Kronologi Band Radja Dapat Ancaman Pembunuhan Usai Konser di Malaysia

Image title
13 Maret 2023, 11:21
Personel band Radja
Instagram @radjabandofficial
Personel band Radja

ZIGI – Band Radja melangsungkan konser di Johor, Malaysia pada Sabtu, 11 Maret 2023. Dalam penuturan Ian Kasela, konser tersebut sukses dan lancar. Namun terdapat insiden tidak menyenangkan setelah konser berakhir. Ian, Moldy dan Seno Aji mengaku disekap dan diancam akan dibunuh oleh penyelenggara. 

Para personel Radja pun sudah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian Johor setelah mendapat arahan dari salah satu teman di Malaysia. Simak kronologi lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: 8 Fakta Axel Farden Anak Moldy Gitaris Radja, Ganteng dan Berbakat

1. Awal Mula Radja Diancam Dibunuh dan Disekap

Band Radja dapat ancaman pembunuhan usai konser di Malaysia
Photo : YouTube/ HITZ INFOTAINMENT
Band Radja dapat ancaman pembunuhan usai konser di Malaysia

Konser Radja di Malaysia merupakan salah satu acara yang diadakan oleh pihak Tourism Johor. Menurut pengakuan Ian Kasela, antusiasme penggemar negeri Jiran sangat besar bahkan banyak yang meminta foto sehabis konser. Namun hal tidak menyenangkan justru terjadi setelah acara selesai. 

“Kami sangat kecewa kepada Tourism Johor. Bukan terima kasih yang kami dapatkan setelah acara sukses, setelah mereka terhibur, setelah kami berikan penampilan yang terbaik. Tapi malah cacian makian bahkan sampai ancaman mau membunuh terhadap kami. Saya denger ‘Jika Radja ada di Kuala Lumpur, ada di Malaysia mati’,” Ian Kasela bercerita saat ditemui di bandara, melansir dari Hitz Infotainment. 

Moldy pun menambahkan intimidasi oleh beberapa pihak kepada Radja, “Kami disekap di suatu ruangan, seperti berencana, terkunci dengan beberapa bodyguards.

2. Radja Bikin Laporan ke Polisi

Band Radja dapat ancaman pembunuhan usai konser di Malaysia
Photo : YouTube/ HITZ INFOTAINMENT
Band Radja dapat ancaman pembunuhan usai konser di Malaysia

Menurut Ian, ada dua orang yang memperlakukan Radja dengan biadap dan tidak hormat. Belum lagi pihak Tourism Johor tidak mengambil tindakan dan seakan-akan ingin lepas tangan begitu saja. 

“Akhirnya dengan rasa ketakutan yang sangat luar biasa, kami buat laporan. Berdasarkan arahan teman yang ada di Kuala Lumpur, kami buat laporan polisi di Johor, di tempat lokasi acara. Alhamdulillah laporan kami diterima, terus kami lanjut ke Kuala Lumpur untuk ngejar flight jam 13.00 waktu Malaysia,” tambah Ian. 

 

Laporan dibuat sehari setelah kejadian, yaitu sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Sehabis manggung mereka bertiga memang memilih untuk segera berberes dan pergi dari hotel tempat menginap karena masih terbayang rasa takut. Bahkan beberapa jam sebelum pulang ke Indonesia, Ian, Moldy dan Seno sama sekali tidak bisa tidur. 

“Saya sebut orang Johor karena kejadian di Johor, dan ini acara pemerintah Johor. Jadi saya berani bilang ini acara Tourism Johor,” Ian Kasela menunjukan kekesalan. 

3. Ian Kasela Sebut Anak-anak Jadi Saksi Mata

Personel band Radja
Photo : Instagram @radjabandofficial
Personel band Radja

Ketiga anggota grup membawa anak masing-masing untuk ikut konser di Johor. Dalam penuturan Ian, keempat anak mereka menjadi saksi mata peristiwa mengerikan tersebut. 

“Yang lebih menyakitkan lagi perlakuan ini dilakukan di hadapan anak-anak kami, yang kami ajak untuk melihat orang tuanya bekerja, menghibur orang, bagaimana memperlakukan manusia, bagaimana membuat orang senang. Malah kami yang tidak senang,” tutur Ian dengan kesal. 

4. Harapan Radja Agar Pihak Berwenang Bertindak

Ian Kasela dari Radja
Photo : Instagram @iankaselaradja
Ian Kasela dari Radja

Moldy, Ian dan Seno Aji berharap kejadian yang sama tidak akan menimpa para artis Indonesia yang manggung di Malaysia. Namun untuk mencegah hal tersebut berulang, perlu tindakan tegas dari pihak yang berwenang.

“Saya percaya ini tidak akan terjadi lagi kalau jadi pembelajaran serius. Kalau tidak dilakukan tindakan apa-apa, saya jamin pasti terjadi lagi. Kami tidak ingin memicu pertengkaran Malaysia-Indonesia, tapi alangkah baiknya pemerintah Indonesia harus ambil sikap,” begitu permintaan Ian Kasela. 

Salah satu pihak penyelenggara konser Radja di Malaysia mengirim pesan untuk menyelesaikan masalah secara damai. Namun Ian Kasela tidak menerima permintaan tersebut karena trauma dengan perlakuan tidak menyenangkan kepada personel Radja.

Baca juga: 10 Fakta dan Bisnis Tyler Kwon, Pacar Jessica Jung Seorang CEO

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...