Alshad Ahmad Tuai Pro Kontra Usai Komentari Kematian 3 Harimau
ZIGI – YouTuber sekaligus sepupu Raffi Ahmad, Alshad Ahmad baru-baru ini menjadi sorotan usai mengomentari kematian tiga harimau Sumatera.
Seperti yang diketahui, pacar Tiara Andini ini merupakan orang yang giat mengedukasi mengenai hewan-hewan yang perlu di-rescue dan sejenisnya. Ia juga memiliki tiga harimau diantaranya ada dua harimau Bengala dan harimau Putih. Simak yuk ulasannya di bawah ini!
Baca Juga: Pro-Kontra Arnold Putra Pakai Baju Pemuda Pancasila di PFW 2022
Komentar Alshad Ahmad Terhadap Kematian Tiga Harimau Sumatera
Baru-baru ini tersiar kabar bahwa tiga harimau Sumatera tewas karena terjerat tali baja di sekitar Desa Sri Mulya, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur. Atas kabar tersebut, Alshad Ahmad turut menanggapi lewat unggahan di Instagram Story milknya.
Dalam unggahan tersebut, adik ipar Tarra Budiman ini mengajak netizen untuk menjaga alam agar kehidupan hewan seperti harimau semakin terlindungi.
“Alam memang tempat terbaik untuk rumah satwa-satwa seperti ini. Tapi sekarang, hutan kita lagi nggak baik-baik aja guys,” tulis Alshad Ahmad.
Di bagian bawah unggahan Instagram Story-nya, Alshad seolah-olah menyindir bagi orang yang sering menyarankan harimau miliknya untuk dilepas ke alam.
“Masih mau Eshan, Jinora, Selen dilepasin ke alamnya?” imbuhnya.
Sebab pertanyaan tersebut, nama Alshad langsung trending di Twitter sejak Selasa malam, 26 April 2022 dan menuai banyak pro dan kontra dari netizen.
Pro Kontra Komentar Alshad Ahmad Terkait Kematian Tiga Harimau Sumatera
Setelah unggahannya tersebut, Alshad langsung mendapatkan berbagai respon dari netizen di Twitter. Tidak sedikit orang menyalahkan Alshad karena dianggap egois terhadap kebebasan Harimau.
“Hm sebenarnya panjang banget, tapi intinya kan konsekuensi itu tujuannya untuk memperbanyak spesies yang terancam punah agar nantinya bisa dikembalikan ke alam. Dan untuk dikembalikan ke alam, behavior-nya perlu diperhatikan. Nah, konten Alshad ini salah besar, karena apa?” komentar netizen.
Netizen tersebut menambahkan bahwa konten YouTube Alshad tersebut dinilai salah karena memasukkan berbagai unsur seperti diajak ke mall, selfie dan lain sebagainya.
“Dikonservasi manapun, kontak dengan hewan harus diminimalisir karena nanti berpengaruh ke perilakunya. Perilaku hewan itu kan dipengaruhi oleh gen dan lingkungan. Nah selain gen yang merupakan unsur bawaan, lingkungan juga harus diperhatiin biar jadi ‘hewan liar’,”imbuhnya.
Di sisi lain, tidak sedikit netizen yang mendukung konten-konten YouTube yang sudah dibagikan di channel-nya untuk mengedukasi orang lain.
“Padahal yang punya harimau (Alshad) udah berkali-kali bilang di YouTube kalau dia itu udah punya izin, yang ngurusnya susah. Dan harimau yang dipelihara juga bukan hasil nangkap di alam tapi hasil anakan penangkaran yang cacat gak bisa survive di alam, contoh Eshan itu pincang,” timpal komentar netizen yang lain.
Alshad Ahmad Pelihara Tiga Harimau di Rumahnya
Alshad Ahmad diketahui tinggal di sebuah kawasan elit di Bandung, Jawa Barat dengan luas rumahnya 3.500 meter persegi. Pada bagian depan rumah, pengunjung akan disuguhkan berbagai hewan ekstrem seperti burung merak, binturong, rusa dan masih banyak lagi.
Untuk masuk ke kawasan harimau dipisahkan dengan pintu gerbang yang besar. Di balik pintu tersebut terdapat tiga Harimau diantaranya dua harimau Benggala dan satu harimau putih. Alshad menamakan kedua harimau Benggala nya yakni Eshan dan Jinora.
Keduanya dipelihara oleh Alshad sejak masih anak-anak. Seperti Eshan yang datang ke rumahnya pada tahun 2017 silam. Sedangkan Jinora diadopsi oleh Alshad dari Kebun Binatang Bandung sejak 2019 namun baru mendapatkan izin pada 2020 lalu.
Alshad mengaku untuk mendapatkan izin dari orang tuanya cukup lama dilakukan. Bahkan saat berbincang dengan kedua orang tuanya, Alshad sempat merengek minta izin kurang lebih selama delapan tahun.
“Saat itu tuh ibu tegas, nggak pokoknya. Gimana ada harimau di rumah gitu kan takut juga soalnya waktu itu, sehari bisa tiga kali mintanya, sejak 2012, delapan tahun berarti,” ujar ibu Alshad, Yanti Dwiarti dikutip dari YouTube Alshad Ahmad.
Sedangkan untuk harimau putih dinamakan Selen dan usianya belum sampai satu tahun. Alshad memelihat semua harimau nya dikarenakan tidak dapat dilepaskan di hutan karena besar di penangkaran.
Alshad tidak henti-hentinya mengedukasi satwa liar yang di-rescue baik di kebun binatang atau tempat penangkaran melalui akun YouTube-nya.
Baru-baru ini Alshad Ahmad kembali menuai pro kontra setelah komentarnya terhadap kematian tiga harimau Sumatera yang berada di Aceh Timur.
Baca Juga: 5 Kontroversi Desainer Arnold Putra, Diduga Pesan Organ Manusia
