6 Fakta Holywings yang Dibubarkan Polisi, Dulunya Kedai Nasi Goreng
ZIGI – Tempat hangout Holywings, tentunya sudah tidak asing lagi bagi kalangan muda-mudi di berbagai kota di Indonesia. Terbaru, badan usaha yang bergerak di bidang gaya hidup ini viral di media sosial karena dianggap melanggar aturan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.
Di mana, beredar video yang memperlihatkan Holywings Kemang, Jakarta Selatan penuh sesak dengan pengunjung. Di balik kejadian ini, berikut telah dirangkum sejumlah fakta tentang Holywings dari berbagai sumber. Yuk, simak sampai habis artikel ini karena bakal ada berbagai fakta yang terungkap dan jarang diketahui publik. Keep scrolling!
Baca juga: Profil dan Biodata Koko Jackson Investor Holywings Umur, Kekayaan
1. Holywings Kemang Dibubarkan Polisi
Holywings Kemang, Jakarta Selatan digerebek petugas keamanan karena kedapatan beroperasi hingga tengah malam sekaligus menimbulkan kerumunan pada Sabtu malam, 4 September 2021. Video yang merekam detik-detik pembubaran itu pun viral di media sosial dan menuai pro kontra warganet.
Tampak pelanggan yang berkerumun di lokasi beberapa ada yang tidak menggunakan masker. Berdasarkan informasi yang diperoleh Zigi.id, setelah membuarkan kerumunan dan meminta pengunjung untuk pulang, pihak Satpol PP DKI Jakarta juga menutup Holywings Tavern, Kemang selama tiga hari sejak Minggu, 5 September 2021.
Nantinya setelah tiga hari, Holywings Kemang Tavern bisa diperbolehkan kembali beroperasi. Namun jika kembali didapati adanya pelanggaran PPKM, maka bar dan restoran itu terancam mendapat sanksi yang lebih berat lagi dari yang sebelumnya.
2. Sempat Jadi Lokasi Vaksin
Kabar ini terbilang mengejutkan. Pasalnya pada Juli 2021 lalu, Holywings ikut berpartisipasi dalam upaya melawan penyebaran Covid-19 dengan melakukan vaksinasi gratis bagi masyarakat yang bekerja sama dengan pihak Polda Metro Jaya.
Ada lima restoran Holywings di Jakarta yang menjadi lokasi vaksinasi setiap hari selama 1-10 Juli 2021. Kelima lokasi itu yakni Holywings Club V Jl Gatot Subroto, Holywings Tavern Kemang, Holywings Gold Kelapa Gading, Holywings Ground Tanjung Duren serta Holywings Gading Serpong.
3. Punya Banyak Cabang di Indonesia
Melansir dari laman resminya, Senin, 6 September 2021, Holywings sudah berdiri sejak tahun 2014 di bawah PT. Aneka Bintang Gading. Perusahaan ini menaungi sejumlah bisnis seperti beer house, lounge dan klub malam dengan visi misi untuk menjadi tujuan satu atap bagi semua kebutuhan rekreasi gaya hidup masyarakat.
Di Holywings, pengunjung bisa menikmati pertunjukan live music setiap hari, menu dengan gaya masakan dari seluruh dunia serta menu minuman yang beragam. Sampai saat ini, Holywings sudah mempunyai banyak cabang di berbagai wilayah.
Untuk Holywings Bar sudah ada 21 cabang di Jabodetabek, Semarang, Bandung, Surabaya, Medan dan kota lainnya. Kemudian Holywings Club sudah ada 4 cabang di Bandung, Makasar, dan Jakarta. Sedangkan Holywings Restaurant ada dua unit, di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara dan Kemang, Jakarta Selatan.
4. Hotman Paris dan Nikita Mirzani Investor
Bulan Mei 2021 kemarin, Holywings resmi menjadi ladang bisnis baru bagi pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan aktris, Nikita Mirzani. Pasalnya, keduanya sepakat untuk menjadi investor tempat hiburan ternama tersebut.
Dalam keterangan persnya, Hotman Paris menyatakan dirinya dan Nikita Mirzani sudah melakukan penandatanganan sebagai pemegang saham di Holywings, The Breeze BSD City Unit Waterfront, Tangerang, Banten. Selain sebagai pemegang saham, Hotman Paris ternyata juga ditunjuk oleh manajemen Holywings sebagai pengacara mereka.
5. Holywings Bali Jadi yang Terbesar
Dari sekian banyak cabang Holywings yang tersebar di berbagai daerah, Holywings Bali disebut-sebut bakal menjadi yang terbesar di Indonesia bahkan se-Asia Tenggara. Bagaimana tidak, Holywings tengah membangun cabangnya yang berada di kawasan Canggu, Bali.
Tidak tanggung-tanggung, Holywings akan membangun dengan luas lahan mencapai 3 hektar. Menurut keterangan Holywings, pembangunan tempat hiburan sebesar itu dilakukan karena pihaknya ingin membuat sesuatu yang belum pernah dibuat sebelumnya.
6. Berawal dari Kedai Nasi Goreng
Ternyata, Holywings yang saat ini menjelma jadi tempat hiburan ternama di Indonesia awalnya merupakan kedai nasi goreng, lho guys. Dalam kanal YaouTube mereka, Co-Founder Holywings, Ivan Tanjaya blak-blakan menceritakan jerih payahnya membangun Holywings.
Menurutnya, Holywings bisa sebesar sekarang bermula dari bisnis kedai nasi goreng di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun ketika itu, mereka terus mengalami kerugian. Ivan yang pernah berkuliah di Beijing, China ini kemudian terus memutar otaknya hingga ia mendapat inspirasi dari sebuah bar di tempat kuliahnya.
Sampai pada akhirnya, Ivan mencoba mengadopsi konsep bar favoritnya tersebut di Indonesia dengan mendirikan Holywings. Bersama keempat teman lainnya, ia ingin menghidupkan skema live music di tanah air yang menurutnya sesuai dengan jiwanya.
"Holywings tercipta karena gue banget, gue seneng nyanyi, makan, dan minum," beber Ivan dikutip dari kanal YouTube Holywings, Senin, 6 September 2021.
Setelah Ivan Tanjaya menyulap bekas kedai nasi gorengnya di Kelapa Gading menjadi outlet Holywings, perlahan bisnisnya mulai ramai dan akhirnya sukses seperti saat ini.
Demikian fakta menarik tentang Holywings yang terus menjadi buah bibir di masyarakat khususnya kalangan anak muda, termasuk setelah dibubarkan karena menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.
