Cheetos, Lays dan Doritos Stop Produksi, Ternyata Ini Alasannya
ZIGI – Mulai akhir Agustus 2021 ini, tiga merek makanan ringan Lays, Cheetos, dan Doritos akan stop produksi di Indonesia. Kabar ini pun ramai diperbincangkan warganet di media sosial mulai dari Twitter hingga Instagram.
Banyak yang kecewa dengan pamitnya beberapa snack tersebut dari pasaran karena sudah menjadi favorit masyarakat. Terlebih lagi, aneka rasa unik yang disediakan Lays, Cheetos dan Doritos dinilai cocok dengan lidah orang Indonesia.
Lantas jika pasar Indonesia menyukai produk-produk tersebut, apa yang sebenarnya menjadi penyebab Lays, Cheetos dan Doritos stop produksi di dalam negeri? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.
Pecah Kongsi
Melansir Katadata.co.id, snack Cheetos yang berasal dari Amerika Serikat mulai masuk ke Indonesia sejak tahun 1993. Bermodal citarasa yang unik, makanan ringan ini pun langsung mendapat sambutan hangat dari konsumen di Tanah Air.
Akan tetapi, Cheetos, Lays dan Deritos bakal angkat kaki dari Indonesia per Agustus 2021 akibat dari pecahnya kongsi antara PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) dengan PepsiCo di PT Indofood Fritolay Makmur (IFL).
Indofood Fritolay adalah perusahaan patungan di mana sebesar 49% sahamya dimiliki oleh Fritolay Netherlands Holding B.V., sebuah perusahaan yang terafiliasi dengan PepsiCo, dan saham sisanya dimiliki oleh Indofood CBP. Kerja sama dua perusahaan besar tersebut telah terjalin erat sejak tahun 1990 atau selama kurang lebih 30 tahun.
Dampak dari berakhirnya kemitraan tersebut, Indofood Fritolay mempunyai masa transisi untuk menghentikan produksi, penjualan, dan distribusi ketiga merek makanan ringan hasil lisensi PepsiCo selama enam bulan atau hingga 18 Agustus 2021.
"Selanjutnya IFL akan menghentikan produksi, pengemasan, pemasaran, penjualan dan pendistribusian produk PepsiCo di Indonesia pada bulan Agustus 2021," ungkap manajemen PepsiCo melalui siaran pers dikutip dari Katadata.co.id, Jumat, 6 Agustus 2021.
Selain itu, PepsiCo dan afiliasinya juga setuju untuk tidak memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan atau mendistribusikan produk makanan ringan yang bersaing dengan produk-produk IFL di Indonesia selama tiga tahun ke depan sejak Agustus 2021 ini.
Perpecahan Indofood dan PepsiCo Sebelumnya
Ternyata, perpisahan antara Indofood dan PepsiCo kali ini bukan yang pertama kali terjadi guys. Tercatat pada tahun 2019, keduanya resmi tidak menjalin kemitraan lagi untuk memproduksi, menjual, dan mendistribusikan produk minuman berkarbonasi, Pepsi Cola, melalui PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM).
Sejak perpisahan dua perusahaan itu terjadi, minuman ringan berkarbonasi Pepsi Cola menjadi susah dijumpai di gerai-gerai mini market atau super market besar yang ada di Indonesia. Selanjutnya, pasca masa transisi berakhir pada Agustus ini, konsumen di Indonesia harus menunggu selama tiga tahun, atau sampai 2024 sebelum bisa merasakan berbagai makanan ringan besutan PepsiCo di atas.
"Kami berharap dapat kembali lagi ke pasar Indonesia dengan produk kami seperti Lays, Doritos dan Cheetos sesegera mungkin, untuk kembali menciptakan lebih banyak senyuman di setiap tegukan dan setiap gigitan," ungkap pernyataan resmi Pepsico.
Aneka Rasa Cheetos, Lays, dan Deritos
Cheetos merupakan makanan ringan berupa keripik jagung renyah yang diproduksi oleh Frito-Lay dengan berbagai pilihan rasa. Sejumlah rasa Cheetos yang pernah beredar meliputi rasa jagung bakar, ayam panggang, keju Amerika, barbekiu pedas, hingga rasa rumput laut.
Kemudian untuk Lays, merupakan produk berupa keripik kentang besutan PepsiCo sejak tahun 1965. Sejumlah rasa dari makanan ringan Lays antara lain salmon teriyaki, rumput laut, honey butter, pizza dan masih banyak lagi.
Sementara itu, snack Doritos merupakan keripik jagung yang diproduksi PepsiCo sejak tahun 1964. Beberapa varian rasa yang jadi primadona di masyarakat di antaranya Collisions Blaze and Ultimate Cheddar, Blaze Flavored Tortilla Chips, Nacho Cheese Flavored Tortilla Chips, Spicy Sweet Chili Flavored Tortilla Chips, serta Dinamita Chile Limon Flavored Rolled Tortilla Chips.
