5 Cara Ampuh Untuk Sembuh dari Patah Hati

Image title
25 Mei 2021, 12:24
Patah hati ilustrasi
Pexels
Patah hati ilustrasi

ZIGI – Putus dari pacar pasti membuat kamu patah hati. Rasa cinta yang kandas dan tidak berjalanan sesuai harapan bisa bikin kamu tak berdaya.

Jika kamu merasa sedih dan stres saat mengalami patah hati adalah wajar. Tapi jangan sampai berlarut-larut karena dapat memberikan dampak buruk pada masa depan kamu.

Kamu sedang mengalami patah hati? Tenang, kali ini Zigi.id telah merangkum cara ampuh sembuh dari patah hati, yang dilansir dari kanal YouTube seorang motivator bernama Merry Riana. Simak yuk!

1. Jangan larut terhadap kesedihan

image
Photo : Freepik

Ketika putus, kamu akan merasa syok dan menyangkal bahwa hubungan kamu telah berakhir. Ini menjadikan fase pertama sebagai penolakan dalam menghadapi kenyataan. Kamu akan merasa gundah gulana hingga stres, sehingga kamu merasa hidup seolah tak berarti.

Memang hal yang wajar, ketika di fase penolakan kamu meluapkan semua rasa kecewa. Banyak orang yang sedang patah hati melampiaskan rasa kecewanya dengan mengurung diri, menangis sambil mendengarkan lagu galau, tidak makan sama sekali atau makan secara berlebihan. 

Namun, kamu harus tetap membatasinya jangan sampai kamu terlarut dalam kesedihan. Jika kamu terlarut dalam kesedihan, maka akan berdampak negatif pada kehidupanmu. Kamu harus ingat bahwa kamu memiliki kehidupan yang harus dijalani. Cobalah untuk melakukan suatu yang dapat membuat kamu bangkit, sehingga tidak larut dalam kesedihan. 

2. Menerima keadaan dan memaafkan masa lalu

image
Photo : Freepik

Setelah mengalami fase penolakan, kamu akan merasa marah karena menyadari hubungan kamu telah berakhir. Pada fase kedua, kamu akan marah terhadap diri sendiri dan menyalahkan keadaan. 

Jika kamu terus marah, kamu akan semakin sulit untuk menerima kenyataan dan move on. Cobalah untuk tetap tenang dan bersikap positif, sehingga kamu dapat menerima keadaan.

Memang bukanlah hal yang mudah untuk menerima keadaan yang sebenarnya, namun kamu harus berdamai dengan masa lalu. Dengan begitu kamu memiliki kekuatan untuk bangkit kembali. 

3. Belajar dari pengalaman

image
Photo : Freepik

Setelah kamu melewati fase kemarahan, kamu akan berada pada fase tawar menawar dimana kamu masih menyalahkan diri sendiri. Kamu akan merasa berakhirnya hubungan kamu karena kesalahan kamu.

Wajar untuk intropeksi diri, namun bukan berarti menyalahkan diri sendiri. Jika hubungan sudah berakhir, kamu tidak dapat memperbaiki hubungan seperti semula. Maka kamu harus bisa menerima kesalahan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Pengalaman adalah pelajaran yang paling berharga. 

4. Mencari hal positif

image
Photo : Freepik

Ketika kamu sadar bahwa memang tidak bisa memperbaiki hubungan seperti semula, kamu mulai depresi sehingga putus asa. Kamu pun mulai melakukan berbagai hal seperti mogok makan hingga mengurung diri.

Hal tersebut harus dihindari, kamu dapat mencari kesibukan dengan hal-hal yang positif sehingga kamu mampu menjalani kehidupan baru yang lebih baik. Carilah kegiatan yang membuat kamu teralih dari kesedihan, seperti fokus terhadap hobi, hangout dengan teman, mengikut berbagai seminar, dan masih banyak lagi kegiatan positif lainnya

5. Janganlah menutup diri

image
Photo : Freepik

Memang wajar menutup diri sementara waktu, karena takut patah hati. Jika kamu sudah siap, menerima cinta baru kamu dapat membuka hati secara perlahan. Jangan sampai kamu merasa trauma hingga menutup diri.

Jadikan hubungan sebelumnya sebagai pelajaran agar kamu menjalani hubungan yang lebih baik. Mungkin dengan menjalani hubungan yang baru. kamu merasa lebih bahagia. Belajarlah menerima keadaan dengan melewati setiap prosesnya, sehingga kamu dapat memaafkan keadaan masa lalu. Tetap semangat ya!

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...