Minta Trainee Foto Pakai Underwear, CEO Agensi Kpop Diperiksa Polisi

Image title
22 Agustus 2022, 14:14
Ilustrasi Polisi Korea
Allkpop
Ilustrasi Polisi Korea

ZIGI – Pelecehan seksual kembali terjadi di sebuah agensi Kpop. Kali ini trainee wanita diminta untuk mengirimkan foto hanya dengan underwear atau dalaman agar mempercepat proses debut mereka.

Hingga saat ini, pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus tersebut dan CEO agensi mengakui tindakan yang diberitakan oleh beberapa media Korea. Penasaran darimana agensi Kpop ini? Yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Baca Juga: Pengakuan Trainee Ditampar CEO Agensi Milik Idol Kpop Generasi Pertama

Polisi Investigasi Agensi Kpop yang Lakukan Pelecehan

Ilustrasi CEO Agensi K-Pop dan Trainee
Photo : Berbagai Sumber
Ilustrasi CEO Agensi K-Pop dan Trainee

Melansir dari Allkpop, Departemen Kepolisian Incheon telah menerima pengaduan pelecehan yang dilakukan oleh CEO agensi Kpop sejak bulan Juni 2022. Keluhan tersebut menyatakan CEO agensi ‘A’ itu meminta untuk mengumpulkan foto para trainee hanya dengan memakai underwear.

Foto-foto ini dikumpulkan dengan alasan ‘pemeriksaan tubuh’ yang harus dikirimkan setiap hari Selasa dimulai sejak bulan April hingga Juni. Foto yang dikumpulkan harus sesuai dengan permintaan CEO yakni foto trainee yang diambil dari bagian depan, belakang, dan samping kanan-kiri.

Polisi telah menggeledah kantor agensi pada bulan lalu dan menyita bukti ponsel serta komputer untuk penyelidikan. Kabar pelecehan seksual yang menyeret suatu agensi ini tengah ramai diberitakan di beberapa media Korea.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengungkapkan identitas CEO ‘A’ maupun nama agensi ‘A’ yang dituding telah melakukan pelecehan seksual kepada trainee-nya.

Pernyataan CEO A Terkait Pengumpulan Foto

Bukti Chat CEO Agensi A
Photo : Allkpop
Bukti Chat CEO Agensi A

Setelah melakukan penyelidikan, CEO agensi ‘A’ memberikan pembelaannya bahwa pengumpulan foto-foto tersebut berdasarkan persetujuan trainee Internasional dan Korea. Ia juga menambahkan tidak ada niat untuk melakukan pelecehan seksual.

‘A’ melanjutkan tujuannya mengumpulkan foto trainee wanita hanya dengan underwear merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mempercepat debut mereka sebagai idol. Meskipun pihak CEO agensi tetap melakukan pembelaan, pihak kepolisian terus menyelidiki kasus ini.

Kasus pelecehan maupun kekerasan seksual di industri Kpop bukan kali pertama terjadi. Terakhir awal Juni lalu seorang trainee pria di sebuah agensi mengaku mengalami kekerasan oleh CEO agensi yang diduga milik generasi pertama.

Pelecehan hingga kekerasan seksual yang terjadi di kalangan idol maupun trainee bukan hanya dari wanita saja melainkan juga dari pria. Umumnya, tindakan kriminal ini banyak terjadi di agensi-agensi yang namanya belum terlalu besar.

Sebut saja boygrup The East Light yang sempat mendapatkan kekerasan dari produsernya yang mengakibatkan ia dihukum penjara 2 tahun. Lalu, CEO agensinya dikenakan hukuman masa percobaan selama dua tahun karena dinilai membiarkan terjadinya kekerasan seksual selama bertahun-tahun.

Nyatanya kekerasan seksual di industri Kpop mungkin terus terjadi apabila korban tidak segera melaporkan tindakan tersebut. Seperti CEO agensi ‘A’ dinilai tak lazim meminta foto seksi para trainee untuk menguji pantas atau tidaknya seseorang untuk debut.

Baca Juga: Mantan Idol Bongkar Pelecehan Seks di Industri Kpop oleh Pejabat

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...