Tips Gaya Hidup Hemat ala Warren Buffett
ZIGI – Warren Buffett dikenal sebagai Oracle of Omaha, salah satu investor paling sukses di sepanjang masa. Dilansir dari Forbes, Warren Buffett menempati posisi orang terkaya keenam di dunia.
Kekayaan bersih yang dimilikinya sebesar US$109,5 miliar setara Rp1,600 triliun. Sebagai CEO Berkshire Halthaway, justru Warren hidup dengan penuh kesederhanaan.
Ia dikenal sebagai seorang ahli yang mengatur keuangan. Ingin menerapkah gaya hidup sederhana seperti Warren Buffett? Berikut tips gaya hidup hemat ala Warren Buffett yang dilansir dari Mybanktracker. Yuk simak informasinya!
1. Pengeluaran harus lebih kecil daripada penghasilan
Sebagai miliarder, Warren Buffett selalu mengawasi pengeluarannya. Warren menerapkan prinsip bahwa pengeluaran harus lebih sedikit daripada penghasilan. Maka dari itu, Warren selalu menghitung setiap jumlah pengeluarannya. Dengan begitu, kamu bisa tambahkan ke dalam tabungan dan investasi masa depan. Jangan sampai besar pasak daripada tiang ya!
2. Investasi pada diri sendiri
Warren Buffett sangat menyoroti pentingnya investasi pada diri sendiri, dengan meningkatkan kemampuan di waktu senggang. Menurut Warren, investasi terbaik adalah investasi pada diri sendiri. Dalam hal ini, kamu tidak boleh membuang setiap waktu luang yang kamu miliki, karena setiap detiknya waktu adalah berharga.
Jika ingin seperti Warren, kamu dapat mengasah diri dengan mengikuti kursus atau program yang dapat meningkatkan status profesional kamu. Dengan begitu kamu dapat meningkatkan penghasilan dari kemampuan yang kamu miliki. Kamu harus mengutamakan skill dibandingkan uang.
3. Kebiasaan menabung sejak dini
Warren mengungkapkan bahwa kesalahan terbesar dari kelola keuangan yang buruk adalah dengan tidak menerapkan kebiasaan menabung. Maka dari itu, mulai biasakan diri untuk menabung untuk membantu kelola keuangan secara sehat. Selain itu, kamu harus menghilangkan kebiasaan buruk yang membuat keuangan kamu tidak sehat.
4. Simpan uang cadangan
Warren selalu menyimpan uang cadangan atau kas sebanyak US$20 miliar. Uang cadangan digunakan Warren untuk mempertahankan perusahaan saat menghadapi situasi krisis. Kamu pun dapat menerapkan hal tersebut dalam keuangan pribadi.
Jika Warren menyimpan uang cadangan untuk perusahaan, kamu pun dapat menyiapkan cadangan untuk kelola keuangan pribadi. Maka dari itu, kamu harus benar-benar menyiapkan uang cadangan untuk suatu kebutuhan yang mendesak. Uang cadangan bisa disebut dengan dana darurat.
5. Membeli kualitas dibanding kuantitas
Warren Buffett selalu menerapkan prinsip kualitas dibandingkan kuantitas, dimana Warren menginvestasikan pada perusahaan See's Candy yang dikenal sebagai perusahaan dengan reputasi baik. Dalam hal ini, lebih baik membeli barang dengan kualitas terbaik walaupun harga yang ditawarkan sedikit lebih mahal. Dengan begitu, kamu dapat berhemat karena barang tersebut akan awet sehingga kamu tak usah membelinya lagi.
6. Jangan berhutang
Dalam pidatonya di Notre Dame pada tahun 1991, Warren pernah menyampaikan bahwa banyak orang gagal karena kebiasaan berhutang untuk minuman keras. Ia mengatakan bahwa sebaiknya kamu tak perlu berutang pada dunia ini. Bekerja keraslah untuk mendapatkan banyak uang, tapi tidak dengan berutang menggunakan kartu kredit.
Menurut Warren, bunga yang terdapat pada kartu kredit akan membuatnya bangkrut. Ia juga menyarankan untuk tidak berutang, kecuali kamu yakin bahwa kamu akan mendapatkan keuntungan yang besar di kemudian hari.
7. Jangan kehilangan uang
Warren menerapkan prinsip jangan kehilangan uang untuk berinvestasi demi menghindari kerugian. Jangan sampai kamu rugi sehingga akan sulit untuk kembali memulai untuk berinvestasi. Maka dari itu, berhati-hatilah dengan dana yang akan kamu investasikan. Aturan lain Warren Buffett adalah kamu harus mendapatkan barang yang bernilai tinggi, dengan harga yang murah.
