Cerita Ditto Percussion dan Ayudia Buka Bisnis Warkop di New York
ZIGI – Ditto Percussion atau bernama asli Muhammad Pradana Budiarto membuka bisnis warkop (warung kopi) di New York, Amerika Serikat. Suami Ayudia Bing Slamet ini berharap agar brand-brand Indonesia bisa terkenal di seluruh dunia.
Menu-menu yang dijual pun sama seperti di Indonesia termasuk mie instan hingga gorengan. Tak cuma kedatangan pembeli asal Indonesia saja, Warkop NYC ini juga terlihat dikunjungi oleh orang asing. Penasaran dengan bisnis Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion? Simak artikelnya di bawah ini!
Baca Juga: Kisah Pixie Curtis, Miliarder Aksesori Pita Pensiun di Umur 15 Tahun
Ditto Percussion dan Ayudia Bing Slamet Bisnis Warkop di New York
Ditto Percussion mengumumkan di Instagram bahwa Warkop NYC sudah mulai beroperasional sejak Kamis, 3 Maret 2022. Bisnis tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Ayudia Bing Slamet serta tiga orang rekannya yang lain yakni Omar Karim Prawiranegara, Teguh Chandra dan Cut Lakeisha.
Ditto menuliskan bahwa buka bisnis kuliner di Amerika Serikat hanya berbekal keyakinan terlebih dulu. Soal keuntungan, dia serahkan pada Tuhan. Menurut Ditto, awal mula bisnis Warkop NYC karena ia terlalu lama liburan di negara tersebut.
“Ternyata ada manfaat liburan kelamaan jadi ikutan buat beginian. Awalnya mikir juga kenapa kota dengan keragaman luar biasa tapi kok gak ada warkop di sela-sela bangunan indah itu. Kalau McD aja bisa sampai Indonesia, kenapa warkop gak bisa sampai Amerika coba,” tulis Ditto di Instagram @dittopercussion pada Minggu, 6 Maret 2022.
Dilihat ke laman resmi bisnis tersebut, Warkop NYC berada di 366 West 52nd Street. Musisi 31 tahun ini juga mengatakan bahwa berinvestasi pada apa yang disuka adalah kebahagiaan tersendiri. Hal itu mengacu pada kecintaan Ditto pada mie instan.
“Menginvest yang disuka adalah keseruan tersendiri. Indomie seleraku,” ujarnya.
Penampakan Warkop NYC
Ditto terus membagikan potret Warkop NYC yang saat ini banyak diperbincangkan publik. Sama seperti di Indonesia, warung kopi yang digagas oleh Ditto dan teman-temannya itu menggunakan kursi tanpa senderan hingga jarak meja saling berdekatan.
Menariknya lagi, ada kaleng kerupuk hingga kulkas yang berisi minuman-minuman dari Indonesia. Di atas kulkas terdapat televisi yang terlihat menayangkan sinetron Tanah Air. Ditto juga menjelaskan bahwa mereka mencari ruko yang sudah lengkap dengan peralatan dapur.
“Nyari yang udah full kitchen plus harus di tengah-tengah NY biar langsung sampai pesan dari warkopnya. Gak banyak dekor yang diubah karena masih layak dan biar modal gak terlalu gede. Sempat syok liat harga sewa per bulan jauh kayak setahun di Indonesia,” tutur Ditto.
Menu-menu yang dijual pun sama seperti di Indonesia mulai dari mie instan berbagai rasa dan topping, gorengan hingga minuman dingin. Untuk Indomie polos dibanderol dengan harga US$ 3 atau sekitar Rp43 ribu.
Untuk harga gorengan tempe sebesar US$ 6 atau sekitar Rp86 ribu. Ada pula roti bakar hingga pisang goreng. Untuk minuman pun harganya bervariasi mulai dari US$ 2,50 atau sekitar Rp35 ribu hingga US$ 4,50 atau sekitar Rp64 ribu. Warkop NYC juga menjual Ice Soda Gembira dengan harga Rp57 ribu.
Ditto dan Ayudia Bing Slamet ingin mengenalkan budaya ngewarkop untuk penduduk New York. Ditto Percussion juga berharap bahwa bisnis Warkop ini akan terus memiliki cabang di berbagai negara lainnya.
Baca Juga: Kisah Sukses Rizky Arief Membangun Bisnis Parfum HMNS
