3 Fakta Seniman Ludruk Cak Sapari Meninggal Dunia, Sempat Sakit
ZIGI – Seniman Cak Sapari meninggal dunia pada hari ini Kamis, 15 September 2022. Kabar duka itu juga dibagikan oleh Bayu Skak lewat unggahan Instagram pribadinya. Diketahui bahwa Cak Sapari dikenal sebagai seniman Ludruk Surabaya dan ia pernah main di film Yowis Ben.
Kepergian Cak Sapari membuat namanya jadi trending topic Twitter pada hari ini. Ia dikabarkan sempat sakit sebelum meninggal dunia. Simak artikelnya di bawah ini!
Baca Juga: Profil dan Biodata Gleycy Correia: Agama, Karier, Kronologi Meninggal
Cak Sapari Meninggal Dunia
Cak Sapari meninggal dunia seperti yang dikabarkan akun Twitter @ceritasby. Akun tersebut membagikan potret Cak Sapari dan mengungkapkan bahwa ia adalah seniman ludruk legendaris di Surabaya.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke haribaan Illahi, seniman ludruk legendaris Surabaya, Cak Sapari di hari ini jam 04.30 WIB. Semoga husnul khotimah. Aamiin (1948 - 2022),” tulis akun @ceritasby dikutip Zigi.id pada Kamis, 15 September 2022.
Bayu Skak Kenang Cak Sapari
Di sisi lain, Bayu Skak juga membagikan foto kenangan bersama Cak Sapari. Dia mengenang sosok Cak Sapari yang dinilai kalem dan memiliki gaya melawak yang khas. Diketahui bahwa Cak Sapari pernah bekerja sama dengan Bayu Skak di film Yowis Ben (2018) dengan peran sebagai pelanggan warung pecel.
“Innalillahiwainnailaihirojiun. Cak Sapari sosok yang saya banggakan sebagai seniman ludruk Jawa Timur. Pembawaan beliau yang selalu kalem tapi ceplas-ceplos saat melawak sangat khas dan tiada duanya. Pagi ini jam 6 saya dikabari oleh Ning Tini bahwa beliau telah berpulang ke rahmatullah. Semoga Beliau diberi tempat yang terbaik di sisi Nya,” tulis Bayu Skak.
Cak Sapari Sempat Sakit
Cak Sapari dikabarkan sempat sakit sebelum meninggal dunia. Dalam video YouTube Berita Islam Popular pada 11 Mei 2022, dia terlihat terbaring di ranjang namun masih bisa berbicara. Di akhir, perempuan di samping Cak Sapari meminta doa agar sang seniman panjang umur.
“Ayo lur mohon didoakan supaya pak Sapari panjang umur,” katanya.
Dikabarkan pula bahwa Cak Sapari sempat dirawat karena menderita diabetes. Untuk meringankan biaya pengobatan, rekan-rekannya sempat menggelar acara Ludrukan Charity untuk Cak Sapari. Sebagai informasi, ludruk adalah kesenian drama tradisional dari Jawa Timur.
Hingga saat ini, ucapan doa dari warganet masih terus mengalir termasuk dari Bayu Skak. Selamat jalan Cak Sapari!
Baca Juga: Biodata Henny Manopo Lugue: Agama dan Pekerjaan Sebelum Meninggal
