Pendiri Twitter Jack Dorsey Resign dari Jabatannya sebagai CEO

Image title
30 November 2021, 12:14
Jack Dorsey
Le Journal des Femmes
Jack Dorsey

ZIGI – Salah satu pendiri Twitter Jack Dorsey membuat keputusan mengejutkan. Melalui akun Twitter resminya, ia baru saja mengucapkan selamat tinggal dengan media sosial yang ia ciptakan bersama tiga rekannya, Noah Glass, Biz Stone dan Evan Williams.

“Saya cinta Twitter. Tidak yakin ada yang mendengar tapi, saya mengundurkan diri dari Twitter,” demikian cuit Jack Dorsey dikutip Zigi.id dari akun pribadinya @jack, Selasa, 30 November 2021.

Lantas, alasan apa yang mendasari Jack Dorsey mundur dari perusahaan raksasa yang telah dibesarkannya? Siapa yang bakal menggantikan Jack Dorsey sebagai CEO Twitter? Temukan jawabannya dalam artikel ini ya guys.

Alasan Jack Dorsey Mundur dari Twitter

Jack Dorsey
Photo : Twitter/@jack
Jack Dorsey

Setelah hampir 16 tahun memiliki peran di Twitter mulai dari co-founder, CEO, Chair, Exec Chair, hingga interim-CEO dan CEO kembali, Jack Dorsey memutuskan pergi dari perusahaan tersebut. Dalam sebuah surat elektronik yang ia sebarkan, Jack mengaku ada banyak persoalan yang ia hadapi dan merasa gagal sebagai CEO.

"Ada banyak pembicaraan tentang pentingnya sebuah perusahaan yang 'dipimpin oleh pendiri'. Pada akhirnya saya percaya itu sangat membatasi dan satu titik kegagalan. Saya telah bekerja keras untuk memastikan perusahaan ini dapat melepaskan diri dari pendiri dan pendirinya. Ada 3 alasan saya percaya sekarang adalah waktu yang tepat," tulisnya dalam email terlampir yang dia kirimkan kepada staf.

Pertama, Jack menyebut bahwa Parag Agrawal yang merupakan CTO perusahaan itu sejak 2017 telah siap menggantikannya sebagai CEO. Menurut Jack, Parag adalah figur yang tepat karena kreatif, rasional, humble dan pekerja keras.

 

Kedua, Bret Taylor yang merupakan salah satu pencipta Google Maps telah setuju untuk menjadi ketua dewan Twitter. Bret dinilai sebagai sosok yang paham dengan dunia enterpreuner, teknologi, dan mampu mengembangkan perusahaan.

Ketiga, alasan Jack Dorsey mengundurkan diri adalah karena karyawan Twitter yang harus selalu diutamakan. Ambisi dan potensi besar dalam diri Twitter, kata Jack, harus selalu didukung dengan berbagai inovasi yang lebih baik dari Twitter.

Harapan Jack Dorsey terhadap Twitter

Jack Dorsey
Photo : Esquire Middle East
Jack Dorsey

Jack Dorsey berharap, dengan pengunduran dirinya Twitter Inc bisa menjadi perusahaan yang paling transparan di dunia. Setelah mendirikan platform pada tahun 2006 Jack sempat dipaksa keluar sebagai CEO karena konflik dengan sesama pendiri pada tahun 2008, hingga kembali pada tahun 2015.

“Tidak banyak perusahaan yang mencapai level ini. Dan tidak banyak pendiri yang memilih perusahaan mereka daripada ego mereka sendiri. Aku tahu kita akan membuktikan ini benar,” demikian tutup Jack Dorsey dalam surat yang disebarkannya.

Selama di Twitter, Jack tak lepas dari berbagai masalah misalnya saat ia dipanggil untuk bersaksi di depan pengadilan sebagai saksi atas tuduhan terhadap Twitter yang dianggap menyensor pidato konservatif. Kemudian yang paling menghebohkan Dorsey & Co. secara permanen melarang Donald Trump dari layanan Twitter setelah serangan terhadap US Capitol karena risiko hasutan kekerasan lebih lanjut.

Jack Dorsey kini disebut-sebut bakal fokus di bidang cryptocurrency sebagaimana bio Twitter-nya yang hanya berbunyi, “#bitcoin.”. Pada bulan Maret 2021 kemarin, Dorsey menjual tweet pertamanya— “hanya menyiapkan twittr saya” dengan harga hampir $3 juta (Rp42,9 miliar).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...