5 Fakta Hari Guru Sedunia 2021 yang Diperingati di Masa Pandemi
ZIGI – Hari ini tepat tanggal 5 Oktober 2021, diperingati sebagai Hari Guru Sedunia yang dirayakan masih dalam suasana pandemi sehingga kemeriahannya sedikit berkurang. Meski begitu, pandemi yang membuat beban guru semakin berat jelas tak boleh menghilangkan esensi di balik adanya Hari Guru Sedunia.
Berikut ini, Zigi.id telah merangkum beberapa fakta tentang Hari Guru Sedunia mulai dari sejarah hingga bagaimana peringatannya di tahun yang penuh dengan keterbatasan ini. Apa saja fakta-fakta tersebut? Simak penjelasannya sampai selesai ya.
Ditetapkan atas Rekomendari ILO/UNESCO
Melansir dari laman resmi UNESCO, Hari Guru Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Oktober untuk memperingati ulang tahun adopsi Rekomendasi International Labour Organization (ILO) dan UNESCO tahun 1966 tentang Status Guru. Rekomendasi ILO/UNESCO tersebut mengatur tentang hak dan tanggung jawab guru, serta standar untuk persiapan awal mereka. Selain itu dibahas pula bagaimana cara pengembangan profesional berkelanjutan, pengerahan pekerjaan, kondisi pengajaran dan pembelajaran bagi para guru.
Dengan melibatkan para ahli, adanya rekomendasi ILO/UNESCO tersebut pada muaranya juga berisi tentang dialog para guru terhadap kebijakan di bidang pendidikan. Diharapkan, rekomendasi tersebut bisa mengakomodir keresahan para guru demi meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh dunia.
Dibuat untuk Menghargai Jasa Guru
Tentu saja, adanya peringatan Hari Guru Sedunia dibuat untuk menghargai jasa dan keberadaan semua guru di seluruh dunia. Alasannya, guru merupakan sosok yang harus selalu dijunjung tinggi karena merekalah orang-orang yang sangat berjasa di balik sebuah peradaban.
Lebih lagi di masa perjuangan melawan pandemi, tugas guru semakin berat karena harus mampu menyediakan pembelajaran jarak jauh dengan tetap memperhatikan dan mendukung kelompok rentan. Maka dari itu, jasa guru di tengah pandemi yang belum juga usai bisa dikatakan semakin tak terkira besarnya.
Baru Diperingati Tahun 1994
Meski rekomendasi ILO/UNESCO sudah ada sejak 1966, namun Hari Guru Sedunia baru dirayakan sejak tahun 1994. Dengan demikian, Hari Guru Sedunia telah berlangsung secara resmi selama 27 tahun. Untuk diketahui, International Labour Organization (ILO) dan UNESCO megadakan konferensi yang membahas tentang keadilan bagi guru di Paris, Prancis.
Dibuat Pula untuk Tenaga Pengajar Pendidikan Tinggi
Fakta tentang Hari Guru Sedunia yang selanjutnya adalah perayaan dibuat juga untuk tenaga pengajar di perguruan tinggi. Diketahui, rekomendasi tentang Status Tenaga Pengajar Pendidikan Tinggi diadopsi pada tahun 1997 untuk melengkapi Rekomendasi 1966 dengan mencakup tenaga pengajar di pendidikan tinggi.
Tahun Ini Mengangkat Tema tentang Pandemi
Usai sekian lama dunia pendidikan terganggu akibat adanya pandemi, peringatan Hari Guru Sedunia 2021 akan fokus pada dukungan yang dibutuhkan guru untuk berkontribusi pada proses pemulihan.
Tahun ini, peringatan hari guru mengangkat tema "Teachers at the heart of education recovery" atau "Guru di jantung pemulihan pendidikan”.
Berdasarkan pengumuman di situs resmi UNESCO, acara perayaan Hari Guru Sedunia 2021 akan dilakukan bersamaan dengan pertemuan Komite Ahli Gabungan ILO-UNESCO tentang Penerapan Rekomendasi tentang Tenaga Pengajar (CEART). Acara tersebut akan berlangsung mulai tanggal 4 hingga 8 Oktober 2021.
Serangkaian acara global dan regional selama lima hari tersebut akan menunjukkan dampak pandemi terhadap profesi guru, menyoroti tanggapan kebijakan yang efektif dan bertujuan menetapkan langkah-langkah yang perlu diambil untuk memastikan bahwa tenaga pengajar bisa mengembangkan kemampuan mereka sepenuhnya.
Acara perayaan Hari Guru Sedunia 2021 bakal dilaksanakan secara virtual dan akan resmi dibuka pada 5 Oktober 2021 ini oleh Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay. Sementara itu, UNESCO, ILO, UNICEF dan Education International telah membuat pernyataan resmi yang pada intinya ingin Pendidikan di seluruh dunia menjadi prioritas pemulihan.
"Pada Hari Guru Sedunia, kami tidak hanya merayakan setiap guru. Kami menyerukan kepada negara-negara untuk berinvestasi di dalamnya dan memprioritaskan mereka dalam upaya pemulihan pendidikan global sehingga setiap peserta didik memiliki akses ke guru yang berkualitas dan didukung. Mari kita berdiri bersama guru-guru kita!" demikian bunyi pernyataan tersebut dikutip dari UNESCO, Selasa, 5 Oktober 2021.
