7 Tempat Wisata yang Tidak Bisa Dikunjungi Selama 2022
ZIGI – Traveling adalah salah satu aktivitas yang digemari oleh sebagian orang untuk menikmati keindahan alam dan tempat-tempat tertentu. Terkadang, bukan hanya menikmati keindahannya saja melainkan juga berbagai sejarah dan kuliner yang dimiliki.
Jika kamu suka traveling apalagi ke luar negeri, pertimbangkan kembali untuk mengunjungi lokasi-lokasi ini. Pasalnya, terdapat beberapa tempat wisata yang tidak bisa dikunjungi selama 2022. Yuk simak artikelnya dibawah ini!
1. Naoshima, Jepang
Naoshima merupakan kepulauan yang ada di Jepang dan terkenal bagi warga Jepang sendiri. Pulau ini juga disebut sebagai pulau seni karena menghadirkan berbagai karya seni di dalamnya. Umumnya, orang Jepang akan mengunjungi saat liburan musim panas.
Salah satu ikon dari Naoshima adalah sebuah patung labu polkadot berwarna jingga yang didesain oleh seniman Jepang, Yayoi Kusama. Sementara waktu, kamu tidak bisa melihat ikonik Naoshima tersebut karena patung labu tersebut tersapu badai pada Agustus 2021.
Saat ini, situs seni Benesse yang mengelola pulau tersebut telah berhasil mengumpulkan beberapa keping potongan patung. Namun, pemerintah setempat belum dapat memastikan kapan patung tersebut akan bertengger kembali di Naoshima.
2. Peak Tram, Hong Kong
Peak Tram adalah salah satu ikonik Hong Kong yang legendaris. Pasalnya, Peak Tram sudah berjalan sejak 1989 dan terus beroperasi untuk mengantarkan wisatawan ke perbuktikan yang tinggi dengan ketinggian sekitar 370 meter.
Untuk mencapai tujuan dengan Peak Tram, umumnya hanya menempuh perjalanan sepanjang 1,4 km dan memakan waktu 7-8 menit. Perjalanan dengan naik Peak Tram bukan perbukitan yang datar melainkan jalanan curam dan berkelok-kelok. Hal ini lah yang menjadi daya tarik wisatawan ketika berkunjung ke Hong Kong.
Namun, kamu tidak bisa naik Peak Tram di 2022 nanti karena transportasi ini sedang mengalami perbaikan sejak Juni 2021. Hingga saat ini, pengelola Peak Tram belum memberikan klarifikasi waktu buka kembali bagi pengunjung.
3. Pulau Fraser, Autralia
Benua yang terletak dekat dengan Indonesia, Australia juga menjadi salah satu tujuan wisata yang sering kali dikunjungi oleh orang Indonesia. Menariknya dari benua ini adalah tentang suku aborigin yang menjadi suku asli benua tersebut.
Pulau Fraser adalah salah satu pulau Aborigin yang saat ini dikenal dengan K’Gari. Memiliki pasir putih yang indah serta ombak yang tidak begitu besar membuat pulau ini sering dikunjungi oleh wisatawan. Menariknya dari pulau ini adalah terdampat bangkai kapal yang berlabuh di pinggir pantai dan memberikan ikon tersendiri untuk pulau tersebut.
Namun, pulau ini sempat ditutup selama 2021 karena alasan warga pribumi tidak menerima westernisasi sehingga mengubah nama pulau tersebut seperti sedia kala, K’Gari. Meskipun demikian, pulau ini memiliki kemungkinan dibuka oleh wisatawan untuk kedepannya.
4. Marble Arch Mound, London
Marble Arch Mound merupakan bukit buatan setinggi 25 meter yang diciptakan untuk menghibur warga setempat yang tidak bisa pulang kampung karena pandemi Covid-19. Namun, ketika dikenalkan pada Juli 2021, bukit buatan tersebut justru mendapatkan respon negatif dari warga.
Pasalnya, banyak yang menganggap jika bukit justru terkesan berantakan dan terlihat seperti bangunan yang belum selesai. Marble Arch Mound terakhir beroperasi pada Agustus 2021 dan akan ditutup secara permanen per Januari 2022.
5. Jalan Stalheimskleiva Trail, Skandinavia
Jika melihat beberapa film Hollywood sepertinya tidak asing dengan jalan Stalheimskleiva Trail. Pasalnya, jalan ini dikenal dengan tikungannya yang curam dan terdapat air terjun di Nærøydalen. Air terjun tersebut bahkan menjadi warisan dunia UNESCO, loh.
Namun, kamu tidak bisa melewati jalan ini dan menikmati keindahan alam sekitarnya untuk sementara waktu. Sebab, sepanjang jalan Stalheimskleiva Trail ini sedang mengalami pemeliharaan dan membutuhkan waktu yang lama.
Sudah dipastikan, jalan tersebut tidak dapat dilewati sepanjang tahun 2022. Sebaiknya tahan dulu ya dan bisa menikmati lokasi-lokasi lainnya di Norwegia.
6. Tangga Bukit Haiku, Hawaii
Hawaii merupakan salah satu lokasi wisata paling populer di dunia. Umumnya, Hawaii menjadi pilihan berlibur di saat musim dingin. Pasalnya, orang yang tinggal di empat musim akan memilih berlibur ke lokasi ini ketika musim dingin berlangsung.
Selain hangat, Hawaii juga memiliki pemandanga yang indah mulai dari pantai hingga perbukitan. Salah satu lokasi di Hawaii yang terkenal adalah tangga bukit di Oahu. Tangga ini juga dikenal sebagai tangga menuju surga karena di sisi kanan dan kiri adalah jurang.
Sebenarnya, pihak pemerintah setempat sudah melarang pengunjung untuk melewati tangga tersebut sejak 1980-an. Namun, masih banyak pengunjung yang ingin melewatinya. Dewan Kota Honolulu akhirnya membuat keputusan untuk membongkar tangga tersebut secara permanen.
7. Museum Udara dan Luar Angkasa Smithsonian, Amerika Serikat
Jika tertarik dengan astronomi dan ilmu tentang luar angkasa lainnya, Amerika Serikat memiliki museum yang terkenal bernama Museum Udara dan Luar Angkasa Smithsonian. Namun, museum ini tengah direnovasi dan sudah berjalan selama tujuh tahun.
Pihak museum sebelumnya masih membuka museum tersebut namun akan ditutup selama enam bulan di 2021. Rencananya adalah pihak museum akan menata ulang 23 pameran dan membuat ruang presentasi yang baru.
Demikian beberapa lokasi wisata di luar negeri yang tidak bisa dikunjungi selama 2022. Jika kamu berencana untuk traveling ke luar negeri, sebaiknya perhatikan peraturan setiap negara. Setidaknya, kamu sudah melakukan test swab, vaksin lengkap dan mematuhi protokol kesehatan lainnya. Selamat berlibur!
