Britney Spears Dapat Undangan dari Kongres AS untuk Bahas Konservatori
ZIGI – Penyanyi Amerika Serikat, Britney Spears baru-baru ini membagikan sebuah undangan dari pihak kongres Amerika Serikat. Pelantun One More Time tersebut diminta hadir untuk membagikan kisahnya mengenai konservatori yang telah dialaminya selama 13 tahun.
Konservatori yang dialami Britney dilakukan oleh ayahnya dan mengaku dipaksa untuk bernyanyi meskipun dirinya tidak menginginkannya. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak artikelnya di bawah ini!
Baca Juga: Britney Spears Foto Telanjang Usai Bebas dari Konservatori Ayah
Britney Spears Diundang Kongres AS Untuk Bahas Konservatori
Pada Rabu, 16 Februari 2022 waktu setempat, Britney Spears membagikan sebuah surat undangan dari Kongres Amerika Serikat di Instagramnya.
Britney menuliskan jika dirinya menerima surat tersebut sejak sebulan yang lalu, tepatnya 1 Desember 2021. Namun, dirinya mengaku bahwa kondisi mentalnya belum sesiap sekarang untuk bisa menerima surat tersebut.
“Saya bersyukur bahwa kisah ku DIAKUI. Karena surat ini, saya merasa didengar dan Aku merasa berarti untuk pertama kalinya di hidupku. Di sebuah dunia,” tulis Britney Spears dalam unggahan Instagramnya.
Sementara itu, Britney juga menuliskan bahwa cukup sulit mendapatkan pengakuan sementara keluarga sendiri melawan dan tidak mendukungnya. Penyanyi kelahiran 1981 ini juga menjelaskan bahwa kehadirannya ke Kongres AS bukan lah sebagai korban melainkan hanya membagikan kisahnya.
“Sekali lagi, aku kesini bukan menjadi korban meskipun pertama aku akui, aku masih cukup kacau dengan semua ini,” tulisnya.
Sementara itu, Britney mengucapkan kepada pihak kongres Amerika Serikat yang telah mengundangnya ke Gedung Putih untuk membagikan kisah konservatori yang dialaminya.
Chalie Crist daN Eric Swalwell selaku perwakilan dari Kongress AS meminta Britney Spears untuk membagikan kisahnya tersebut karena dapat menginspirasi banyak orang.
“Tidak ada keraguan bahwa cerita Anda akan memberdayakan banyak orang lain di luar, jutaan orang yang sudah terinspirasi oleh Anda dan seni dalam diri Anda,” tulis pihak Kongres AS dalam undangan tersebut.
Kisah Konservartori Yang Dialami Britney Spears Selama 13 Tahun
Pada 2008, Britney Spears dianggap tidak dapat mengambil keputusan soal kehidupannya sehingga diputuskan pengadilan mengenai hak perwalian atau dikenal dengan hak konservatori yang diberikan kepada ayahnya, Jamie Spears.
Sebagai pengetahuan, hak konservatori di Amerika Serikat diberikan oleh pengadilan kepada orang yang dianggap tidak dapat mengambil keputusan sendiri mengenai hidupnya. Umumnya, orang yang mendapatkan hak tersebut diberikan kepada mereka yang mengalami gangguan mental seperti demensia, skizofrenia dan sebagainya.
Pada 2016, Britney Spears sempat menyatakan keberatan mengenai hak konservatori yang diberikan kepadanya. Pasalnya, Britney merasa hidupnya terlalu diatur mulai dari pacar, warna dapur hingga dalam hal berkarya.
“Dia merasa konservatori menjadi alat yang menindas dan mengendalikan dirinya,” ujar seorang penyelidik seperti dikutip dari New York Times pada Kamis, 17 Februari 2022.
Gugatan tersebut sempat mendapatkan penolakan dari pengacara Jamie Spears, Vivian Lee Thoreen. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Jamie Spears merupakan cara seorang ayah untuk melindungi anak perempuannya.
“Ini adalah kisah ayah yang setia, penuh kasih sayang dan mendedikasikan dirinya untuk menyelamatkan putrinya dari situasi yang mengancam jiwa, orang-orang yang menyakitinya dan mereka yang mengeksploitasinya,” ujar Vivian ketika berbicara dengan Good Morning Amerika seperti dilansir dari Rolling Stone.
Aksi Britney Spears yang mencoba bebas dari hak konservatori yang telah mengurungnya sejak 13 tahun lalu itu pun mendapatkan dukungan dari penggemar. Bahkan para penggemarnya pun mengadakan sebuah kampanye dengan semboyan #FreeBritney.
Pada 2019, Jamie Spears sempat mengundurkan diri sebagi wali dari anak putrinya tersebut dan digantikan oleh seorang caretaker bernama Jodi Montgomery. Namun, Jamie kembali kuasa penuh hak perwalian tersebut.
Pada akhirnya, Hakim Pengadilan Tinggi Los Angeles County, Brenda Penny secara resmi membebaskan penyanyi Britney Spears dari hak konservatori pada 12 November 2021.
Baca Juga: Britney Spears Hidup Menderita, Adik dan Ayahnya Mengaku Menyesal
