Brand Putus Kontrak Kim Seon Ho Karena Gak Profesional Atasi Skandal
ZIGI – Seorang perwakilan dari salah satu brand yang bekerja sama dengan Kim Seon Ho, membeberkan alasan mencopot sang aktor dari iklan, bahkan sebelum ada klarifikasi mengenai identitas aktor K.
Ternyata sikap agensi dan Kim Seon Ho dianggap tidak profesional dalam menangani krisis alias skandal. Keduanya tidak bisa dihubungi selama hampir dua hari sejak postingan mantan pacar beredar si Nate Pann. Yuk simak berita selengkapnya!
Baca juga: Kim Seon Ho Diisukan Masuk Rumah Sakit, Kerumunan Reporter Buat Emosi
Kim Seon Ho dan Agensi Hilang Kontak
Postingan mantan pacar Kim Seon Ho viral sehari setelah drama Hometown Cha-Cha-Cha tamat. Tepatnya pada hari Senin, 18 Oktober 2021, agensi SALT Entertainment yang menaungi Kim Seon Ho tidak bisa dihubungi oleh brand maupun media.
Hal tersebut ternyata yang mendasari beberapa brand seperti Domino’s Pizza langsung menurunkan iklan Kim Seon Ho meski belum ada klarifikasi resmi. Seorang perwakilan brand memberikan penjelasan dalam wawancara kepada Sports Chosun.
“Ketika skandal itu pecah, kami mencoba menghubungi dia atau agensinya sepanjang hari. Kami membutuhkan jawaban tetapi tidak mungkin untuk menghubunginya. Kami tidak mengerti mengapa dia memutuskan untuk menghilang dari kami juga. Dia seharusnya menjelaskan situasinya dan membiarkan kami menanganinya bersamanya. Seandainya dia lebih sigap, kami tidak perlu memutuskan hubungan dengannya,” ujar perwakilan agensi dilansir dari Koreaboo pada Senin, 25 Oktober 2021.
Kim Seon Ho Dinilai Gak Profesional
Kim Seon Ho baru muncul dan mengaku sebagai aktor K setelah rumor memanas selama tiga hari. Seorang perwakilan brand yang lain menegaskan kalau reputasi tidak seberapa penting bila dibandingkan rasa tanggung jawab.
“Ketenaran datang dengan tanggung jawab tambahan. Memiliki lebih banyak popularitas berarti memiliki lebih banyak syarat dan ketentuan untuk dijalani. Dan setelah melihat betapa sedikitnya dia peduli dengan tanggung jawabnya sebagai model yang terikat kontrak dengan kami, kami menyadari bahwa tidak mungkin untuk terus bekerja dengannya,” ujar perwakilan brand yang lain.
Brand menjunjung tinggi sikap kerja sama seorang aktor. Dalam kasus Kim Seon Ho, dia dianggap tidak profesional dalam menghadapi skandal.
“Reputasi Kim Seon Ho tidak sepenting keandalannya. Kita harus bisa mempercayainya sebagai model kita. Tetapi karena dia menangani krisis tanpa profesionalisme dan kedewasaan, kami tidak punya pilihan selain mempertimbangkan kembali kontrak kami. Kami memperkirakan akan sulit baginya untuk membangun kembali kepercayaan dengan merek lain juga,” lanjut brand tersebut.
Penalti Kim Seon Ho
Ketika meneken kontrak iklan, brand akan menyertakan klausa moral yang melarang perilaku tertentu. Poin ini bisa menjadi dasar pemutusan kontrak kerja sama di masa mendatang.
“Sementara klausul itu sendiri tidak jelas dan terbuka untuk interpretasi—artinya penerapannya juga bervariasi menurut periode kontrak dan situasi yang dihadapi, hukuman pemutusan rata-rata berkisar antara 200-300% dari royalti pemodelan yang ditandatangani pada awalnya,” ujar salah satu sumber dari industri.
Sejauh ini Kim Seon Ho dikabarkan menerima biaya endorsement US$340 ribu (Rp4,8 miliar) hingga US$425 ribu (Rp6 miliar) per brand di 2021. Sang aktor diperkirakan bisa membayar US$4,25 juta atau Rp60 miliar bila 10 brand memutuskan kontrak karena skandal Kim Seon Ho.
Baca juga: Kim Seon Ho Bisa Miskin Bayar Penalti Brand Bila Rumor Terbukti
