Takahisa Takahasra, Jadi Miliarder Berkat Jualan Pembalut Unicharm
ZIGI – Takahisa Takahara merupakan salah satu miliader Jepang yang sukses dalam kariernya setelah menjual pembalut. Ya, berbagai produk yang mungkin sering kamu gunakan seperti popok bayi merek MamyPoko, pembalut Charm, dan Lifree adalah produk-produk dari perusahan miliknya yakni Unicharm.
Lantas, berapa total kekayaan Takahisa Takahara yang pundi-pundi keuangannya berasal dari hasil jualan pembalut tersebut? Bagaimana pula kisah sukses perjalanan Unicharm yang kini dipimpinnya? Yuk, kepoin sosok Takahisa Takahara lengkap dengan harta kekayaannya dalam artikel ini.
Baca juga: Richard Branson, Dulu Disleksia Kini Sukses ke Luar Angkasa
Sejarah Unicharm
Unicharm merupakan perusahaan asal Jepang yang didirikan oleh ayah Takahasi Takahara yang bernama Keiichiro pada tahun 1961. Keiichiro sendiri telah meninggal dunia Oktober 2018 silam dan kini Unicharm diserahkan kepada Takahara. Produk-produk Unicharm mulai merambah ke luar Jepang pada tahun 1980-an.
Termasuk membuat usaha patungan di Indonesia tahun 1997. Unicharm bahkan mampu menguasai pasar di Thailand setelah mereka memperkenalkan pampers sekali pakai yang lebih tipis di tahun 2010. Pampers itu juga semakin inovatif dengan memiliki dua model yakni popok gaya celana dan yang disegel dengan pita perekat di dua sisinya.
Unicharm di Bawah Kepemimpinan Takahisa Takahara
Di bawah kepemimpinan Takahisa Takahara, perusahaan Unicharm semakin berkembang dengan meraih pendapatan tahunan mencapai US$6,4 miliar atau Rp91,9 triliun yang berasal dari luar Jepang. Kejelian Takahara sebagai pemimpin dalam melakukan riset pasar yang mendalam adalah kunci utama keberhasilan Unicharm menguasai dunia.
Dikutip Zigi.id dari situs resmi Unicharm, Senin, 16 Agustus 2021, sejak mengambil posisi CEO pada 2001, Takahara telah mengunjungi 19 negara dan wilayah di luar Jepang untuk melihat langsung produksi dan pemasarannya. Tidak hanya itu saja, saham Unicharm juga telah tercatat di Tokyo Stock Exchange.
“Mungkin menjengkelkan untuk memiliki bos yang mengunjungi garis depan begitu sering. Tetapi saya perlu melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana kinerja produk kami terjaga di pasar lokal,” kata Takahara kepada salah satu media Jepang.
Selain sebagai CEO Unicharm, ternyata Takahisa Takahara juga menjabat sebagai Direktur Independen di CALBEE, Inc dan sebelumnya pernah bekerja sebagai Wakil Ketua oleh Jiang Liao Industry Co. Ltd. Perusahaan Unicharm sendiri tercatat memiliki lebih dari 1.300 karyawan orang tua dan tenaga kerja gabungan dalam grup yang mencapai lebih dari 12.000.
Orang Terkaya Menurut Forbes
Belum lama ini, Forbes merilis daftar 50 orang terkaya di Jepang pada tahun 2021. Nama Takahasi Takahara ternyata menempati di posisi keenam. Hal ini jelas mengejutkan karena kebanyakan kekayaan miliarder Jepang ini justru naik meski mengalami berbagai tantangan di tengah pandemi.
Disebutkan, Takahisa Takahara memiliki harta kekayaan mencapai Rp116 triliun di usianya yang telah memasuki 60 tahun. Kekayaan ini mampu menyaingi Hiroshi Mikitani (Rakuten) dengan harta mencapai Rp109 triliun, Akio Nitori (Nitori): Rp75 triliun dan Yasumitsu Shigeta (Hikari Tsushin): Rp74 triliun.
Di peringkat pertama ada nama Masayoshi Son (SoftBank) dengan kekayaan Rp644 triliun, kemudian disusul di posisi kedua yakni Tadashi Yanai (Uniqlo) dengan total kekayaan Rp609 triliun dan posisi ketiga adalah Takemitsu Takizaki (Keyence) dengan jumlah kekayaan Rp374 triliun.
Secara umum, 50 orang terkaya di Jepang menurut Forbes termasuk Takahasi Takahara mengalami peningkatan kekayaan kolektif hingga 48 persen dari tahun lalu menjadi USD249 miliar atau setara Rp3.615 triliun (mengacu kurs Rp14.519).
Baca juga: Daftar Brand LVMH Milik Bernard Arnault, Orang Terkaya di Dunia
