Cara Memilih Investasi Ternyata Seperti Cari Jodoh

Image title
7 Mei 2021, 10:49
Ilustrasi investasi
Pixabay
Ilustrasi investasi

ZIGI – Investasi saat ini menjadi tren di kalangan anak muda. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, investor pasar modal meningkat 56 persen di tahun 2020 sebanyak 3,88 juta. 75 persen merupakan investor muda di bawah usia 40 tahun.

Di pasar modal, tersedia berbagai instrumen investasi yang bisa menjadi pilihan dari reksadana hingga saham. Kini ditambah lagi dengan kehadiran cryptocurrency yang semakin populer dengan total transaksi Rp126 triliun di 3 bulan pertama 2021.

Bingung, ingin mulai investasi dimana? Menurut investment storyteller, Felicia Putri Tjiasaka, memilih investasi yang cocok untuk kita itu seperti cari jodoh lho. Yuk simak penjelasannya!

Cara menentukan Investasi 

Ilustrasi investasi waktu
Photo : Pixabay
Ilustrasi investasi waktu

Dear kamu, enggak perlu takut ketinggalan tren alias fear of missing out (FOMO). Investasi yang didasari dengan rasa takut ketinggalan tren bisa menjadi boomerang buat diri sendiri lho. 

Daripada sekadar ikut-ikutan, lebih baik pelajari dulu instrumen investasi. Kemudian pilih yang paling cocok dengan tujuan keuangan kita. 

“Kayak kita cari jodohkan enggak ada cowok atau cewek yang paling baik kan, sama investasi juga enggak ada instrumen yang paling baik, adanya tuh yang paling cocok sesuai dengan tujuan keuangan dan profil resiko kita,” ujar Felicia Putri Tjiasaka, investment storyteller di acara Having Fun With Data yang diadakan Katadata.co.id pada Selasa, 4 Mei 2021.

Menurut Felicia, ada dua hal untuk menentukan jenis investasi yang cocok untuk pemula. Pertama, berdasarkan jangka waktu tujuan keuangan. Kedua berdasarkan profil resiko. 

“Kalau jangka waktu pendek ya biasanya pasar uang, kalau jangka waktu menengah, panjang beda lagi. Kedua, dari profil resiko, kita tuh orangnya kalau (investasi lagi) turun banyak, turun 50 persen dalam satu bulan misalnya, kita bisa tidur enggak sih. Nah itu kan, setiap orang beda-beda kan karakter dirinya,” ungkap Feli.

Mulai dari Reksadana Pasar Uang

Ilustrasi investasi
Photo : Pixabay
Ilustrasi investasi

Sebaiknya kita sendiri yang menentukan apa investasi yang paling baik dan paling cocok dengan diri kita. Jangan sekadar mengikuti tren investasi yang belum kita pahami betul karena itu sama artinya seperti berjudi.

“Investasi yang paling baik itu yang paling kita ngerti. Jadi kalau misalnya kita enggak ngerti, cuma ikut-ikutan, kita cuma ikut tren aja, beli ya semoga amin naik lah. Jadi itu udah mindset judi sih sebenernya,” ungkapnya.

Enggak perlu kelamaan berpikir, investasi sebaiknya dimulai dari sedini mungkin. Sama seperti halnya gebetan, kamu enggak akan tahu apakah kalian cocok bila tidak melalui proses perkenalan. Kamu bisa mulai investasi dalam jumlah kecil sambil belajar.

“Jadi sama juga kaya investasi, coba aja, beli aja dulu berbagai macam investasi yang lo tertarik gitu. So 1000 aja sekarang udah bisa mulai kan? Baru di situ lihat, ngerti prosesnya dan dari situ lihat cocok atau enggak sih sama tujuan keuangan dan faktor resiko setiap orang masing-masing,” katanya.

Saran dari Felicia Putri Tjiasaka, investor pemula bisa mulai mencoba dari reksadana pasar uang karena resiko yang kecil. Ketimbang langsung investasi saham yang cepat naik dan turun.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...