4 Poin yang Bikin Money Heist Korea Tidak Sesuai Ekspektasi Penonton

Image title
1 Juli 2022, 09:43
Money Heist Korea
Netflix Korea
Money Heist Korea

ZIGI – Berselang satu minggu sejak penayangan perdana Money Heist Korea Joint Economic Area di Netflix pada 24 Juni 2022, media Korea Selatan membagikan pendapat mereka tentang alasan serial ini tidak memenuhi ekspektasi penonton.

Tak bisa dipungkiri, popularitas remake dari serial asal Spanyol ini tidak seheboh yang dibayangkan. Berikut 4 hal dari Money Heist Korea Joint Economic Area yang dinilai tidak memberikan impresi bagus terhadap penonton khususnya di Negeri Ginseng.

Baca Juga: Penjelasan Ending Money Heist Korea, Season 2 Kapan Rilis?

1. Awal Cerita yang Aneh

Tokyo Money Heist Korea
Photo : Netflix
Tokyo Money Heist Korea

Money Heist Korea menceritakan tentang sekelompok perampok yang berhasil membobol Pusat Percetakaan Uang Baru yang berada di ZEB (Zona Ekonomi Bersatu) yang dipimpin oleh Profesor (Yoo Ji Tae). 

Sama seperti Money Heist versi asli, Money Heist Korea membuka cerita dengan narasi dari Tokyo (Jeon Jong Seo). Sebelumnya, sutradara Kim Hong Sun mengatakan jika karakter Tokyo sengaja dibuat berbeda dari yang diperankan oleh Ursula Corbero. 

Tapi ternyata, penonton kurang menyukai karakter Jeon Jong Seo yang kurang ‘nakal’ meskipun pesona artis satu ini sulit untuk diabaikan. 

Selain itu, awal cerita ‘aneh’ yang dimaksud ketika Tokyo diperkenalkan sebagai seorang ARMY (sebutan nama penggemar untuk boyband BTS) di Korea Utara.

Kala itu, dipertontonkan adegan Tokyo mendemonstrasikan tarian lagu DNA milik BTS sebagai pembuka drama Money Heist Korea. Yang mana dianggap kurang bersinergi dengan tema utama serial ini yaitu perampokan. 

2. Akting Pemain Kurang Totalitas

Money Heist Korea
Photo : Netflix
Money Heist Korea

Kim Ji Hoon, sang pemeran Denver merupakan salah satu aktor veteran yang sudah punya jam terbang tinggi. Namun media Korea Selatan menganggap aktingnya di Money Heist Korea agak canggung.

Cara Kim Ji Hoon mendalami peran Denver dinilai terburu-buru. Dialeknya terdengar kurang fasih, dan cara tertawanya yang dinilai berlebihan. Namun tak sedikit penonton yang menyadari adanya kemiripan antara Kim Ji Hoon sebagai Denver dengan karakter aslinya yang dimainkan oleh aktor Jaime Lorente. 

Selain itu, penampilan Lee Hyun Woo sebagai Rio tidak menciptakan empati. Perbedaan yang mencolok antara Money Heist Korea dan versi aslinya adalah jalinan asmara Rio dan Tokyo sengaja tidak dijadikan fokus utama.

 

Ternyata, media Korea menilai penghilangan garis cinta antara Rio dan Tokyo justru melemahkan ‘warna’ dari karakter masing-masing. 

Jang Yoon Ju pemeran Nairobi, disebut menjadi ‘korban’ dari eksekusi yang buruk. Nairobi yang asli diceritakan sebagai sosok atraktif namun penuh kasih sayang karena telah memiliki anak. Namun Nairobi di Money Heist Korea tampak seperti tidak punya aura. 

3. Kurangnya Narasi

Money Heist Korea
Photo : Netflix
Money Heist Korea

Bagi yang sudah menonton Money Heist Korea, mungkin menyukai alur cerita yang disuguhkan karena sangat cepat, berbeda dengan versi aslinya. Namun ada beberapa penonton yang justru tidak senang.

Money Heist versi asli secara hati-hati menggambarkan persiapan sebelum perampokan selama kurang lebih lima bulan. Di awal-awal episode, juga diceritakan sejarah kriminal dari masing-masing perampok, yang dibumbui intrik persahabatan dan cinta.

Namun Money Heist Korea dinilai hanya mencoba meniru versi aslinya. Latar belakang mengenai reunifikasi Korea Utara dan Korea Selatan memang merupakan topik yang menyegarkan, namun tujuan perampokan tidak dijelaskan sejak awal.

Selain itu, tidak ada deskripsi khusus tentang penderitaan kelas bawah maupun korupsi yang dilakukan orang kaya di Korea secara mendalam. Oleh karena itu, ceritanya dipersingkat dan narasinya juga dikurangi.

4. Media Korea Anggap Money Heist Korea Sebagai Remake yang Gagal

Money Heist Korea
Photo : Netflix
Money Heist Korea

Beberapa hal dari Money Heist Korea yang ternyata disukai oleh penonton termasuk chemistry antara Yoon Mi Sun (Lee Joo Bin) dan Denver.

Penampilan Jo Young Min (Park Myoung Hoon) selaku direktur Pusat Percetakaan Uang Baru juga diacungi jempol. Sedangkan Park Hae Soo, berhasil menafsirkan ulang Berlin dengan bahasa dan kegilaan Korea Utaranya yang karismatik

Selain poin di atas, para penonton Korea menyatakan kurang adanya perkembangan berarti. Juga perlu diingat jika Money Heist Korea Season 2 akan segera ditayangkan, menyusul akhir cerita episode 6 sengaja dibuat menggantung. 

Penonton memiliki ekspektasi yang tinggi untuk remake Korea dari Money Heist ini. Tetapi ternyata, dari segi penyutradaraan, akting, dan segala sesuatu tentang Money Heist Korea Joint Economic Area dianggap kurang meninggalkan kesan mendalam bagi penonton, khususnya mereka yang sudah menonton versi aslinya. 

Baca Juga: 12 Foto di Lokasi Syuting Money Heist Korea, Mi Sun dan Denver Mesra

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...