LINE TODAY Segera Tutup, Bakal Fokus Pada Aplikasi Keuangan
ZIGI – LINE TODAY, platform berita dari LINE Corporation resmi akan ditutup per Juli 2022. Hal ini berkaitan dengan kebijakan perusahaan yang fokus pada pengembangan aplikasi untuk edukasi keuangan ke depannya.
Hingga kini belum ada kabar apakah karyawan LINE TODAY akan mengalami PHK atau dipindahtugaskan. Simak berita lengkapnya di bawah ini.
Baca juga: Shopee akan PHK Karyawan, Terutama Lini Shopee Food dan ShopeePay
LINE TODAY Putuskan Tutup Operasi
Kabar LINE TODAY tutup dibagikan oleh akun Instagram @ecommurz pada Selasa, 14 Juni 2022. Dalam story Instagram, akun tersebut membagikan potongan surat eletronik dari LINE TODAY.
“Layanan LINE TODAY akan dihentikan akses publiknya mulai tanggal 6 Juli 2022. Halaman-halaman konten LINE TODAY akan dialihkan ke sebuah halaman pemberitahuan,” isi pemberitahuan tersebut dikutip Zigi.id pada Selasa, 14 Juni 2022.
Melansir dari Katadata pada Selasa, 14 Juni 2022, perusahaan LINE yang sebelumnya turut mengelola platform berita akan fokus pada layanan teknologi finansial (Fintech) Indonesia. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Fanny Verona, Country Manager LINE Indonesia saat diminta keterangan oleh Katadata.
“Kami akan tetap menyediakan layanan esensial lain serta melakukan aktivitas M&A (merger dan akuisisi) di Tanah Air,” kata Fanny seperti dilansir Zigi.id.
Fanny juga meyakinkan bahwa aplikasi standalone akan tetap beroperasi tanpa perubahan. Daftar layanan yang masih dapat digunakan antara lain:
- Aplikasi LINE dan layanan komunikasi
- LINE Bank
- LINE WEBTOON
- LINE GAME
- Platform Fintech LINE SPLIT BILL
- LINE VOOM atau Timeline
Dengan ini pengguna yang memiliki akun LINE masih bisa menggunakannya tanpa perlu takut aplikasi akan dihentikan scara tiba-tiba.
Mengenal Perusahaan LINE
Aplikasi LINE diluncurkan pertama kali pada Maret 2011 untuk alat komunikasi di Jepang yang mengalami gempa bumi dan tsunami. Lalu pada tahun 2011 di bawah Naver Corp. LINE Messanger dirilis untuk publik.
Aplikasi ini dipakai dalam 12 bahasa: Indonesia, Inggris, Jerman, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Mandarin, Prancis, Spanyol, Malaysia, Turki, hingga Vietnam. Pada Oktober 2011, dikabarkan peminatnya membeludak.
LINE Corporation memutuskan untuk merger dengan Z Holdings, afiliasi Softbank Group, perusahaan teknologi, energi, dan keuangan besar di Jepang pada awal tahun 2012. Dari sini bisnis LINE semakin ambisius.
Hanya butuh waktu 18 bulan untuk LINE meraih 100 juta pengguna. Tahun 2014, angka tersebut naik jadi 560 juta akun LINE. Sempat jadi layanan pesan instan paling populer di Jepang, Taiwan, dan Thailand pada tahun 2012 LINE masuk ke Indonesia.
Berkaitan dengan penutupan LINE TODAY belum diketahui apakah para karyawan akan di-PHK atau akan dipindahtugaskan ke divisi baru.
