Tips Investasi untuk Fresh Graduate Gaji Rp3 Juta per Bulan
ZIGI – Buat kamu yang baru lulus kuliah alias fresh graduate dan baru kerja pertama, mungkin bingung bagaimana cara investasi dengan penghasilan masih minim. Investment storyteller, Felicia Putri Tjiasaka berbagi tips investasi terutama bagi kamu yang masih belajar mengelola penghasilan.
Seperti yang kita tahu, investasi menjadi aspek penting dalam mengelola ekonomi masing-masing dari kita. Tips investasi berikut ini cocok banget buat kamu fresh graduate yang berpenghasilan kira-kira Rp3 juta per bulan.
Buat yang sudah penasaran dengan cara investasi, yuk langsung saja simak artikel ini sampai habis!
1. Sisihkan 10 persen dari Penghasilan
Menurut Co-Founder Ternak Uang, Felicia Putri Tjiasaka, 10 persen penghasilan kamu harus diinvestasikan sedangkan sisanya 90 persen terserah mau diapakan. Buat anak rantau, utamakan terlebih dahulu biaya kost, makan, transport, pulsa, dan amal ibadah.
"Tapi sisanya itu pakai dulu ke hal-hal yang penting. Yang kalau enggak kamu bayar, kamu enggak bisa hidup," kata Felicia dikutip Zigi.id dari video YouTube Felicia Putri Tjiasaka berjudul ‘Investasi ala FRESHGRADUATE yang Merantau dengan Penghasilan Rp3jt/bulan’.
2. Persiapkan Dana Darurat
Cara menentukan dana darurat untuk yang berpenghasilan Rp3 juta adalah dengan menghitung 90 persen dari Rp3 juta tersebut yakni Rp2,7 juta. Kemudian, Rp2,7 juta itu dikali 6 dimana hasilnya adalah Rp16,2 juta sehingga kamu harus bisa mengumpulkan uang tersebut untuk dijadikan dana darurat.
3. Investasi dan Tentukan Tujuan
Jika sudah memiliki dana darurat, kamu sudah siap untuk berinvestasi. Investasi yang kamu pilih tidak boleh terlalu abstrak melainkan harus spesifik.
Misalnya, kamu harus bisa mendapatkan Rp50 juta pertama dalam 5 tahun. Dengan tujuan yang pasti ini kamu akan mencari cara untuk meningkatkan income, berhemat, dan investasi.
4. Pilih Jenis Investasi yang Cocok
Sesuaikan jenis investasi dengan kebutuhan dan kemampuan kamu. Menurut Felicia, dengan penghasilan Rp3 juta, jika kamu belum menikah dan belum mempunyai banyak tanggungan, bisa investasi ke reksadana atau emas.
Cocok di sini adalah dengan memahami jenis investasi yang kamu pilih. Misalnya kamu memilih reksadana, maka pelajari terlebih dahulu kemudian jika sudah mantap dan sesuai, mulailah sedikit demi sedikit.
Jika sudah benar-benar paham dengan satu produk investasi, maka baru boleh pindah atau merambah investasi jenis lainnya.
5. Jangan Lupa Bahagia
Felicia menambahkan, tanpa disadari membahagiakan diri sendiri juga termasuk jenis investasi ke mental kamu. Meski tetap bekerja keras dan mengelola penghasilan yang masih minim, usahakan tetap bahagia karena muda hanya satu kali.
Dari uraian tentang cara investasi di atas, sebenarnya semua bisa berinvestasi meski penghasilan belum terlalu besar. Semua tergantung kepada diri kita masing-masing apakah mau atau tidak. Yuk berinvestasi!
