5 Alasan Investasi P2P Lending Cocok Untuk Gen Z dan Milenial

Image title
2 Juni 2021, 09:00
llustrasi
istockphoto
llustrasi

ZIGI – Peer to peer lending (P2P Lending) adalah produk investasi yang menghubungkan langsung antara peminjam dana (borrower) dan investor. Investasi ini cocok bagi generasi Z dan kaum milenial, yang ingin mulai investasi namun cemas. P2P lending memberikan keuntungan maksimal kepada investor maupun peminjam.

Selain itu, sistem P2P lending lebih mudah dan modern, sehingga menjadi pilihan yang efektif dan cocok untuk pilihan investasi. Penasaran dengan alasannya? Berikut lima alasan investasi P2P Lending, cocok untuk generasi Z dan kaum milenial. Yuk, simak selengkapnya. 

1. Kepemilikan yang Fleksibel 

image
Photo : Freepik

Dalam P2P lending, tidak adanya komitmen jangka panjang, sehingga kamu dapat memberikan pinjaman selama beberapa bulan hingga beberapa tahun. Kamu tak akan terikat untuk investasi dalam waktu yang panjang. Maka dari itu, kamu bisa menyebarkan dana pinjaman dengan pilihan tenor enam bulan, satu tahun, dua tahun dan seterusnya. Kamu juga bisa menarik uang yang telah didanai dengan mudah.

2. Tidak Ada Fluktuasi Harga

image
Photo : Pixabay

Berbeda dengan saham dan reksadana, P2P Lending tidak adanya fluktuasi harga sehingga manajemen risiko P2P lending terukur. Dalam P2P lending, resiko yang dihadapi investor P2P dimana peminjam tidak dapat mengembalikan dana pinjamannya. Untuk mencegah hal tersebut, biasanya perusahaan P2P lending melakukan seleksi terhadap calon peminjamnya.

Jadi seluruh data calon peminjam, diverifikasi terlebih dahulu kelayakannya dengan jelas sehingga memperkecil risiko yang terjadi. Selain itu, investasi P2P Lending juga diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) serta terdapat aturan tegas yang diatur oleh Bank Indonesia dan OJK. 

3. Modal Awal Kecil

image
Photo : Pexels

P2P Lending menyediakan layanan pemberian pinjaman uang dengan nominal yang kecil. Jadi buat kamu yang ingin memulai investasi, namun tidak mempunyai dana dengan jumlah yang besar, P2P Lending menjadi salah satu alternatif untuk berinvestasi. Kamu bisa memulai investasi mulai dari Rp25.000 saja. Jadi investasi P2P Lending cocok bagi generasi Z dan milenial yang gajinya pas-pasan tapi ingin berinvestasi. 

4. Return Tinggi

image
Photo : Istockphoto

Sama dengan produk investasi lainnya, P2P Lending memberikan keuntungan yang tinggi. P2P Lendingadalah produk investasi yang memberikan suku bunga sebesar 15 persen hingga 20 persen per tahun, tergantung dengan perusahaan yang dipilih. Dengan pengembalian return yang tinggi, investasi P2P Lending cocok buat kamu yang ingin memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi secara aman. Keuntungan yang didapatkan berupa cashflow bukan capital gain

5. Adanya Diversifikasi Investasi

image
Photo : istockphoto

Dalam investasi P2P Lending, diversifikasi sangat dibutuhkan untuk mengurangi resiko portofolio dan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Kamu dapat menambahkan pendanaan yang menguntungkan, dengan meminjamkan dan mendiversifikasi portofolio, serta menciptakan diversifikasi terhadap pendanaan yang berisiko. Jadi dengan diversifikasi, kamu tidak menaruh dana di satu investasi saja melainkan menyebarkan alokasi dana. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...