5 Jenis Pengeluaran Receh yang Bisa Bikin Bangkrut

Image title
27 Mei 2021, 08:00
Ilustrasi
Unsplash.com
Ilustrasi

ZIGI – Mengatur pengeluaran adalah hal yang perlu diperhatikan agar keuangan tetap seimbang. Seringkali seseorang lupa kemana uangnya pergi namun merasa tidak membeli banyak barang.

Hal itu dinamakan sebagai latte factor yang berarti pengeluaran-pengeluaran receh yang tidak terpikirkan setiap bulannya. Percaya atau tidak, pengeluaran receh ini bisa menjadi masalah yang rentan untuk keuangan dan bisa jadi membuatmu bangkrut. 

Hal itu disebabkan karena pengeluaran tersebut dianggap remeh karena nilainya yang tidak besar. Tapi, kalau dilakukan setiap hari pasti menjadi besar. Lantas apa saja jenis pengeluaran receh tersebut? Yuk simak artikelnya!

1.Makan di Luar

image
Photo : Unsplash.com

Sering makan di luar seperti kafe dan restoran merupakan salah satu kebiasaan boros yang harus kamu hentikan. Makan di luar akan membuat pengeluaran kamu membengkak. Meski uang yang dikeluarkan hanya Rp30 ribu sampai Rp50 ribu saja, namun jika dilakukan setiap hari bisa membuat dompet jebol. Tak hanya itu, keseringan delivery online juga bisa membuat uang kamu cepat habis.

Ada baiknya jika uang yang kamu gunakan untuk makan di luar tersebut ditabung untuk dana darurat. Kamu juga bisa mengatasi kebiasaan makan di luar ini dengan cara masak makanan yang disuka di rumah. Selain hemat pengeluaran, kamu juga tidak perlu khawatir tentang kebersihan makanan itu sendiri.

2.Kopi dan Makanan Ringan

image
Photo : Unsplash.com

Saat ini kopi sudah menjadi gaya hidup. Memang tak ada salahnya jika kamu hanya sesekali membeli kopi di luar. Namun, jika ini dilakukan secara rutin tentu akan berdampak pada pengeluaran. Misalnya, satu harga kopi Rp30 ribu lalu ditambah makanan ringan, dibulatkan menjadi Rp50 ribu. Maka, dalam sebulan kamu bisa mengeluarkan uang Rp1,5 juta hanya untuk kopi dan camilan. Maka dari itu, coba dengan mengendalikan jenis pengeluaran ini dengan cara membatasi frekuensi pembelian.

3.Biaya Transfer ke Bank Lain

image
Photo : Istockphoto

Meski dinilai sepele, biaya transfer ke bank lain juga termasuk dalam pengeluaran receh atau latte factor. Biasanya, untuk satu kali transfer ke seseorang yang beda bank akan dikenakan biaya sekitar Rp7.500. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan beberapa aplikasi yang menawarkan bebas biaya untuk transfer ke beda bank.

4.Produk yang Tidak Diperlukan

image
Photo : Freepik.com

Jenis pengeluaran receh lainnya adalah membeli produk yang tidak diperlukan. Belakangan ini, banyak barang baru yang menawarkan kemudahan ketika memakainya. Misalnya saja pengiris alpukat dan pengupas bawang putih. Di berbagai online shop, produk-produk tersebut memiliki harga sekitar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu. Namun, barang tersebut juga sebenarnya tidak terlalu penting karena memiliki sedikit fungsi.

5.Air Minum Kemasan

image
Photo : Unsplash.com

Dikutip Zigi.id dari Becoming Minimlist pada Rabu, 26 Mei 2021, membeli air minum kemasan juga masuk dalam pengeluaran receh. Misalnya, dalam sehari kamu bisa membeli dua botol air minum yang masing-masing memiliki harga Rp5 ribu. Berarti dalam sebulan kamu bisa menghabiskan uang hingga Rp300 ribu demi air minum kemasan. Cobalah untuk mengurangi pengeluaran ini dengan membawa bekal dari rumah.

Demikian lima jenis pengeluaran receh atau latte factor yang bikin kantong kamu jebol. Yuk mulai berhemat!

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...