komunitas Tujuh Bidadari yang menilai sinetron TMTM tidak memiliki empati dengan korban bencana.

Line Producer PT. Verona Indah Pictures, Dwi Sunarso Lobo menjawab, sinetron tersebut kini tengah bercerita tentang seorang relawan kemanusiaan. Oleh karena itu, tambah Dwi Sunarso Lobo, sinetron yang digarapnya memiliki pesan kemanusiaan tentang kerja keras seorang relawan.

"Jadi cerita dari sinetron ini memang tentang relawan, dimana tokoh Amanda yang diperankan oleh Rebecca Tamara perannya sebagai pemilik yayasan kemanusiaan. Maka sangat relevan jika tokoh Amanda ini sedang melakukan tugas kemanusiaan sebagai relawan di lokasi pengungsi erupsi Semeru," kata Dwi Sunarso Lobo dikutip Zigi.id dari akun @tmtm.antv1, Kamis, 23 Desember 2021.

Dia menambahkan, pemilihan lokasi yang tidak hanya berada di sekitar lokasi terdampak bencana menjadi alasan ia tetap melakukan syuting. Lebih lanjut, terdapat tempat-tempat wisata daerah Lumajang yang menurutnya turut mendapat kesempatan untuk dipromosikan.

"Lagi pula shoting sinetron bukan hanya di lokasi pengungsian, tapi juga di tempat pariwisata di Lumajang. Salah satunya di pantai di Lumajang. Prodsernya mas Dwi Ilalang itu kan memang orang Lumajang juga," tambah Dwi Sunarso Lobo.

Di unggahan terbaru, sinetron TMTM masih kekeuh menganggap kedatangannya ke titik terdampak bencana sebagai sebuah hiburan. Bahkan menurut mereka, segenap pemain dan crew begitu bahagia bisa melihat tawa dan senyuman di wajah para pengungsi erupsi Gunung Semeru.

“Dan jika kami ada menyinggung para korban dengan kedatangan kami, kami sungguh-sungguh minta maaf dari lubuk hati kami yang terdalam, karena tidak ada sedikit pun niat kami untuk memanfaatkan situasi yang ada demi kepentingan konten,” tutup pihak sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda.

Klarifikasi Pemain Sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Terpaksa Menikahi Tuan Muda
Photo : Berbagai Sumber
Terpaksa Menikahi Tuan Muda

 

Selain pihak tim di balik layar Terpaksa Menikahi Tuan Muda, beberapa pemain sinetron tersebut juga menyampaikan klarifikasinya. Rebecca Tamara yang berperan sebagai Amanda mengaku kesalahannya karena menerima adegan tersebut sesuai arahan.

“Saya di sini tidak mau membela diri dalam hal ini. Sekali lagi saya meminta maaf telah mengecewakan beberapa pihak, tidak ada maksud ataupun tujuan. Semoga nantinya saya belajar untuk lebih memahami dan memilah kondisi dan belajar dari semua ini. Saya ucapkan terima kasih untuk telah mengigatkan saya untuk menjadi lebih baik. Sekali lagi saya minta maaf dan turut berduka dalam musibah Semeru, saya bersama korban Semeru,” tulis Rebecca.

Senada dengan Rebecca Tamara, Leo Consul yang berperan sebagai David juga meminta maaf atas kesalahannya. Dia merasa tidak mempunyai niat untuk menyakiti hati para korban Gunung Semeru sehingga ia menegaskan akan lebih teliti dalam menilai situasi.

“Saya tau permintaan maaf saya ini tidak bisa menebus kesalahan saya, tapi ini adalah kewajiban moral saya untuk bersuara atas rasa sakit yang telah saya timbulkan. Untuk itu sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya jika saya telah menyinggung para korban dalam kegiatan shooting ini. Saya mendoakan hanya yang terbaik untuk para korban, semoga diberikan kekuatan, dan ketabahan oleh Tuhan YME. Saya bersama korban gunung Semeru,” kata Leo Consul.

Boikot Sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Terpaksa Menikahi Tuan Muda
Photo : Instagram/@lumajang.ku
Terpaksa Menikahi Tuan Muda

Sebelumnya, proses syuting sinetron Terpaksa Menikahi Tuan Muda menuai hujatan publik karena mengambil gambar di tempat bencana erupsi Gunung Semeru. Mirisnya, dalam video yang beredar tampak pemain sinetron tersebut menampilkan adegan pelukan tepat di depan mata anak-anak korban bencana gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Imbasnya, akun Instagram @lumajang.ku menyampaikan keberatannya dan melakukan gerakan boikot sinotron Terpaksa Menikahi Tuan Muda (TMTM). Atas nama korban bencana, akun tersebut menyayangkan banyaknya pihak yang tega memanfaatkan bencana sebagai ajang konten, bisnis, hingga politis.

"Lumajang masih dalam suasana berkabung, mayat-mayat saudara kita yang terkubur material Semeru masih dalam harapan bisa ditemukan. Tim Anda datang ke pengungsian hanya syuting film ditambah lagi aktor dan aktrisnya beradegan pelukan di depan anak-anak. Sungguh sangat menyakiti hati kami," bunyi tulisan tersebut.

Lebih lanjut, akun tersebut turut menyindir beberapa warga yang menjadikan lokasi bencana sebagai tempat wisata. Ada pula beberapa politisi yang menyebarkan baliho berisi foto mereka untuk kepentingan kekuasaan.

Sejauh ini, pihak Terpaksa Menikahi Tuan Muda terpantau masih sibuk mempromosikan sinetron tersebut melalui media sosial mereka. Di sisi lain, korban bencana erupsi Gunung Semeru masih terpuruk dan butuh waktu yang lama untuk melakukan pemulihan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...