Mengenal Sejarah 7 Masjid Terbesar di Korea Selatan

Image title
22 Juni 2021, 08:30
Masjid di Korea Selatan
Atlasnews
Masjid di Korea Selatan

ZIGI – Sejumlah masjid telah didirkan di Korea Selatan. Tempat ibadah umat Muslim tersebut kini semakin mudah diakses, tersebar dari pusat kota Seoul hingga perbatasan Korea Utara sekalipun. Hal ini tentu memberikan kenyamanan tersendiri bagi pemeluk agama Islam untuk melakukan ibadah masing-masing.

Meskipun agama Islam masih terbilang minoritas di Korea Selatan, pemerintah mendukung penuh pembangunan tempat ibadah ini. Selain dijadikan sebagai pusat dakwah, masjid-masjid yang akan dibahas dalam artikel ini juga digunakan untuk perkumpulan umat Muslim seperti saat buka puasa bersama, Salat Tarawih, hingga Salat Id.

Selain masjid, sudah banyak pula fasilitas ibadah seperti musala di sejumlah tempat umum. Penasaran dengan penampakkan 7 masjid di Korea Selatan yang mampu menampung banyak jemaah lengkap dengan sejarahnya? Yuk simak foto-fotonya dalam artikel di bawah ini.

Seoul Central Mosque

image
Photo : VisitSeoul

Seoul Central Mosque atau Masjid Pusat Seoul adalah masjid pertama dan terbesar di Korea Selatan berlokasi di pusat kota Itaewon. Masjid ini dibangun pada tahun 1976 dengan bantuan beberapa negara Islam.

Dengan desain yang megah dan luas, Seoul Central Mosque menjadi tempat ibadah yang sering dikunjungi para Muslim, baik yang menetap di Korea Selatan atau para turis. 

Selain menjadi tempat ibadah, Seoul Central Mosque juga dilengkapi sarana pendidikan Islam serta dijadikan sebagai Pusat Penelitian Kebudayaan Islam sekaligus kantor Korea Muslim Federation (KMF) atau Federasi Muslim Korea.

Karena bisa menampung banyak jemaah, Seoul Central Mosque juga sering dijadikan sebagai tempat berkumpul umat muslim di Korea saat ada acara khusus seperti buka puasa bersama, Salat Tarawih, Salat Id, dan masih banyak lagi.

Masjid Al-Fatah, Busan

image
Photo : VisitBusan

Beralih ke kota terbesar kedua di Korea Selatan setelah Seoul, Busan. Terdapat sebuah masjid bernama Al-Fatah yang dibangun pada 1980. Dana pembangunan masjid dibantu oleh mantan Menteri Keuangan Libya kala itu, Ali Fellaq.

Di masjid ini, pengunjung tidak hanya melaksanakan ibadah salat dan mengaji, tetapi juga dapat mempelajari agama Islam lebih dalam karena disediakan fasilitas perpustakaan, yang memberikan banyak bahan dan materi audio dan bisa dipinjam.

Masjid Gwangju, Provinsi Gyeonggi

image
Photo : BlogNaver

Beralih ke kota Gwangju. Masjid Gwangju menjadi masjid ketiga yang dibangun di Korea Selatan dan dibuka secara umum sejak tahun 1981. Berbeda dari kebanyakan tempat ibadah, masjid Gwangju tidak memiliki kubah namun desain eksteriornya sangat menarik. 

Masjid Gwangju dikelola oleh Federasi Muslim Korea dan dijadikan sebagai pusat dakwah Islam di Gwangju. Jika kamu memiliki kesempatan berkunjung ke kota penuh sejarah ini, jangan lupa datangi Masjid Gwangju ya guys!

 

Masjid Abu Bakar Al Siddiq, Jeonju

image
Photo : Naver

Masjid Abu Bakar Al Siddiq berlokasi di salah satu kompleks perumahan di Jeonju, telah dibangun sejak tahun 1985. Dari arsitekturnya, memadukan antara seni Islam dan seni Korea Selatan. 

Pembangunan masjid ini dicetuskan oleh imam besar Korsel yaitu Dr. Abdul Wahab Zahid. Masjid Abu Bakar Al Siddiq ini bisa terlihat dari kejauhan karena memiliki tower yang menjulang cukup tinggi.

Masjid Sirothol Mustaqim, Ansan

image
Photo : Naver

Ansan dikenal sebagai salah satu Kota yang paling banyak ditinggali oleh warga Indonesia di Korea Selatan khususnya para TKI (Tenaga Kerja Indonesia)

Masjid Sirothol Mustaqim di kota Ansan terbilang masih baru karena dibangun pada 2007 lalu, atas inisiasi Adjar Sudrajat, seorang buruh migran asal Brebes, Indonesia. Pembangunan masjid ini didukung oleh Komunitas Muslim Indonesia (KMI) dan Indonesian Community in Corea (ICC).

Masjid Ansan memiliki total empat lantai. Lantai pertama menjadi tempat wudhu dan ruang imam. Tempat salat berada di lantai 2 dan 3. Dan tempat kegiatan organisasi TKI Korea terletak di lantai 4. 

Masjid Sayyidina Bilal, Changwon

image
Photo : Berbagai Sumber

Familiar dengan Changwon? Yup, kota ini sering dijadikan sebagai lokasi penyelenggaraan Kpop World Festival dari tahun 2011-2019. Acara tersebut digawangi oleh Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, dengan mengundang anak-anak muda berbakat dalam bidang menari dan menyanyi untuk mengikuti kompetisi.

Lantas ada satu masjid besar berdiri di tengah kota Changwon bernama Masjid Sayyidina Bilal. Pembangunannya diinisiasi oleh warga negara Indonesia pada tahun 2011. Masjid ini terlihat cukup luas dengan memiliki dua lantai. Beberapa ruangan dibagi menjadi tempat salat, kantor pengurus hingga bisa dipakai untuk menggelar kajian.

Masjid Paju

image
Photo : Naver

Terakhir adalah Masjid Paju yang terletak di dekat Sungai Imjin, yang mengalir di Semenanjung Korea. Atau perbatasan antara Seoul dan kota Kaesong, Korea Utara. Kaeseong sendiri disebut sebagai kota yang memiliki teknologi tercanggih di Korea.

Sedangkan Masjid Paju dikelola oleh Korea Muslim Federation. Selain tempat ibadah, masjid ini dijadikan pula sebagai pusat dakwah. Diketahui umat muslim dari Pakistan dan Bangladesh sering berkunjung ke sana.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...