MUI Angkat Bicara Soal Widy Vierratale Lepas Baju Saat Konser
ZIGI – Widy Vierratale menuai pro-kontra di kalangan netizen usai melakukan aksi lepas baju saat ngonser di Palu. Forum Pemuda Sulewesi pun melaporkan kasus ini ke polisi. Terbaru, MUI alias Majelis Ulama Indonesia ikutan angkat bicara.
MUI ikut mengomentari tindakan Widi yang akhirnya membuat gaduh warga Sulawesi hingga berikan saran untuk minta maaf. Simak pernyataan lengkap MUI di bawah ini.
Baca juga: Imbas Lepas Baju Saat Konser, Widy Vierratale Dilaporkan ke Polisi
Tanggapan MUI Soal Aksi Widy Vierra di Atas Panggung
Arif Fahrudin selaku Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia memberikan pernyataan mengenai Widy Vierratale kepada media. Ia menyarankan sang vokalis untuk berkonsultasi kepada MUI agar masalah ini bisa diselesaikan secara damai.
“Nanti kita bisa lihat, salah satu aspek dari hukum kan aspirasi publik. Kalau itu sudah membuat gaduh, hukum tidak bisa menutup mata walaupun alasannya seperti kostum (yang dikenakan Widy ada dua lapis),” tutur Arif dilansir Zigi.id dari YouTube Warta Seleb Jakarta pada Selasa, 22 November 2022.
Ia juga melihat bahwa tindakan Widy sudah membuat gelisah masyarakat, “Yang perlu kita ketahui bersama adalah, bagaimana agar ketika berada di forum luar, outdoor, harus lebih bijak. Kita lihat situasinyalah, di sini (Palu) baru saja terkena bencana.”
“Walaupun bencana itu datangnya dari Allah, tapi ada aspek-aspek sensitif dari masyarakat yang harus kita perhatikan,” tutur Arifin merujuk pada peristiwa gempa Palu yang terjadi pada 28 September 2018.
Dalam kelanjutannya, MUI masih akan mengedepankan penyelesaian lewat pembimbingan. Jika memungkinkan kedua belah pihak yang bermasalah bisa dipertemukan untuk duduk bersama. Perdamaian akan diusahakan untuk ditempuh.
“Kalau dia akhirnya bisa menghargai local wisdom, memahami psikologi traumatik (usai dibimbing dan dinasehati), pasti akan diterima lebih baik oleh publik,” Arif pun menambahkan.
MUI Sarankan Widy Vierratale Minta Maaf
Arif berharap sabahat Cinta Laura ini bisa meminta maaf secara terbuka kepada publik. Langkah ini dinilai bisa meredakan tensi masyarakat atas aksi tersebut.
“Lebih baik meminta maaf secara terbuka. Secara khusus mungkin kepada warga Palu, secara umum kepada Bangsa. Karena sekarang apa yang sudah dilakukan di lokasi tertentu, semua mata bisa melihat lewat media,” saran Arifin untuk Widy Vierratale.
MUI akan segera melakukan tindakan usai pengkajian mengenai aksi tersebut selesai. Pihak Majelis Ulama Indonesia juga tidak ingin membiarkan masyarakat dalam situasi terombang-ambing soal aksi Widy.
Aksi Widy Vierratale bakalan dikaji menggunakan fatwa terkait pornografi dan pornoaksi. Dari pantauan Zigi.id, Widy belum memberikan pernyataan apa pun mengenai tindakannya. Beberapa netizen juga tidak setuju jika tindakan pelantun Seandainya ini sampai dibawa sampai ke ranah hukum.
Baca juga: Viral Video Widy Vierratale Buka Baju di Panggung, Penonton Histeris
