Didepak dari IFDC, Andibachtiar Yusuf Buka Suara Soal Isu Kekerasan
ZIGI – Indonesian Film Direstors Club (IFDC) alias Asosiasi Sutradara Film Indonesia secara resmi mengeluarkan Andibachtiar Yusuf. Sebab sutradara Baby Blues ini dituding telah melakukan kekerasan kepada kru wanitanya.
Sebelumnya Paragon Pictures juga telah memutuskan hubungan dengan sutradara yang diduga melakukan kekerasan itu. Untuk lebih lengkapnya, simak yuk ulasannya di bawah ini!
Baca Juga: Ernest Prakasa Ancam Ungkap Identitas Sutradara yang Diduga Aniaya Kru
Andibachtiar Yusuf Dikeluarkan IFDC
Melalui media sosial Instagram, IFDC alias Asosiasi Sutradara Film Indonesia telah resmi mengeluarkan Andibachtiar Yusuf dari jajaran sutradara Indonesia.
“IFDC menolak segala bentuk kekerasan kerja dalam proses berkarya dan dalam peran sutradara di ekosistem perfilman Indonesia. Kami bersumpah dan berpihak pada korban serta mendukung proses yang dipilihnya,” tulis pihak IFDC dikutip dari Instagram resmi, @ifdclub pada Jumat, 2 September 2022.
Sebab insiden kekerasan yang menimpa salah seorang kru film, IFDC dengan tegas telah mengeluarkan Andibachtiar Yusuf.
“Setelah melakukan penilaian menyeluruh atas kasus kekerasan yang beredar melalui akun Instagram @juandini, kami menyatakan telah mengeluarkan saudara Andibachtiar Yusuf dari keanggotaan IFDC,” imbuh IFDC.
Bukan hanya sekadar mengeluarkan Andibachtiar, pihak IFDC juga menyarankan untuk sutradara berusia 48 tahun ini untuk konsultasi mengenai kesehatan mentalnya.
“Serta memberikan saran agar yang bersangkurtan melakukan asesmen psikologi diri dan konseling di lembaga seperti Yayasan Pulih,” lanjutnya.
IFDC juga menyarankan kepada pihak-pihak yang ada dilokasi maupun rekan-rekan kru perfilman berada di pihak korban serta memberikan pendampingan.
“Kami juga menyarankan agar setiap pihak yang terkait teguh berpihak pada korban, mendampingi keputusan korban dan memenuhi tanggung jawab atas profesinya dalam proses kerjanya,” ujar pihak IFDC.
IFDC menegaskan kembali bahwa seluruh anggota asosiasi sutradara menolak dengan tegas adanya kekerasan dalam kerja khususnya perfilman.
Klarifikasi Andibachtiar Yusuf Terkait Kasus Kekerasaan
Setelah ramai diperbincangkan, Andibachtiar Yusuf akhirnya mengirimkan surat terbuka melalui Instagramnya. Sutradara Garuda 19 ini awalnya mengisahkan masa lalunya ketika menjadi seorang sutradara begitu pula ketika CEO Paragon Pictures, Robert Ronny memintanya untuk menyutradarai series Catatan Akhir Sekolah.
Hingga akhirnya Andibachtiar mengisahkan kejadian di lokasi yang dituding dirinya telah melakukan kekerasan terhadap salah satu krunya.
“Suatu hari kami merasa kekurangan figuran dan saya merasa permintaan akan jumlah serta seperti apa pakaian mereka sudah terdata setidaknya H-2 sebelum produksi,” tulis Andibachtiar dalam sebuah pernyataan yang diunggahnya di Instagram.
Sebeb kekuarangan talent, Andibachtiar tidak dapat melanjutkan produksi sebab hasilnya akan menjadi buruk. Oleh karenanya, ia meminta untuk menggenapi jumlah talent sesuai dengan kesepakatan.
“Saya kesal dan memaksa talent coordinator (sebut saja ‘kru’) untuk melengkapi jumlah, saya dorong agar menjauh karena saya sangat kesal. Sebagai orang yang percaya bahwa kekerasan sebaiknya hanya terjadi di film aksi, saya yakin betul bahwa DORONGAN yang saya lakukan bukan TAMPARAN,” imbuhnya.
Sempat terjadi kegaduhan, Andibachtiar tetap melanjutkan proses produksi hingga akhirnya ada orang yang complain terhadapnya karena salah satu anak di timnya mengalami kekerasan.
“Selepas beberapa scene (adegan) itu saya sempat menerima complain dari seseorang yang merasa tidak terima karena beranggapan saya telah melakukan kekerasan pada anaknya,” lanjutnya.
Kendati demikian, Andibachtiar telah meminta maaf kepada pihak terkait atas dorongan yang sudah dilakukannya sehingga dituding telah melakukan kekerasan.
“Saya ingat betul saat itu selain tentu menyampaikan maaf, saya juga bilsang bahwa ‘Mungkin dorongan saya terlalu keras, saya minta maaf’. Si bapak tampaknya tidak terima,” ujar Andibachtiiar.
Di akhir pernyataannya, pria yang disapa Ucup ini menyerahkan segala masalahnya kepada Tuhan untuk memberikan jalan keluar terbaik. Imbas dari kekerasan yang dilakukan ke salah satu kru, Andibachtiar Yusuf secara resmi dikeluarkan dari Asosiasi Sutradara Film Indonesia (IFDC).
Baca Juga: Profil dan Biodata Andibachtiar Yusuf: Agama, Istri, Karier, Film, IG
