Kisah Fatimah Zahratunnisa, Ditagih Pajak Usai Bawa Piala dari Jepang

Image title
21 Maret 2023, 10:32
Pemenang I Can Sing Jepamg 2015, Fatimah Zahratunnisa
Berbagai Sumber
Pemenang I Can Sing Jepamg 2015, Fatimah Zahratunnisa

ZIGI – Pemenang I Can Sing Jepang 2015, Fatimah Zahratunnisa bagikan pengalaman pahitnya terkait bea cukai. Pasalnya, ia mendapatkan piala yang harus dikirim ke Indonesia karena ukurannya yang besar. Akibatnya, ia dimintai untuk membayar pajak senilai Rp4 juta.

Merasa dirugikan, wanita yang dipanggil Ica Zahra itu baru bisa bagikan kisahnya baru-baru ini. Lantas bagaimana kisah Fatimah Zahratunnisa terkait pembayaran pajak karena piala I Can Sing Jepang? Yuk simak ulasannya di bawah ini!

Baca Juga: Kisah Callista Aldenia, Remaja Bandung Desain Baju untuk Billie Eilish

Fatimah Zahratunnisa Dimintai Pajak karena Piala I Can Sing Jepang 

Kisah Zahratunnisa Dikenakan Pajak Soal Piala I Can Sing Jepang
Photo : Twitter/@zahratunnisaf
Kisah Zahratunnisa Dikenakan Pajak Soal Piala I Can Sing Jepang

Fatimah Zahratunnisa atau dikenal dengan Ica Zahra tampaknya masih kesal dengan oknum bea cukai yang memintanya untuk membayar pajak piala yang diperolehnya dari I Can Sing Jepang pada 2015 lalu. Melalui akun Twitter-nya, Ica bagikan pengalaman pahitnya.

2015 menang acara nyanyi di TV Jepang, pialanya dikirim ke Indonesia karena gede banget buat dibawa di pesawat. Ditagih Rp 4 juta, padahal hadiah lombanya gak ada hadiah uang cuma piala itu doang. Menang lomba kok nombok,” tulis Fatimah Zahratunnisa dikutip Zigi.id dari Twitter-nya, @zahratunnisaf pada Selasa, 21 Maret 2023.

Tidak terima dengan tagihan itu, Ica mencoba untuk mengajukan keberatan. Pihak bea cukai awalnya tidak yakin bahwa Ica meraih piala itu karena memenangkan lomba. Akhirnya, Ica menunjukkan sebuah video dari YouTube yang mengunggah dirinya tampil di stasiun TV Jepang.

Sampe nunjukin video acara TV-nya baru orang bea cukai percaya. Mana waktu di kantornya DISURUH NYANYI buat buktiin bisa nyanyi apa nggak,” imbuhnya.

Hingga akhirnya, pihak bea cukai percaya bahwa piala yang dikirimkan tersebut merupakan hadiah dari pencarian bakat di Jepang. Kendati demikian, Ica masih sakit hati karena pihak bea cukai tetap meminta pajak dengan uang sisa yang masih dipegangnya.

Masih ditanya lagi, ‘kamu ada uang berapa sekarang bisa bayar berapa?’ Wah KACAU EMOSI BANGET hadiah sendiri masa disuruh bayar? Aku jawab, ‘5000 buat ongkos naik angkot pulang!,” tutur Ica Zahra.

 

Sempat diskusi alot dengan bea cukai, Ica akhirnya bisa membawa pulang piala itu secara gratis meski harus menahan emosi lantaran dimintai biaya tambahan terkait piala kemenangannya.

Untungnya bisa bawa pulang secara gratis. Akhirnya setelah tawar-menawar secara ketat. Tapi adanya kalimat, ‘kamu bisa bayar berapa?’ itu aku bawa dendam sampai sekarang,” ujar Ica Zahra.

Respons Pihak Kementrian Keuangan

Reaksi Kemenkeu Soal Fatimah Zahratunnisa
Photo : Twitter/@prastow
Reaksi Kemenkeu Soal Fatimah Zahratunnisa

Setelah namanya viral karena dimintai pajak oleh bea cukai akibat masalah piala, Kementerian Keuangan akhirnya memberikan tanggapannya. Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yustinus Prastowo di akun Twitter pribadinya.

Mbak @zahratunnisaf, mewakili Kemenkeu (Kementrian Keuangan), kami memohon maaf secara tulis atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami sungguh berempati dan menyesalkan kejadian ini. Doa kami mbak Zahra semakin sukses. Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan pelayanan,” tutur Yusinus Prastowo dikutip Zigi.id dari akun Twitter, @prastow.

Ica Zahra mengikuti ajang pencarian bakat bernama I Can Sing di Jepang pada September 2015 lalu. Kala itu, Ica membawakan lagu opening Naruto Shippuden ketiga bertajuk Blue Bird milik Ikimono Gakari. Dengan penampilannya, Ica akhirnya berhasil mengalahkan peserta lain dalam ajang tersebut.

Hingga sekarang, Ica masih aktif bernyanyi di Jepang. Ia sering kali membawakan lagu-lagu berbahasa Jepang dan diunggahnya di kanal YouTube miliknya.

Fatima Zahratunnisa dikenakan pajak hingga lebih dari Rp 4 juta karena piala oleh pihak bea cukai. Pasalnya, piala itu adalah hadiah kemenangan dari pencarian bakat I Can Sing Jepang pada 2015 lalu. 

Baca Juga: Kisah TikTokers Zoe Gabriel, Tur Kantor Charles & Keith Usai Dibully 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...