Viral, Leo Edwin Sebut Borobudur Tak Pernah Jadi 7 Keajaiban Dunia

Image title
14 Juli 2022, 11:39
Leo Edwin
Instagram/@leo_edw
Leo Edwin

ZIGI – YouTuber Leonardo Edwin atau yang akrab disapa dengan sebutan Lele tengah menuai atensi netizen. Pasalnya pria kelahiran Batam, Kepulauan Riau tersebut menegaskan jika Candi Borobudur tak pernah masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia.

Bagaimana pendapat Leo Edwin tentang Borobudur sampai tempat wisata tersebut menjadi trending di Twitter? Simak sampai habis artikel ini.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Candi di Jawa Tengah Selain Borobudur

Sebut Borobudur Tak Masuk 7 Keajaiban Dunia

Leo Edwin
Photo : Instagram/@leo_edw
Leo Edwin

Melalui Instagram Story, Leo Edwin yang pernah menjadi anggota dari PERMIAS (Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat) mengungkapkan pengetahuannya tentang Candi Borobudur. Dia menilai pihak yang menganggap Borobudur masuk 7 keajaiban dunia salah kaprah.

"Sebelumnya aku juga percaya Borobudur tuh salah satu dari 7 keajaiban dunia. Tapi ternyata ini salah kaprah gais. FYI aja, Borobudur gak pernah masuk keajaiban dunia. Pernah masuk nominasi iya, tapi jadi salah satunya, gak pernah," tulis Leo Edwin dikutip dari Instagram @leo_edw pada Kamis, 14 Juli 2022.

Leo mengaku cukup terkejut mengetahui sisi lain Borobudur tersebut hingga merasa dibohongi dengan pelajaran sekolah. Oleh sebab itu, Leo yang kini tinggal di Amerika Serikat tak pernah lagi menceritakan Borobudur pernah masuk 7 keajaiban dunia kepada teman-temannya.

"Makanya tiap kali cari info tentang itu, atau ngobrol bareng temen-temen luar negeri, gak pernah dapat informasinya dan ga pernah ada yang tahu. Ini serius btw, aku yakin banyak dari kalian yang bakal kaget juga, apalagi aku, selalu bawa nama Indonesia ke mana-mana," tambahnya.

Pernyataan Leo itu pun semakin memantik diskusi netizen terutama di media sosial Twitter. Sebagian besar setuju dengan Leo karena proses pemilihan 7 keajaiban dunia tidak dilakukan oleh lembaga resmi.

 

"Udah dari lama, seven wonders inikan dikelola yayasan non pemerintah dan listnya sewaktu-waktu berubah berkala karena berdasarkan vote dari masyarakat. Gak perlu validasi dari mereka yang penting sudah terdaftar di UNESCO sebagai World Heritage yang mana ini badan resmi dari PBB," kata netizen pengguna akun @TorroJKT559.

"Sebenarnya sender gak bodoh atau dibodohi. Tapi namanya NOWC selalu akan mengalami perubahan. Hal itu karena apa? Karena akan ada data baru, mengenai tempat bersejarah dan sebagainya yang akan fi poling lebih dari 100juta orang. Soo kita hanya kurang membaca saja," tambah netizen lain.

Candi Borobudur World Heritage UNESCO

Candi Borobudur
Photo : Instagram @borobudurpark
Candi Borobudur

NOWC atau New Open World Corporation adalah yayasan asal Swiss yang melakukan survei terhadap 100 juta orang dari seluruh dunia untuk menentukan 7 Keajaiban Dunia berdasarkan hasil voting terbanyak. Kampanye survei dimulai dari tahun 2000 dan berakhir di 2007 secara online.

Survei NOWC dinilai subjektif karena hanya memuat tempat-tempat populer. Di sisi lain, UNESCO menegaskan mereka tidak ada kaitannya dengan survei yang bersifat pribadi tersebut.

Saat ini, tujuh keajaiban dunia versi NOWC adalah Tembok Besar Cina di Tiongkok, Petra di Jordan, Patung Yesus Kristus di Brazil, Machu Picchu di Peru, Chichen Itza di Meksiko, Koloseum di Italia, Taj Mahal di India.

Sementara itu, Candi Borobudur secara resmi terdaftar sebagai warisan dunia UNESCO sejak tahun 1991. Sebagai World Heritage, Candi Borobudur perlu dilindungi dan dilestarikan.

Baca Juga: Tarif Candi Borobudur Batal Naik, Tapi Ada Syarat dan Aturan Baru

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...