Stres Memicu Mual dan Ingin Muntah, Gini Penjelasan Ahli
ZIGI – Stres merupakan reaksi tubuh yang muncul ketika seseorang menghadapi tekanan. Misalnya setelah mengalami sesuatu kejadian yang memicu kecemasan seperti rapat kerja yang menegangkan atau bertengkar dengan orang penting. Terkadang, stres ini membuat tubuh merasa mual.
Rupanya, mual adalah efek samping kecemasan yang cukup umum terjadi. Namun apa alasan sebenarnya seseorang yang menghadapi stres lalu ingin muntah? Kali ini, Zigi.id sudah merangkum penjelasan dokter tentang situasi tersebut. Apa katanya? Yuk scroll artikel berikut ini!
Usus dan Otak Saling Berkomunikasi
Beberapa dari kamu mungkin pernah merasakan ingin muntah atau kram perut saat merasa cemas, panik ataupun gugup. Ternyata, hal itu terjadi karena usus dan otak saling berkomunikasi. Jadi hal ini memungkinkan otak mengirim sinyal ke usus dan sebaliknya saat tubuh merasakan adanya tekanan.
"Alasan stres, kecemasan, atau bahkan ketakutan dapat menyebabkan masalah pencernaan adalah karena usus dan otak kita benar-benar berkomunikasi satu sama lain melalui jalur langsung yang disebut Gut brain axis," kata Dr. Jaclyn Tolentino DO, yang dilansir dari Bustle, Senin, 10 Mei 2021.
"Sinyal-sinyal ini dapat memengaruhi berbagai hal, mulai dari nafsu makan yang meningkat dan respons yang menggugah selera saat otak kita pertama kali melihat makanan yang lezat, hingga terjadi kram perut saat kita menghadapi situasi tegang atau deadline yang ketat di tempat kerja," sambungnya.
Kram itu menjadi salah satu penyebab gelombang mual yang mungkin kamu rasakan saat merasa cemas. Tingkat kecemasan yang tinggi bisa mengubah tubuh kita ke mode fight-or-flight atau mode melawan atau lari yang juga merupakan respon tubuh terhadap situasi yang sangat stres.
Mode fight-or-flight ini mempengaruhi banyak hal termasuk meningkatkan laju pernapasan, mengirim darah ke otak untuk membantu melarikan diri dari ketegangan sampai melepaskan hormon stres kortisol ke dalam aliran darah. Hal ini yang kemudian bisa membuat otot-otot di perut kram dan akhirnya merasa ingin muntah.
Cara Mengatasi Stres
Dr. Jaclyn Tolentino DO juga mengatakan kecemasan yang terjadi dalam jangka waktu lama bisa membuat tubuh lebih rentan terhadap masalah usus dan bisa mengganggu mikrobiota usus.
"Paparan kronis terhadap stres, dan hormon yang terkait dengan respons stres, juga dapat mengganggu mikrobiota usus - yang dapat menjadi faktor penyebab ketidaknyamanan pencernaan," sambungnya.
Anxiety & Depression Association of America (ADAA) mencatat saat tubuh merasa cemas, maka kortisol memasuki saluran pencernaan. Saat itu lah, akan terjadi gangguan flora usus dan menurunkan produksi antibodi kamu.
Studi yang diterbitkan pada tahun 2018 di PNAS juga menemukan bahwa kecemasan kronis memungkinkan untuk mengembangkan kondisi gastrointestinal dan juga bisa membuat lapisan perut kamu iritasi.
Untuk menangani mual yang dipicu kecemasan bisa dengan melakukan jogging di tempat, minum air atau minum obat penenang perut seperti Pepto-Bismol. Tetapi yang juga perlu diperhatikan, mual yang terjadi ini karena efek dari kecemasan atau stres.
Oleh karena itu, disarankan untuk menemui dokter atau ahli kesehatan mental untuk mencari cara mengurangi respon stres kamu, misalnya dengan melakukan pernapasan yang dalam, meditasi sampai terapi. Semoga bisa membantu ya!
