5 Fakta Tugu Sepatu Jakarta yang Hilang Usai Jadi Korban Vandalisme

Image title
21 September 2021, 15:49
Tugu sepatu
Twitter
Tugu sepatu

ZIGI – Tugu sepatu Jakarta dipasang pada 17 September 2021 untuk menandai Festival Kolaborasi Jakarta. Tugu ini diharapkan jadi momentum kebangkitan UMKM Indonesia yang tergilas selama pandemi Covid-19. Namun, tiga hari kemudian tugu sepatu Jakarta hilang dari tempatnya.

Kehadiran tugu tersebut juga sempat menimbulkan polemik di berbagai kalangan. Beberapa menyebut tugu tersebut tidak merepresentasikan Jakarta dan bahkan jadi sasaran aksi vandalisme. Simak fakta-fakta tugu sepatu di bawah ini!

Baca Juga: Makna Busana Hitam Kim Kardashian yang Menghantui Met Gala 2021

1. Tugu Sepatu Penanda Festival Kolaborasi Jakarta 2021

image
Photo : Twitter

Instalasi tugu sepatu tersebut digunakan untuk menandai rangkaian Festival Kolaborasi Jakarta 2021 yang bertajuk Xpresikan Warnamu. Pembangunan ini merupakan kerja sama antara Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta dengan Jakarta Experince Board (JXB) dan perusahaan sepatu dari Indonesia, Compass.

Tugu Sepatu yang pertama berada di Stasiun BNI City Sudirman, Jakarta Pusat. Lalu yang kedua di Lapangan Banteng dan juga alun-alun Velodrome. Tujuan awal pendirian tugu sepatu Jakarta untuk memberikan dorongan bagi UMKM yang terdampak selama pandemi Covid-19.

Tugu tersebut diharapkan jadi penanda untuk kebangkitan ekonomi kreatif di Jakarta. Dikutip dari laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pembangunannya tidak menggunakan dana APBD maupun APBN.

2. Tugu Sepatu Dicoret-coret

image
Photo : Kompas

Pada 18 September 2021, tugu raksasa di BNI City tersebut dikabarkan menjadi korban corat-coret oleh sekelompok remaja yang tidak dikenal. Sayangnya hingga sekarang tidak teridentifikasi pelaku vandalisme tersebut. 

Banyak netizen yang menyayangkan aksi tersebut. Beberapa dari mereka mengungkapkan kekesalannya via Twitter. Pasalnya tugu tersebut baru saja dipasang pada tanggal 17 September 2021. Menanggapi peristiwa ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengaku prihatin. 

“Kreativitas itu baik dan penting, kami berikan kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda khususnya untuk meningkatkan kreativitas. Namun demikian harus tahu tempatnya,” kata Riza dikutip Zigi.id dari YouTube Sultan TV pada Selasa, 21 September 2021.

 

3. Tugu Sepatu Menghilang Setelah Jadi Korban Vandalisme

image
Photo : Pikiran Rakyat

Berita terbaru mengungkapkan bahwa tugu sepatu BNI City dibongkar setelah dicorat-coret oleh orang tak bertanggung jawab. Pembongkaran tersebut dilakukan pada 20 September 2021, pukul 01.00 WIB dini hari.

Hal serupa juga terjadi untuk tugu sepatu yang ada di Lapangan Banteng. Menurut pemerintah DKI Jakarta, tugu sepatu tersebut dibongkar untuk dibersihkan dari coretan. Baru setelah bersih dan rapi, akan kembali dipamerkan pada masyarakat.

4. Keberadaan Tugu Sepatu Jakarta Diprotes

image
Photo : Kompas

Keberadaan tugu sepatu yang dipasang sejak 17 September 2021 menuai pro kontra di kalangan publik. Beberapa menyebut langkah ini bisa jadi bentuk dorongan bagi UMKM kreatif selama pandemi Covid-19. Namun tidak sedikit yang melihat keberadaan tugu ini justru menganggu. 

Pasalnya Jakarta tidak pernah dikenal sebagai sentra produsen sepatu, sehingga sebagian orang merasa aneh dengan keberadaannya. 

"Tujuan dibuat tugu sepatu buat apa ya? Jakarta bukan Cibaduyut yang sentra industri sepatu. Kalau dibikin di Cibaduyut setuju. Untuk mengembalikan kejayaan sentra industri yang pernah ada,” tulis salah satu netizen di Twitter.

Tugu sepatu bye, dikira Cibaduyut kali,” sahut yang lain.
Tugu sepatu mendongkrak wisata olahraga dan Instagramable dunia agar jadi inspirasi kota-kota lain untuk berani promosikan produk andalannya,” timpal yang lain.

5. Tugu Sepatu Pertama Kali Dikenal di Cibaduyut

image
Photo : Bandung Smart City

Tugu sepatu yang pertama kali dibangun ada di Cibaduyut, Bandung, Jawa Barat. Daerah ini adalah sentra utama produksi segala jenis sepatu. Popularitas sepatu produksi Cibaduyut bahkan sudah dikenal sejak tahun 1950-an. 

Bisnis sepatu di Cibaduyut dua kali terkenal pukulan ekonomi. Pertama ketika krisis moneter 1998 dan kedua ketika pandemi Covid-19 berlangsung nyaris dua tahun sejak 2020 lalu. Meski sempat tersendat, daerah ini tetap jadi rujukan pencari sepatu lokal kualitas baik namun dengan harga terjangkau. Bahkan, produk sepatu asal Cibaduyut ini juga tembus pasar internasional.

Hingga saat ini belum ada kabar lebih lanjut tentang tugu sepatu Jakarta yang sudah dilepas tersebut. Kemungkinan patung tersebut akan dipamerkan kembali ketika Festival Kolaborasi Jakarta 2021 yang akan diselenggarakan pada Desember 2021.

Baca Juga: 5 Fakta Negara Paling Bahagia di Dunia, 2021 Indonesia Ranking 82

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...